Java United Evaluasi Serangan, Lawan Persijap Jadi Target Kebangkitan

Java United mengalihkan fokus ke laga tandang melawan Persijap Jepara pada 24 Oktober 2026 setelah bermain imbang 1-1 dengan Isenmulang FC.
Hasil imbang menjadi bahan evaluasi serangan; dari 13 tembakan dan empat tepat sasaran, Java United baru mencetak satu gol melalui Gustavo Almeida.
Kapten Gustavo Franca dan pelatih Fabio Lefundes meminta tim tetap fokus, sabar, serta lebih efektif membongkar pertahanan rapat dan memaksimalkan peluang.
Semarang, IDN Times – Java United FC mengalihkan fokus ke laga tandang melawan Persijap Jepara setelah gagal meraih kemenangan saat menghadapi Isenmulang FC. Hasil imbang 1-1 pada laga pekan keenam Super League 2026/2027 menjadi bahan evaluasi Laskar Kepodang Emas, terutama dalam serangan dan memaksimalkan peluang mencetak gol.
1. Tim harus teliti manfaatkan peluang

Java Tornado FC melawan Isenmulang FC pada laga pekan keenam Super League 2026/2027 yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Kabupaten Sleman, Selasa (20/10/2026). (dok. JUFC) Java United dijadwalkan menghadapi tuan rumah Persijap di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Sabtu (24/10/2026), pukul 19.00 WIB.
Kapten Java United, Gustavo Franca menegaskan, timnya harus lebih teliti dalam memanfaatkan peluang dan bersabar ketika menghadapi lawan yang menerapkan pertahanan rapat.
“Kami harus lebih teliti dengan sekecil apa pun peluang mencetak gol. Perlu kesabaran lebih juga untuk menciptakan peluang ketika lawan bermain bertahan,” ujarnya, Rabu (21/10/2026).
Evaluasi tersebut menjadi penting setelah Java United hanya mampu membawa pulang satu poin dari Stadion Maguwoharjo, Sleman. Padahal, tim asuhan Fabio Lefundes mencatatkan 13 percobaan tembakan, dengan empat di antaranya mengarah ke gawang.
2. Penyelesaian akhir jadi pekerjaan rumah

Java Tornado FC melawan Isenmulang FC pada laga pekan keenam Super League 2026/2027 yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Kabupaten Sleman, Selasa (20/10/2026). (dok. JUFC) Saat menghadapi Isenmulang, Java United sempat tertinggal lebih dulu sebelum Gustavo Almeida menyamakan kedudukan melalui sundulan yang memanfaatkan sepak pojok pada menit ke-68.
Setelah skor menjadi 1-1, Java United terus berusaha mencetak gol kemenangan. Namun, sejumlah peluang belum mampu dikonversi menjadi gol tambahan.
Pelatih Java United, Fabio Lefundes mengakui, pertahanan rapat lawan menjadi tantangan bagi timnya. Menurutnya, kesabaran dan ketepatan dalam membangun serangan menjadi faktor penting untuk membongkar pertahanan lawan.
“Kami sudah mengetahui bahwa lawan akan bermain dengan pertahanan rapat untuk meraih hasil. Permainan seperti itu akan semakin menyulitkan saat mendekati akhir laga,” kata Lefundes.
Catatan tersebut menjadi pekerjaan rumah Java United menjelang pertandingan melawan Persijap. Tim perlu meningkatkan efektivitas serangan agar peluang yang tercipta bisa menghasilkan gol dan berujung pada kemenangan.
3. Gustavo Franca minta tim tetap fokus

Java Tornado FC melawan Isenmulang FC pada laga pekan keenam Super League 2026/2027 yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Kabupaten Sleman, Selasa (20/10/2026). (dok. JUFC) Meski gagal meraih tiga poin, Franca meminta rekan-rekannya tetap fokus menjalani proses evaluasi dan mempersiapkan diri untuk pertandingan berikutnya.
“Kami harus tetap fokus pada setiap proses yang dilalui. Semua pemain selalu berusaha memberikan penampilan terbaik di setiap laga,” tuturnya.
Java United kini memiliki kesempatan untuk merespons hasil imbang tersebut saat bertandang ke Jepara. Namun, kesiapan tim dan kemampuan memaksimalkan peluang akan menjadi aspek penting dalam upaya mereka meraih hasil positif di markas Persijap.




















