Semarang, IDN Times - Kemenangan perdana Java United FC di BRI Super League 2026/2027 menghadirkan kebahagiaan ganda di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (11/10/2026). Selain mengalahkan Borneo FC dengan skor 2-1, klub berjuluk Laskar Kepodang Emas itu juga membagikan 1.350 tiket gratis kepada anak-anak pondok pesantren, siswa sekolah sepak bola (SSB), dan komunitas lokal.
Java United Menang Perdana, Ribuan Santri dan Siswa SSB Ikut Bersorak

Take a Deeper Read
1. Ribuan penerima tiket gratis saksikan perjuangan Java United
Ribuan penerima tiket gratis tersebut ikut menyaksikan langsung perjuangan Java United mengamankan tiga poin di kandang. Dukungan mereka turut meramaikan tribun timur Stadion Jatidiri saat tim tuan rumah berusaha membalikkan keadaan dan mengunci kemenangan.
Dua gol kemenangan Java United dicetak Kaio Nunes pada menit ke-48 dan Lukas Brambilla pada menit ke-80. Borneo FC sempat menyamakan kedudukan melalui Marcos Astina pada menit ke-65, sebelum gol Brambilla memastikan kemenangan perdana Java United musim ini.
Manajer Java United, Alan Haviludin mengatakan, pembagian tiket gratis merupakan bagian dari upaya klub agar anak-anak dan masyarakat dari berbagai latar belakang dapat menikmati pertandingan sepak bola secara langsung.
“Membagikan tiket gratis untuk anak-anak dari pondok pesantren dan SSB sudah kami lakukan sejak klub masih bernama Malut United FC. Filosofi berbagi kebahagiaan terus kami bawa ketika perjuangan berlanjut melalui Java United,” ungkapnya, Senin (12/10/2026).
2. Bangun kedekatan dengan masyarakat
Sebanyak 1.350 tiket dibagikan kepada sejumlah pondok pesantren, SSB, dan komunitas di Jawa Tengah, khususnya Kota Semarang. Di antara yang hadir adalah santri dari Pondok Pesantren Darul Falah, Uswatun Hasanah, Life Skill Daarun Najaah, Rijalul Qur’an, Askhabul Kahfi, dan Atsaqofah.
Tiket gratis juga diberikan kepada siswa SSB Persisac, Balasuga, Terang Bangsa, dan Putra Mandiri. Sementara itu, komunitas Beta Timur dan Kicau Mania turut mendapat kesempatan menyaksikan pertandingan langsung dari stadion.
Bagi klub, kehadiran kelompok-kelompok tersebut bukan sekadar menambah jumlah penonton, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan dengan masyarakat.
“Kehadiran teman-teman dari pondok pesantren, SSB, dan komunitas tentu menguatkan atmosfer pertandingan di stadion. Dukungan mereka sekaligus memacu semangat para pemain untuk mengakhiri pertandingan dengan poin penuh,” terang Alan.
3. Kemenangan perdana setelah persiapan panjang
Untuk di lapangan, kemenangan atas Borneo FC menjadi hasil dari persiapan panjang yang dijalani skuad Java United. Pelatih Java United, Fabio Lefundes mengapresiasi kerja keras pemain dan staf pelatih yang berusaha memaksimalkan persiapan menjelang pertandingan.
“Tim hanya libur satu hari sejak 25 September. Semua pemain hingga staf pelatih menjalani proses persiapan dengan tulus dan penuh kerja keras untuk bisa tampil maksimal serta menghibur banyak orang,” ungkpanya.
Java United juga menghadapi keterbatasan pemain. Sejumlah nama, yakni David Da Silva, Yance Sayuri, Yakob Sayuri, Ciro Alves, dan Iksan Lestaluhu, tidak dapat dimainkan. Tim pelatih pun memaksimalkan pemain yang tersedia untuk menghadapi Borneo FC.
Kesempatan diberikan kepada sejumlah pemain yang baru pertama kali menjadi starter bersama Java United, yakni Yabes Roni, Frets Butuan, dan Fahreza Sudin. Pemain anyar Vander Silva juga bermain selama 90 menit setelah didatangkan dari Brasil pada akhir September.
Sementara itu, Brambilla yang masuk pada menit ke-60 menjadi penentu kemenangan lewat golnya pada menit ke-80. Keputusan pergantian pemain tersebut berbuah penting bagi Java United yang terus meningkatkan tekanan pada babak kedua.
4. Java United mampu maksimalkan peluang
Menurut Lefundes, timnya mampu memaksimalkan peluang untuk mengamankan kemenangan. Ia juga berterima kasih kepada para penonton yang hadir, termasuk penerima tiket gratis yang memberikan dukungan dari tribun timur.
“Terima kasih atas kehadiran dan dukungan yang telah diberikan. Semoga kami dapat bermain dengan lebih banyak penonton dan memberi hiburan di pertandingan selanjutnya,” ujar Lefundes.
Pencetak gol pembuka, Kaio Nunes, menyebut kemenangan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh tim. Ia berharap Java United dapat menjaga momentum positif saat kembali bermain di kandang.
Setelah mengamankan kemenangan perdana, Java United dijadwalkan menjamu Bali United di Stadion Jatidiri pada Jumat (16/10/2026) pukul 19.00 WIB. Laga berikutnya menjadi kesempatan bagi Laskar Kepodang Emas untuk melanjutkan tren positif sekaligus kembali menghadirkan hiburan bagi pendukungnya.
Curated For You
- Mengendus Harumnya Bisnis Nilam Indonesia yang Terbang ke Luar Negeri03 Oct 2026, 10:00 WIB
- Akhirnya Menang! Java United FC Tekuk Borneo FC 2-1 di Jatidiri11 Oct 2026, 20:58 WIB
- 17 Politisi hingga Pakar Bicara soal Ambang Batas Parlemen29 Sep 2026, 12:44 WIB
- Jamu Borneo FC, Java United FC Kejar Kemenangan Perdana di Jatidiri11 Oct 2026, 01:47 WIB