Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Persiku Kudus Kalah 1-4 dari PSPS, Terpuruk di Dasar Grup Barat
ilustrasi sepak bola (pexels.com/Stephen Leonardi)
  • Persiku Kudus kalah 1-4 dari PSPS Pekanbaru pada Pegadaian Championship 2026/2027, Minggu (18/10/2026), meski sempat unggul lewat gol Vitor Barata menit ke-20.

  • PSPS menyamakan skor melalui Asir Asiz sebelum jeda, lalu mencetak tiga gol babak kedua lewat Antonio Gamaroni, Natanael Siringoringo, dan Matheus Machado.

  • Kekalahan ini membuat Persiku belum menang dalam enam laga, menelan lima kekalahan beruntun, serta tetap di dasar klasemen Grup Barat tanpa poin.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
18 Oktober 2026

Persiku Kudus kalah 1-4 dari PSPS Pekanbaru di Stadion Kaharuddin Nasution. Vitor Barata membawa Persiku unggul, tetapi PSPS membalas melalui Asir Asiz, Antonio Gamaroni, Natanael Siringoringo, dan Matheus Machado.

24 Oktober 2026

Persiku dijadwalkan menghadapi Semen Padang FC di Stadion Sultan Agung, Bantul.

kini

Persiku belum menang dalam enam pertandingan Championship 2026/2027 dan menelan lima kekalahan beruntun. Tim ini berada di dasar klasemen Grup Barat tanpa poin.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Persiku Kudus kalah 1-4 dari PSPS Pekanbaru pada Pegadaian Championship 2026/2027, memperpanjang catatan lima kekalahan beruntun dan tanpa kemenangan dalam enam laga.
  • Who?
    PSPS Pekanbaru mencetak gol melalui Asir Asiz, Antonio Gamaroni, Natanael Siringoringo, dan Matheus Machado. Persiku Kudus membalas lewat Vitor Barata.
  • Where?
    Pertandingan berlangsung di Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru.
  • When?
    Laga dimainkan pada Minggu, 18 Oktober 2026. Gol Persiku tercipta menit ke-20, sedangkan gol PSPS tercipta pada menit ke-43, 52, 70, dan 90+1.
  • Why?
    PSPS membalikkan keadaan setelah menyamakan skor menjelang jeda dan memanfaatkan penurunan tempo permainan serta kelengahan pertahanan Persiku pada babak kedua.
  • How?
    Persiku unggul lebih dulu melalui sepakan Vitor Barata, tetapi PSPS menyamakan skor lewat Asir Asiz sebelum menambah tiga gol pada babak kedua dan waktu tambahan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Persiku Kudus kalah 1-4 dari PSPS Pekanbaru. Vitor Barata membuat gol dulu untuk Persiku, tapi PSPS lalu membuat empat gol. Persiku belum menang dalam enam pertandingan dan ada di paling bawah Grup Barat tanpa poin. Sekarang Persiku akan bermain melawan Semen Padang pada 24 Oktober 2026.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Meski hasil akhir belum berpihak, Persiku Kudus menunjukkan bahwa mereka mampu membuka pertandingan dengan berani melalui penguasaan permainan, peluang-peluang tercipta, dan gol terukur Vitor Barata. Respons agresif setelah tertinggal juga memperlihatkan semangat bertanding yang tetap terjaga, sementara laga kandang berikutnya memberi kesempatan untuk menampilkan perbaikan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kudus, IDN Times - Persiku Kudus gagal memutus rapor negatif di kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027. Itu setelah mereka mengalami kekalahan dari PSPS Pekanbaru di Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru, Minggu (18/10/2026). Persiku tumbang dengan skor akhir 1-4.

Persiku melakoni laga dengan tidak mudah melawan PSPS Pekanbaru. Meski sempat membuat kejutan lewat gol Vitor Barata, tim berjuluk Macan Muria gagal mempertahankan keunggulan hingga akhir pertandingan. Ini menjadi bukti jika Persiku belum memiliki soliditas tim yang kuat.

1. Persiku Kudus sempat memberikan perlawanan ketat

Persiku Kudus sebenarnya tampil tidak terlalu buruk dalam laga menghadapi PSPS Pekanbaru. Buktinya, Macan Muria mampu menguasai jalannya pertandingan sepanjang 20 menit pertama. Persiku melakukannya dengan menciptakan beberapa peluang ke gawang PSPS.

Bahkan, Persiku mampu membuat kejutan terlebih dahulu. Mereka mencetak gol pembuka melalui sepakan Vitor Barata pada menit ke-20. Gelandang berkebangsaan Portugal itu mencatatkan namanya di papan skor setelah melakukan eksekusi bola terukur ke gawang PSPS.

Persiku terus menggempur lini pertahanan PSPS Pekanbaru demi menggandakan keunggulan. Mereka kembali menciptakan peluang melalui upaya Restu Akbar dan Safna Delpi pada paruh babak. Namun, kedua peluang menemui jalan buntu lantaran Dicki Agung tampil impresif di bawah mistar gawang PSPS.

Di sisi PSPS Pekanbaru, upaya kubu lawan mulai membuahkan hasil saat memasuki menit ke-43. Tim berjuluk Askar Bertuah berhasil mencetak gol balasan melalui determinasi Asir Asiz. Gol pemain berusia 23 tahun itu sekaligus menutup jalannya babak pertama dengan skor 1-1 bagi kedua tim.

2. Persiku Kudus gagal menandingi kekuatan PSPS Pekanbaru

Saat memasuki babak kedua, tempo permainan Persiku Kudus sedikit menurun. Hal ini langsung dimanfaatkan kubu lawan guna membalikkan keadaan. Buktinya, PSPS Pekanbaru mampu mencetak gol kedua melalui eksekusi bola Antonio Gamaroni pada menit ke-52.

Persiku Kudus merespons dengan meningkatkan agresivitas permainan di lapangan. Macan Muria tercatat beberapa kali menebar ancaman ke lini pertahanan PSPS. Persiku menciptakan peluang lewat upaya Vitor Barata dan Nurhidayat. Namun, semua peluang tetap menemui jalan buntu untuk menyamakan skor.

Sayangnya, alih-alih mencetak gol balasan, Persiku justru ditimpa nasib sial lagi. Gawang mereka kebobolan untuk ketiga kali setelah PSPS menambah keunggulan melalui Natanael Siringoringo pada menit ke-70. Sang pemain mencetak gol usai memanfaatkan kelengahan di barisan pertahanan Persiku.

Lebih sialnya lagi, PSPS Pekanbaru kembali mencetak gol keempat pada menit tambahan 90+1. Gol lahir dari determinasi Matheus Machado. Gol pemain asal Brasil itu sekaligus menutup kemenangan PSPS dengan skor akhir 4-1 atas Persiku Kudus.

3. Persiku Kudus terpuruk di persaingan Grup Barat

Kekalahan dari PSPS Pekanbaru memperpanjang penderitaan Persiku Kudus di Championship 2026/2027. Persiku belum sekali pun meraih kemenangan dalam total enam pertandingan. Bahkan, tim Macan Muria mesti melewati lima pertandingan berturut-turut dengan kekalahan.

Rapor tersebut membuat Persiku belum beranjak di peta klasemen Grup Barat Championship 2026/2027. Macan Muria masih terbenam di dasar klasemen tanpa perolehan poin dari enam pertandingan. Persiku berjarak beberapa poin dari Persiraja Banda Aceh dan Adhyaksa FC Bekasi sebagai pesaing terdekat di posisi papan bawah.

Kini, Persiku wajib berupaya bangkit dalam laga selanjutnya. Macan Muria akan menghadapi Semen Padang FC di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Sabtu (24/10/2026) mendatang. Persiku diuntungkan dengan status pertandingan kandang melawan Semen Padang. Ayo bangkit Macan Muria!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article