Tegal, IDN Times - Persekat Tegal tak mampu memastikan poin penuh saat menjamu Bhayangkara Presisi Indonesia FC pada pertandingan pekan keempat Grup 2 Liga 2 Indonesia 2024/2025. Berlaga di Stadion Tri Sanja, Tegal, tim dengan julukan Banteng Loreng Binoncengan malah dibuat malu usai terbantai 1-4 pada Kamis (3/10/2024) sore.
Hasil ini membuat Persekat dalam bayangan terpuruk karena baru memetik 1 menang dan 3 kalah dalam 4 pertandingan awal Liga 2 2024/2025. Kini, posisi mereka tetap terbenam di papan bawah klasemen Grup 2 (peringkat 8) dengan raihan tiga poin saja.
Persekat sebenarnya tampil dengan semangat tinggi dalam pertandingan ini. Turun dengan dengan dua pemain kunci, Felipe Ryan (gelandang) dan Iuri Barbosa (bek), mereka langsung ngeyel sejak peluit kick-off dibunyikan. Persekat dan Bhayangkara saling meraba kekuatan masing-masing sepanjang 10 menit awal.
Setelah itu, penampilan kedua kesebelasan makin panas dengan melakukan jual-beli serangan. Persekat memulai terlebih dahulu dengan menciptakan peluang lewat tendangan bebas Iuri Barbosa pada menit ke-15. Namun, sepakan terukur bek asing itu masih dapat ditangkap kiper Bhayangkara. Persekat kemudian menciptakan dua peluang emas lagi melalui determinasi Felipe Ryan (21') dan Rafly Ariyanto (31') meski akhirnya selalu gagal.
Bhayangkara sempat membalas serangan Persekat lewat upaya dua bomber andalan, Matias Mier dan Dendy Sulistyawan. Bahkan, Bhayangkara mampu membuat kejutan pada pertengahan babak. Mereka berhasil membuka keran gol lewat sepakan akurat Muhammad Hargianto pada menit ke-35. Gol ini tercipta berawal dari skema tendangan bebas mendatar yang dilanjutkan dengan umpan antarkaki pemain Bhayangkara. Persekat tertinggal 0-1 hingga turun minum.
Pada babak kedua, Persekat langsung mengambil inisiatif permainan. Mereka mencoba untuk terus meneror lini pertahanan Bhayangkara demi menyamakan kedudukan. Tak disangka, upaya Persekat itu langsung berbuah manis. Mereka berhasil mencetak gol pada menit ke-51 melalui kontribusi Felipe Ryan. Gelandang asing asal Brasil ini berhasil mengoyak jala Bhayangkara lewat penyelesaian akhir sempurna. Kedudukan imbang 1-1.
Hanya saja, nasib malang kembali menimpa Persekat. Bhayangkara malah merespons dengan menciptakan tiga gol tambahan. Gol itu tercipta melalui finishing Felipe Ferreira (68'), Ilija Spasojevic (71'), dan Matias Mier (90+1). Ketiga pemain Bhayangkara itu mencetak gol setelah mampu memanfaatkan kelengahan di lini pertahanan Persekat. Keunggulan berbalik 1-3 bagi Bhayangkara.
Persekat bukan tanpa perlawanan. Mereka sempat berkali-kali menciptakan peluang berbahaya. Namun, nasib beruntung tidak berpihak kepada Persekat lantaran tetap gagal mencetak gol tambahan hingga pertandingan berakhir. Mereka pun harus mengakui keunggulan Bhayangkara usai dipermalukan di kandang sendiri.