Surakarta, IDN Times - Misi Kendal Tornado FC mencuri poin penuh saat melawan Persiku Kudus gagal di laga pekan ke-17 Pegadaian Championship 2025/2026, Minggu (25/1/2026). Laga kandang yang digelar di Stadion Sriwedari Surakarta ini berakhir imbang dengan skor akhir 0-0.
Pelatih Kendal Tornado FC, Stefan Keeltjes mengungkapkan, kegagalan meraih kemenangan pada laga tersebut karena para pemain bermain tidak maksimal.
‘’Hasil pertandingan malam ini cukup adil, karena dari tim kami tidak begitu maksimal. Pemain bermain begitu berhati-hati,’’ ungkapnya usai pertandingan.
Menurut Stefan, kondisi itu karena Persiku Kudus juga secara taktikal bermain dengan menunggu dan menumpuk pemain di belakang.
‘’Gaya main pelatih baru Persiku Kudus ini membuat pemain kami sulit membongkar pertahanan lawan. Pemain juga menjadi kurang percaya diri karena takut kena counter attack,’’ ujarnya.
Saat pertandingan berlangsung, kedua tim bermain agresif dan solid dengan melakukan serangan di lini pertahanan lawan. Baik Kendal Tornado maupun Persiku juga memiliki peluang untuk mencetak gol.
Laskar Badai Pantura hampir menjebol gawang Macan Muria lewat Patrick Cruz, tapi bola masih bisa diamankan oleh kiper Persiku Riki Pambudi.
Stefan mengatakan, semua pemain memiliki kualitas. Pada setiap pertandingan, pihaknya tidak hanya mengandalkan satu dua pemain.
‘’Kami juga banyak pemain muda, cuma mereka masih takut bikin kalah. Namun, kami tetap apresiasi pemain, memang sepak bola ada menang ada kalah, kami akan perbaiki untuk laga selanjutnya,’’ tandasnya.
Sementara, perwakilan pemain Kendal Tornado FC, Ibnu Hajar menyampaikan, pertandingan sudah selesai dan hasilnya belum bisa meraih poin penuh.
‘’Kami menerima hasil laga ini dan mempersiapkan untuk laga ke depan agar meraih hasil lebih baik,’’ katanya.
