Semarang, IDN Times - PSIS Semarang resmi mengirimkan surat banding ke Komite Banding PSSI pada Selasa (12/12/2023). Melalui surat banding tersebut PSIS meminta keringanan hukuman terkait larangan menggelar laga dengan penonton.
Minta Keringanan Hukuman, PSIS Semarang Kirim Surat Banding ke PSSI
1. Berkas memohon banding lengkap
CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi mengatakan, pihaknya telah mengurus banding setelah Komite Disiplin PSSI menjatuhi hukuman larangan menggelar pertandingan dengan penonton hingga akhir musim Liga 1 2023/2024.
"Semua prosedur telah kami lakukan setelah PSIS menerima hukuman dari Komdis PSSI terkait larangan menggelar pertandingan dengan penonton hingga akhir musim. Setelah kami mengirim surat banding pekan lalu, akhirnya berkas untuk memohon banding lengkap beserta memori banding PSIS,’’ ungkapnya Selasa (12/12/2023).
2. PSIS secara resmi kirim surat banding
Selanjutnya, manajemen PSIS Semarang secara resmi mengirim surat banding tersebut ke PSSI.
‘’Selasa pagi tadi secara resmi kami kirim ke komite banding. Banding ini memohon keringanan hukuman untuk PSIS," tuturnya.
3. PSIS mohon doa dari suporter
Tak lupa, lanjut Yoyok, ia juga memohon doa kepada para suporter dan penonton PSIS untuk turut mendoakan. Doa mereka penting supaya banding terkait hukuman larangan menggelar pertandingan dengan penonton dapat dikabulkan oleh Komite Banding PSSI.
"Saya beserta tim legal PSIS terus kawal dari awal di Jakarta, mohon doanya teman-teman semoga perjuangan kita diberi kemudahan dan keberhasilan," tandasnya.