Persiku Kudus membukukan hasil cukup positif pada pertandingan pekan ke-11 Grup 2 Liga 2 Indonesia 2024/2025. Tim dengan julukan Macan Muria ini mampu mencuri satu poin dari markas Bhayangkara Presisi Indonesia FC seusai imbang 0-0 di Stadion Tri Sanja, Tegal, Jawa Tengah, Rabu (20/11/2024) sore.
Status tim tamu tidak membuat Persiku loyo dalam pertandingan ini. Turun dengan sejumlah pilar laiknya Renshi Yamaguchi dan Jajang Mulyana, pasukan Macan Muria langsung tampil ngeyel sejak peluit pertama dimulai. Mereka terus membangun urgensi permainan positif atas tuan rumah. Bahkan, Persiku nyaris mencetak gol cepat andai tendangan bek sayap, Dany Saputra, tidak melambung tipis di atas mistar Bhayangkara pada menit 12.
Tak berhenti di sana, Persiku masih menunjukkan permainan agresif atas Bhayangkara hingga pertengahan babak. Tim Macan Muria kembali menciptakan peluang emas melalui sepakan keras Refan Nadief pada menit 27. Namun, penyelesaian akhir yang dilakukan gelandang muda berusia 19 tahun itu masih gagal mengoyak jala tuan rumah. Tendangan Refan masih dapat digagalkan oleh penampilan apik kiper Bhayangkara, Awan Setho Raharjo.
Sementara itu, Bhayangkara sedikit kesulitan dalam membangun pola permainan yang diinginkan. Mereka hanya sesekali menciptakan peluang melalui skema permainan terbuka. Dominannya, Bhayangkara sering menciptakan peluang lewat permainan umpan-umpan bola silang dari sisi sayap lapangan. Mereka kesulitan membongkar soliditas lini pertahanan Persiku. Bahkan, kebuntuan ini terus berlanjut hingga paruh pertama usai. Kedudukan masih 0-0.
Tim tuan rumah langsung meningkatkan agresivitas permainan pada awal babak kedua. Bhayangkara mencoba lebih berani untuk mengintimidasi lini pertahanan Persiku. Terbukti, upaya ini sempat membuahkan hasil setelah Bhayangkara menciptakan beberapa peluang lewat Sani Rizki Fauzi (57'), Ilija Spasojevic (65'), dan Matias Mier (71'). Hanya saja, tetap belum ada gol yang tercipta hingga pertengahan babak kedua.
Persiku sendiri mulai menurunkan tempo permainan. Tim besutan Bonggo Pribadi ini tidak tidak bermain seagresif seperti sebelumnya. Kali ini, mereka lebih banyak fokus di sektor belakang demi meredam peluang bertubi-tubi yang digencarkan Bhayangkara.
Untungnya, upaya tersebut terbilang berhasil setelah Persiku mampu mengamankan gawangnya dari kebobolan hingga pertandingan tuntas. Pertemuan kedua kesebelasan pun mesti berakhir tanpa gol. Skor kacamata tetap mewarnai hasil akhir dalam bentrok Persiku versus Bhayangkara pada Rabu (20/11/2024) sore.
