Semarang, IDN Times - PSIS Semarang harus mengakui keunggulan Persita Tangerang pada laga perdana Liga 1 2024/2025 di Stadion Moch Soebroto Magelang, Minggu (11/8/2024). Laga kandang bagi Mahesa Jenar itu harus berakhir dengan kemenangan Laskar Cisadane dengan skor 0-1.
Pelatih PSIS Semarang, Gilbert Agius mengatakan, hasil pertandingan kali ini memang mengecewakan. Akan tetapi, pihaknya melihat bahwa performa para pemain bagus di laga pembuka Liga 1 2024/2025 ini.
‘’Kekalahan ini memang tidak bagus. Namun, saya melihat performa tim bagus,’’ ujarnya usai pertandingan.
Pelatih asal Malta ini juga meminta agar para suporter Laskar Mahesa Jenar melihat segi positif dari laga kandang tersebut. Sebab, menurut Gilbert selama laga PSIS mempunyai lima peluang gol.
‘’Mari kita lihat positifnya, kita punya lima peluang gol, tapi kebobolan satu gol dan itu skema corner. Tentu ini perlu diapresiasi,’’ tuturnya.
Selanjutnya, Gilbert mengakui bahwa pertahanan Persita juga bagus, sehingga membuat timnya kewalahan untuk menembus. Maka itu, ke depan para pemain harus bekerja lebih keras lagi supaya hasil laga ke depan lebih baik dan meraih kemenangan.
Sementara, pemain PSIS Semarang, Septian David Maulana menuturkan, laga kali ini tidak berpihak pada PSIS. Namun, hasil ini bukan akhir segalanya karena masih ada 33 pertandingan ke depan.
‘’Inilah sepak bola, ketika kita sudah menguasai pertandingan, tapi nyatanya hasil tidak berpihak pada kita. Memang hasil akhir di sepak bola sangat menentukan, tapi ini bukan berakhir karena masih ada 33 pertandingan yang akan kita jalani. Sekarang saatnya menatap pertandingan selanjutnya dan memperbaiki yang kurang di tim kita agar bisa memberikan hasil terbaik,’’ katanya.