Kudus, IDN Times - Persiku Kudus gagal mendulang hasil sempurna pada pertandingan pekan keenam Grup 2 Liga 2 Indonesia 2024/2025. Mereka hanya imbang 0-0 saat menjamu Bhayangkara Presisi Indonesia FC di Stadion Wergu Wetan, Kudus, Sabtu (12/10/2024) sore.
Persiku menjalani pertandingan yang tidak mudah kontra Bhayangkara. Sepanjang 20 menit pertama, mereka sempat ditekan terus-menerus oleh permainan agresif kubu lawan. Bhayangkara dengan materi pemain berkualitasnya langsung mengambil inisiatif permainan. Di lain sisi, Persiku hanya melakukan strategi counter attack.
Persiku bermain makin lepas saat memasuki pertengahan babak. Turun dengan kekuatan terbaik, mereka mulai menemukan irama permainan yang diinginkan. Tim berjuluk Macan Muria ini terlihat sudah menciptakan beberapa kali peluang berbahaya. Bahkan, Persiku nyaris membuka keunggulan andai sepakan bomber asing, Ronny Maza, tidak melayang tipis ke atas gawang Bhayangkara pada menit ke-25.
Setelah itu, penampilan Persiku makin lepas lagi. Mereka kembali menciptakan sejumlah peluang berbahaya lewat determinasi Ronny Maza (29'), Antoni Putro Nugroho (33'), dan Tri Hartanto (45'). Namun, ketiga peluang itu selalu digagalkan oleh soliditas di lini pertahanan Bhayangkara.
Skor sama kuat 0-0 tetap bertahan hingga jeda babak pertama.
Memasuki babak kedua, Persiku dan Bhayangkara masih belum menurunkan tempo laga. Mereka tetap melakukan jual-beli serangan. Hanya saja, kebuntuan ini tetap berlanjut hingga ke pertengahan babak.
Pada menit ke-88, Persiku hampir memecah kebuntuan. Namun, kesempatan ini gagal karena sontekan keras dan terukur Antoni Putro Nugroho masih dapat dimentahkan oleh kiper Bhayangkara. Ketangguhan kedua kesebelasan ini rupanya tetap bertahan hingga laga berakhir. Persiku dan Bhayangkara akhirnya hanya berbagi angka setelah imbang 0-0 dalam bentrok ini.
Sementara itu, hasil imbang ini tetap menjadi bekal penting bagi Persiku. Tambahan satu poin membuat posisi mereka untuk sementara naik satu tangga ke peringkat lima klasemen Grup 2 Liga 2 2024/2025 dengan raihan 7 poin dari 6 pertandingan. Itu menjadi modal berharga bagi tim Macan Muria untuk mengunci tiket lolos dari fase penyisihan.