Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
PSIS Semarang melawan Semen Padang di laga pekan ke-29 Liga 1 2024/2025 di Stadion Haji Agus Salim, Kota Padang, Kamis (17/4/2025). (dok. PSIS)
PSIS Semarang melawan Semen Padang di laga pekan ke-29 Liga 1 2024/2025 di Stadion Haji Agus Salim, Kota Padang, Kamis (17/4/2025). (dok. PSIS)

Semarang, IDN Times - Dewi Fortuna ternyata belum berpihak kepada PSIS Semarang. Kekalahan dramatis melawan Semen Padang pada laga pekan ke-29 Liga 1 2024/2025 di Stadion Haji Agus Salim, Kota Padang, Kamis (17/4/2025) itu semakin membuat Mahesa Jenar tersungkur di zona degradasi. 

1. Kesulitan bertahan di Liga 1

PSIS Semarang melawan Semen Padang di laga pekan ke-29 Liga 1 2024/2025 di Stadion Haji Agus Salim, Kota Padang, Kamis (17/4/2025). (dok. PSIS)

Kegagalan meraih kemenangan dalam sembilan pertandingan terakhir itu menjadi kendala bagi PSIS untuk bertahan di Liga 1.

Sebab, hasil laga tandang menghadapi Kabau Sirah yang berakhir dengan skor 3-2 kemarin, telah mengantar Mahesa Jenar pada peringkat ke-17 di klasemen sementara Liga 1 2024/2025.

Kekecewaan mendalam dirasakan pelatih PSIS Semarang, Gilbert Agius. Ia sedih harus menerima kenyataan kalah dari tuan rumah Semen Padang.

2. Kalah dramatis di laga tandang

PSIS Semarang melawan Semen Padang di laga pekan ke-29 Liga 1 2024/2025 di Stadion Haji Agus Salim, Kota Padang, Kamis (17/4/2025). (dok. PSIS)

"Berat untuk berbicara soal hasil pertandingan melawan Semen Padang. Pastinya sedih dan kecewa melihat hasil akhir dengan skor 2-3 ini," ungkapnya, Jumat (18/4/2025).

PSIS Semarang kalah dramatis dalam laga tandang itu. Setelah berhasil mencetak gol lewat Septian David Maulana di menit ke-61, dan Sudi Abdallah menit pada ke-94.

Kemudian, Semen Padang juga mencetak dua gol lewat Firman Juliansyah di menit ke-65 dan Muhammad Ridwan di menit ke-71, ternyata Tin Martic berhasil menambahkan gol pada menit ke-98 atau jelang pertandingan berakhir.

3. PSIS kehilangan fokus di menit terakhir

PSIS Semarang melawan Semen Padang di laga pekan ke-29 Liga 1 2024/2025 di Stadion Haji Agus Salim, Kota Padang, Kamis (17/4/2025). (dok. PSIS)

Gilbert mengakui, anak asuhnya kehilangan fokus di menit-menit akhir sehingga kesempatan membawa pulang satu poin hilang.

"Yang pasti kami kecolongan karena kurang konsentrasi di menit akhir, sehingga kami dihukum lewat tambahan gol dari tim tuan rumah," katanya.

Kekalahan dalam sembilan laga beruntun ini semakin menegaskan bahwa PSIS gagal bangkit dari zona degradasi. Selanjutnya, Mahesa Jenar akan bertanding melawan Borneo FC di Stadion Jatidiri Semarang pada 24 April 2025 mendatang.

Editorial Team