Semarang, IDN Times - Hasil imbang pertandingan antara PSIS Semarang dengan Persebaya Surabaya yang berakhir dengan skor 1-1 pada laga pekan ke-27 Liga 1 2024/2025 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Rabu (12/3/2025) malam itu membawa harapan bagi Laskar Mahesa Jenar.
Imbangi Persebaya 1-1, Ini Kata Kapten PSIS Semarang Septian David
Intinya sih...
- Hasil imbang 1-1 antara PSIS Semarang dan Persebaya Surabaya membawa harapan bagi PSIS.
- Kapten PSIS, Septian David Maulana, menyatakan satu poin tersebut bisa memotivasi timnya untuk menang di laga selanjutnya.
- Pelatih PSIS, Gilbert Agius, mengakui kesulitan lawan Persebaya dan menyebut bahwa seharusnya Persebaya berhak mendapat poin penuh.
1. Gol dramatis bisa imbangi Persebaya
Kapten PSIS Semarang, Septian David Maulana menuturkan, satu poin yang dikantongi timnya itu bisa memotivasi para pemain untuk menang di laga selanjutnya.
‘’Ini satu poin penting bagi kami. PSIS bisa mengimbangi Persebaya, tim papan atas. Kami sangat bersyukur,’’ ungkapnya, Kamis (13/3/2025).
Dalam laga tandang itu, Septian mencetak gol di detik-detik terakhir pertandingan, yakni pada menit ke-90+4. Gol yang sangat dramatis itu membawa hasil imbang 1-1, setelah sebelumnya Persebaya gagal memanfaatkan peluang mencetak gol lewat pemain Oktafianus Fernando.
2. Motivasi agar di laga selanjutnya bisa menang
Pemain bernomor punggung 29 itu mengatakan, meskipun meraih satu poin, ini bisa menjadi motivasi bagi pemain PSIS, agar di laga selanjutnya bisa meraih poin penuh.
Sementara, pelatih PSIS Semarang, Gilbert Agius menyampaikan, ia senang karena timnya bisa membawa pulang satu poin. Namun, hasil tersebut sebenarnya tidak layak diraih PSIS.
‘’Kalau boleh jujur, mereka (Persebaya, red) berhak mendapat poin penuh. Sebab, pada babak pertama seharusnya Persebaya bisa mencetak dua gol. Kemudian, di babak kedua ada peluang gol di jelang pertandingan berakhir,’’ katanya.
3. Bangga dengan perjuangan pemain PSIS
Menurut pelatih asal Malta, pertandingan melawan Persebaya sangat sulit. Sebab, lawannya bermain di depan suporter mereka dan berjuang meraih gelar juara.
‘’Namun, saya tetap bangga dengan perjuangan para pemain, sehingga berhasil mencetak gol penyeimbang. Gol ini menjadi semangat mereka karena posisi PSIS berada di bawah papan klasemen sementara,’’ tandasnya.