Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Laga PSIS Semarang melawan Persita Tangerang di putaran kedua Liga 1 2024/2025 di Stadion Pakansari Bogor, Minggu (12/1/2025). (dok. PSIS)
Laga PSIS Semarang melawan Persita Tangerang di putaran kedua Liga 1 2024/2025 di Stadion Pakansari Bogor, Minggu (12/1/2025). (dok. PSIS)

Intinya sih...

  • PSIS Semarang kalah 1-2 dari Persita Tangerang pada laga pembuka putaran kedua Liga 1 2024/2025.
  • Persita unggul terlebih dulu, PSIS berhasil menyamakan posisi, namun kalah di babak kedua dengan skor akhir 2-1 untuk Persita.
  • Pelatih Gilbert Agius mencari solusi untuk memperkuat skuat PSIS agar bisa bangkit dan meraih kemenangan pada laga-laga berikutnya.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Semarang, IDN Times - PSIS Semarang harus mengakui keunggulan tuan rumah Persita Tangerang pada laga pembuka putaran kedua Liga 1 2024/2025 yang berakhir dengan skor 1-2. Hasil laga yang digelar di Stadion Pakansari Bogor, Minggu (12/1/2025), itu di luar prediksi pelatih PSIS Semarang, Gilbert Agius. 

1. PSIS kalah dengan skor 1-2

Laga PSIS Semarang melawan Persita Tangerang di putaran kedua Liga 1 2024/2025 di Stadion Pakansari Bogor, Minggu (12/1/2025). (dok. PSIS)

Pada laga itu Pendekar Cisadane unggul terlebih dulu lewat gol yang dicetak oleh Marios Ogkmpoe pada menit ke-3. Namun, PSIS berhasil mengejar ketertinggalan dengan mencetak gol lewat Septian David Maulana pada menit ke-11, sehingga posisi skor imbang 1-1 hingga akhir babak pertama.

Kendati demikian, pada babak kedua Persita lewat Eber Bessa kembali mencetak gol pada menit ke-51. Sampai dengan babak kedua berakhir, Mahesa Jenar tidak berhasil menambah gol pada laga tersebut, sehingga pertandingan dimenangkan Persita dengan skor 2-1.

2. Ingin raih kemenangan untuk tingkatkan kepercayaan diri

Laga PSIS Semarang melawan Persita Tangerang di putaran kedua Liga 1 2024/2025 di Stadion Pakansari Bogor, Minggu (12/1/2025). (dok. PSIS)

"Kami memulai pertandingan di babak pertama dengan tertinggal di menit-menit awal. Namun, bisa mengejar dan menyamakan posisi, serta bisa mengontrol permainan. Kendati demikian, di babak kedua PSIS kembali tertinggal dan tidak bisa mengejar ketertinggalan. Selamat untuk Persita yang meraih tiga poin," ungkapnya dalam rekaman resmi jumpa pers usai pertandingan, Senin (13/1/2025).

Pada putaran kedua Liga 1 2024/2025, PSIS masih menyisakan 16 laga lagi. Gilbert berusaha agar anak asuhannya kembali bangkit agar tidak terpuruk di posisi bawah klasemen sementara, bahkan di zona degradasi.

‘’Ke depan kami ingin bangkit dan meraih kemenangan. Dengan begitu kepercayaan diri tim akan meningkat," tutur pelatih asal Malta itu.

3. Memaksimalkan pemain yang ada

Pemain PSIS Semarang sedang jalani latihan rutin. (dok. PSIS)

Tim pelatih berusaha mencari solusi dan memaksimalkan pemain yang ada saat ini. Sebab, para pemain ini akan menjadi andalan pada 16 laga tersisa musim ini.

Sementara itu, perwakilan pemain PSIS, Riyan Ardiansyah mengatakan, kekalahan atas Persita ini menjadi evaluasi tersendiri buat dirinya sendiri.

"Laga melawan Persita ini berjalan cukup baik. Dalam laga ini kami tertinggal satu gol di awal babak kedua, dan satu gol di babak kedua. Kami berupaya mengejar tapi kita belum bisa mencetak gol. Ke depan saya pribadi sebagai pemain akan mengevaluasi," katanya.

Editorial Team