Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
PSIS Menang Lawan Adhyaksa 1-0, Widodo: Harusnya Bisa Lebih dari Satu
PSIS Semarang melawan Adhyaksa FC pada laga lanjutan Championship 2026/2027 di Stadion Jatidiri, Sabtu (3/10/2026). (dok. PSIS)
  • PSIS Semarang menang 1-0 atas Adhyaksa FC Bekasi di Stadion Jatidiri melalui gol sundulan Miftahul Hamdi pada menit ke-44.

  • Pelatih Widodo C Putro menilai PSIS seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol, tetapi akurasi umpan, timing, keputusan, dan final pass masih perlu dievaluasi.

  • Hamdi bersyukur golnya membantu PSIS meraih tiga poin, sementara Widodo mengapresiasi kerja keras pemain, manajemen, dan dukungan suporter sepanjang laga.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
3 Oktober 2026

PSIS Semarang mengalahkan Adhyaksa FC Bekasi 1-0 di Stadion Jatidiri dan mengamankan tiga poin.

menit ke-44

Miftahul Hamdi mencetak satu-satunya gol PSIS melalui sundulan setelah menerima umpan Deri Corfe.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    PSIS Semarang mengalahkan Adhyaksa FC Bekasi 1-0 dan mengamankan tiga poin, dengan gol tunggal Miftahul Hamdi.
  • Who?
    PSIS Semarang, Adhyaksa FC Bekasi, pelatih PSIS Widodo C Putro, Miftahul Hamdi, dan Deri Corfe terlibat dalam pertandingan ini.
  • Where?
    Pertandingan berlangsung di Stadion Jatidiri, Semarang.
  • When?
    Laga digelar pada Sabtu malam, 3 Oktober 2026. Gol kemenangan PSIS tercipta pada menit ke-44 menjelang babak pertama berakhir.
  • Why?
    PSIS menang karena mampu mempertahankan gol sundulan Miftahul Hamdi, meski sejumlah peluang tambahan tidak berujung gol akibat akurasi umpan, timing, dan final pass yang belum maksimal.
  • How?
    Hamdi mencetak gol setelah menerima umpan Deri Corfe. Kedua tim saling menyerang dan melakukan transisi, sementara PSIS menjaga keunggulan hingga peluit panjang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
PSIS Semarang menang 1-0 melawan Adhyaksa FC Bekasi di Stadion Jatidiri. Miftahul Hamdi membuat gol dengan sundulan pada menit ke-44. Pelatih Widodo senang timnya menang, tapi ia bilang PSIS harus lebih baik saat mengoper bola dekat gawang. Hamdi bersyukur bisa membantu tim mendapat tiga poin.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kemenangan tipis ini memperlihatkan ketangguhan PSIS Semarang dalam menjaga keunggulan di laga yang berlangsung saling menyerang. Gol Miftahul Hamdi dan kerja keras seluruh pemain memastikan tiga poin kandang, sementara dukungan suporter, manajemen, serta evaluasi terbuka dari pelatih menjadi bagian positif dari upaya tim membangun permainan yang lebih cermat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Semarang, IDN Times – PSIS Semarang memang mengamankan tiga poin setelah menundukkan Adhyaksa FC Bekasi 1-0. Namun, kemenangan di Stadion Jatidiri, Sabtu (3/10/2026) malam, belum sepenuhnya membuat Widodo C Putro puas.

1. Masih ada pekerjaan rumah di penyelesaian akhir

PSIS Semarang melawan Adhyaksa FC pada laga lanjutan Championship 2026/2027 di Stadion Jatidiri, Sabtu (3/10/2026). (dok. PSIS)

Pelatih kepala PSIS Semarang itu menilai, timnya masih memiliki pekerjaan rumah, terutama dalam penyelesaian akhir ketika sudah berhasil masuk ke area kotak penalti lawan.

Satu-satunya gol PSIS dicetak Miftahul Hamdi pada menit ke-44. Setelah itu, Laskar Mahesa Jenar beberapa kali memiliki peluang untuk menggandakan keunggulan, tetapi tidak ada yang berujung gol.

“Pertandingan tadi sangat luar biasa. Kedua tim saling menyerang dan melakukan transisi dari defend to attack. Adhyaksa juga melakukan hal yang sama,” kata Widodo seusai pertandingan.

Maka, pelatih asal Cilacap itu mengapresiasi kerja keras para pemain yang mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang. Namun, ia menilai PSIS seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol jika lebih cermat dalam mengirimkan umpan terakhir.

“Kita ada beberapa evaluasi. Kita sudah sampai di boks penalti, tetapi final pass memang harus kita perbaiki,” ujarnya.

2. Masalah akurasi umpan hingga final pass

PSIS Semarang melawan Adhyaksa FC pada laga lanjutan Championship 2026/2027 di Stadion Jatidiri, Sabtu (3/10/2026). (dok. PSIS)

Menurut Widodo, peluang untuk menambah gol sebenarnya cukup terbuka. Masalahnya, akurasi umpan, timing, dan keputusan pada momen akhir serangan belum maksimal.

“Harusnya tadi mungkin bisa lebih dari satu gol kalau kita lebih cermat, lebih jeli, atau lebih akurat untuk passing, timing, dan final pass-nya,” tambahnya.

Evaluasi tersebut menjadi penting, karena PSIS tidak selalu akan mendapatkan ruang dan peluang sebanyak yang mereka miliki saat menghadapi Adhyaksa.

Kemudian di tengah sejumlah peluang yang terbuang, Miftahul Hamdi menjadi pembeda.

Menerima umpan Deri Corfe, pemain asal Aceh tersebut mencetak gol melalui sundulan menjelang babak pertama berakhir.

Gol itu menjadi satu-satunya pembeda dalam pertandingan sekaligus mengantarkan PSIS meraih kemenangan kandang.

3. Hamdi bersyukur bisa bantu tim raih poin penuh

Gol tunggal yang dicetak Miftahul Hamdi pada menit ke-44 membawa PSIS Semarang unggul 1-0 saat melawan Adhyaksa FC di lanjutan Championship 2026/2027 yang berlangsung di Stadion Jatidiri, Semarang, Sabtu (3/10/2026) malam. (dok. PSIS)

Hamdi bersyukur golnya bisa membantu tim mengamankan tiga poin penting.

“Alhamdulillah, bersyukur kepada Allah telah memberikan tiga poin yang sangat penting pada pertandingan malam ini. Saya juga bersyukur bisa mencetak gol,” katanya.

Ia berharap kemenangan tersebut menjadi modal bagi PSIS untuk terus berkembang dan kembali meraih hasil positif pada pertandingan berikutnya.

Widodo pun memberikan apresiasi kepada pemain, manajemen, dan suporter yang terus memberikan dukungan sepanjang pertandingan.

“Terima kasih kepada pemain yang sudah bekerja keras, kemudian manajemen dan semuanya. Terima kasih juga kepada suporter yang dari awal sampai akhir terus menyemangati kami sehingga kami bisa mempertahankan kemenangan,” tutur Widodo.

Curated For You

Editorial Team

Related Article