Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kendal Tornado Ditahan Barito Putera 2-2, Stefan Ungkap Penyebabnya
Kendal Tornado FC melawan Barito Putera FC di laga pekan ketiga Championship 2026/2027 di Stadion Sriwedari Surakarta, Sabtu (27/9/2026). (dok. KTFC)
  • Kendal Tornado FC bermain imbang 2-2 melawan Barito Putera pada laga kandang perdana Pegadaian Championship 2026/2027, setelah sempat unggul dua gol melalui Ibnu Hajar dan Patrick Cruz.

  • Pelatih Stefan Keeltjes menilai timnya kehilangan konsentrasi dan sempat meremehkan situasi setelah unggul, sementara sejumlah peluang tambahan gagal dimaksimalkan untuk mengunci kemenangan.

  • Stefan dan bek Fikron Afriyanto menjadikan hasil ini sebagai bahan evaluasi untuk menjaga intensitas hingga laga berakhir, mempertahankan motivasi, dan menatap pertandingan berikutnya.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kendal Tornado sudah unggul 2-0 lawan Barito Putera di Solo. Ibnu Hajar dan Patrick Cruz membuat gol. Tapi di akhir permainan, Barito membuat dua gol juga. Jadi hasilnya 2-2. Pelatih Stefan bilang pemain kurang fokus dan tidak memakai banyak kesempatan. Sekarang tim mau belajar dan bangkit untuk pertandingan berikutnya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Surakarta, IDN Times - Kendal Tornado FC membuang keunggulan dua gol dan harus puas berbagi poin dengan Barito Putera pada laga kandang perdana Pegadaian Championship 2026/2027.

1. Evaluasi konsentrasi pemain setelah unggul

Kendal Tornado FC melawan Barito Putera FC di laga pekan ketiga Championship 2026/2027 di Stadion Sriwedari Surakarta, Sabtu (27/9/2026). (dok. KTFC)

Bermain di Stadion Sriwedari, Solo, Sabtu (26/9/2026), Kendal Tornado sempat berada dalam posisi ideal setelah Ibnu Hajar dan Patrick Cruz membawa Laskar Badai Pantura unggul 2-0. Namun, kemenangan yang sudah di depan mata lepas setelah Barito Putera mencetak dua gol balasan pada akhir pertandingan. Laga pun berakhir 2-2.

Pelatih Kendal Tornado, Stefan Keeltjes mengatakan, hasil tersebut menjadi bahan evaluasi serius, terutama terkait konsentrasi pemain setelah unggul.

“Tentu kecewa karena kita sudah unggul 2-0. Kita juga mendominasi pertandingan dan banyak peluang yang seharusnya bisa membuat gol lebih dari dua. Tapi karena kita sedikit meremehkan, akhirnya kebobolan dua gol,” ungkapnya, Minggu (27/9/2026).

2. Kegagalan memaksimalkan peluang

Kendal Tornado FC melawan Barito Putera FC di laga pekan ketiga Championship 2026/2027 di Stadion Sriwedari Surakarta, Sabtu (27/9/2026). (dok. KTFC)

Stefan menilai Kendal Tornado sebenarnya memiliki kesempatan untuk mengunci pertandingan lebih cepat. Selain mampu mencetak dua gol, timnya juga menciptakan sejumlah peluang tambahan.

Namun, kegagalan memaksimalkan peluang tersebut membuat Barito tetap memiliki kesempatan untuk mengejar ketertinggalan. Situasi itu akhirnya dimanfaatkan tim tamu pada penghujung laga.

Menurut Stefan, persoalan utama bukan hanya penyelesaian akhir, tetapi juga konsentrasi pemain ketika pertandingan belum benar-benar selesai.

“Ini tentunya pelajaran buat kami. Kita tidak bisa main-main. Selama waktu belum habis, harus konsentrasi penuh,” tegasnya.

3. Jadikan hasil laga menjadi pembelajaran

Kendal Tornado FC melawan Barito Putera FC di laga pekan ketiga Championship 2026/2027 di Stadion Sriwedari Surakarta, Sabtu (27/9/2026). (dok. KTFC)

Bagi pelatih asal Surabaya itu, keunggulan dua gol seharusnya tidak membuat pemain menurunkan intensitas. Apalagi, lawan yang dihadapi memiliki pengalaman dan kualitas untuk menghukum kesalahan sekecil apa pun.

‘’Jadi, yang menjadi pekerjaan rumah adalah bagaimana mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir. Namun, tidak usah larut dalam hasil tersebut. Kompetisi masih panjang. Ini yang harus kita jaga, motivasi anak-anak supaya tidak terpengaruh dengan hasil ini,” pungkasnya.

Sementara, bek Kendal Tornado, Fikron Afriyanto, juga mengakui tim kecewa dengan hasil imbang tersebut. Namun, dia menegaskan skuad Laskar Badai Pantura akan menjadikan laga melawan Barito sebagai bahan pembelajaran.

“Kita akan bangkit untuk menatap pertandingan selanjutnya. Hasil ini kita jadikan pelajaran untuk menjadi lebih baik,” katanya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article