Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Skuad Persijap Jepara dalam laga menghadapi Adhyaksa Farmel FC di Grup 2 Liga 2 Indonesia 2024/2025. (instagram.com/persijap_jepara)
Skuad Persijap Jepara dalam laga menghadapi Adhyaksa Farmel FC di Grup 2 Liga 2 Indonesia 2024/2025. (instagram.com/persijap_jepara)

Intinya sih...

  • Persijap Jepara lolos ke babak 8 besar Liga 2 Indonesia 2024/2025, membuka peluang promosi ke Liga 1 musim depan.
  • Dengan perolehan 28 poin dari total 16 pertandingan, Persijap menjadi tim terbaik ketiga di klasemen akhir fase grup.
  • Persijap akan bersaing di Grup Y babak 8 besar Liga 2 dengan Persela Lamongan, Bhayangkara FC, dan PSKC Cimahi, tetapi optimis dapat membuat kejutan.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Persijap Jepara mengemas rapor positif pada fase penyisihan Grup 2 Liga 2 Indonesia 2024/2025. Mereka menjadi salah satu kesebelasan yang lolos ke babak 8 besar kompetisi (playoff promosi). Ini jelas membuka peluang Persijap untuk naik kasta ke Liga 1 musim depan.

Persijap sendiri melakoni perjuangan tidak mudah dalam pencapaian ini. Mereka banting tulang untuk menghadapi lawan-lawan kuat dan tangguh di Grup 2 Liga 2 2024/2025. Namun, dengan soliditas mumpuni di antara pemain dan staf kepelatihan, Persijap akhirnya melewati adangan tersebut dengan hasil memuaskan.

Lantas, seperti apa lika-liku Persijap lolos ke babak 8 besar Liga 2 2024/2025?

1. Lolos dengan status tim peringkat ketiga terbaik

Persijap rupanya lolos ke babak 8 besar Liga 2 2024/2025 dengan rapor tidak sempurna. Mereka menjadi tim terbaik ketiga di klasemen akhir fase grup dengan perolehan 28 poin dari total 16 pertandingan. Persijap kalah dari Bhayangkara FC (33 poin) dan PSIM Yogyakarta (29 poin) di dua tangga teratas.

Persijap memang tidak membukukan rapor sempurna sepanjang pertandingan di Grup 2 Liga 2 2024/2025. Dari 16 pertandingan yang dijalani, mereka mengonversi 7 menang, 7 imbang, 2 kalah. Namun, untungnya, statistik tersebut tetap membawa Persijap melenggang ke babak 8 besar kompetisi.

Sebenarnya, rapor Persijap bisa lebih baik andai menang atas Bhayangkara pada pertandingan pemungkas Grup 2 Liga 2 2024/2025. Mereka berhak lolos dengan status juara grup jika skenario tersebut terwujud. Hanya saja, Persijap harus keok 0-4 saat melawan Bhayangkara pada Sabtu (11/1/2025).

Hasil itu sekaligus menjadikan Bhayangkara sebagai lawan terkuat bagi Persijap di Grup 2 Liga 2 2024/2025. Persijap sempat kalah 0-2 dari Bhayangkara pada pertemuan pertama fase grup serta kalah 0-4 pada pertemuan kedua. Padahal, Persijap tak pernah kalah saat melawan klub lain di grup yang sama, seperti PSIM Yogyakarta, Persiku Kudus, Nusantara United, dll.

2. Persijap masuk Grup Neraka pada babak 8 besar

Meski berstatus tim peringkat ketiga terbaik dari Grup 2, Persijap tetap berhak lolos ke babak 8 besar Liga 2 2024/2025. Itu jelas merupakan pencapaian positif. Persijap menjadi lebih dekat untuk menggapai prestasi sekaligus mewujudkan asa promosi ke Liga 1 musim depan.

Hanya saja, Persijap dipastikan menatap rintangan terjal untuk mewujudkan harapan-harapan tadi. Ini disebabkan mereka akan bersaing di Grup Neraka pada babak 8 besar Liga 2 2024/2025. Lebih tepatnya, Persijap masuk dalam persaingan Grup Y bersama Persela Lamongan, Bhayangkara FC, dan PSKC Cimahi.

Perlu diketahui, Persela merupakan perwakilan tim juara dari Grup 3 sedangkan Bhayangkara juara dari Grup 2. Sementara itu, PSKC adalah perwakilan tim runner-up dari Grup 1. Menilik rapor tim-tim tersebut, tidak heran Persijap tidak dijagokan penuh di Grup Y babak 8 besar Liga 2 2024/2025.

3. Tambahan amunisi pemain baru menjadi modal penting Persijap

Persijap wajib optimis. Mereka tetap menjadi kesebelasan yang diperhitungkan di Grup Y babak 8 besar Liga 2 2024/2025. Persijap juga memiliki kans untuk membuat kejutan saat menghadapi lawan-lawan kuat macam Persela Lamongan, Bhayangkara FC, dan PSKC Cimahi.

Apalagi, Persijap berhasil menambah beberapa amunisi pemain baru. Mereka telah mendatangkan Leo Lelis, Zulham Zamrun, Samuel Gwijangge, dan Dody Alfayed. Keberadaan seluruh pemain anyar tersebut tentu berpeluang mendongkrak soliditas kekuatan Persijap pada babak 8 besar Liga 2 2024/2025.

Persijap Jepara akan memulai babak 8 besar Liga 2 Indonesia 2024/2025 dengan menghadapi Bhayangkara FC pada Minggu (19/1/2025) mendatang. Mampukah Persijap memetik kemenangan pada pertandingan pembuka tersebut?

Editorial Team