Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

PSIS Semarang Ingin Lanjutkan Tren Positif Saat Lawan Persiraja Aceh

Kota Semarang
2 min read
PSIS Semarang Ingin Lanjutkan Tren Positif Saat Lawan Persiraja Aceh
Pemain PSIS Semarang gelar latihan jelang laga Championship 2026/2027. (dok. PSIS)
  • PSIS Semarang dalam tren positif jelang menjamu Persiraja Banda Aceh di Stadion Jatidiri, Jumat 9 Oktober 2026 pukul 19.00 WIB.

  • Pelatih Widodo C Putro menyatakan skuad PSIS siap tempur, tetapi mengingatkan pemain agar tidak meremehkan Persiraja dan menjaga konsentrasi sepanjang laga.

  • Widodo meminta seluruh pemain lebih agresif mengonversi peluang menjadi gol, karena kemenangan tim lebih penting daripada siapa pencetak golnya.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Semarang, IDN Times - PSIS Semarang sedang dalam tren positif menjelang menghadapi Persiraja Banda Aceh pada pekan kelima Championship 2026/2027. Namun, pelatih Widodo C Putro meminta anak asuhnya tidak terlena dengan hasil positif yang diraih dalam dua laga terakhir.

  1. 1. Skuad PSIS siap tempur

    Psis, latihan
    Pemain PSIS Semarang gelar latihan jelang laga Championship 2026/2027. (dok. PSIS)

    Sesuai jadwal, Laskar Mahesa Jenar akan menjamu Laskar Rencong di Stadion Jatidiri Semarang, Jumat (9/10/2026) pukul 19.00 WIB.

    Widodo memastikan, skuadnya dalam kondisi siap tempur. Bahkan, ia menilai kesiapan pemain bisa melebihi 100 persen.

    “Saya kira kami sudah siap, bahkan bukan 100 persen lagi. Anak-anak mungkin bisa melebihi itu,” ungkapnya di Semarang, Kamis (8/10/2026).

    Meski demikian, ia langsung mengingatkan pemainnya agar tidak meremehkan Persiraja.

    “Namun saya wanti-wanti juga kepada mereka supaya tidak meremehkan lawan,” tegas Widodo.

  2. 2. Widodo minta pemain jaga konsentrasi

    Pelatih PSIS Semarang, Widodo C Putro (WCP). (dok. PSIS)
    Pelatih PSIS Semarang, Widodo C Putro (WCP). (dok. PSIS)

    Ia menyadari Persiraja belum meraih kemenangan hingga memasuki pekan kelima. Namun, kondisi tersebut tidak membuat PSIS menganggap remeh tim asal Banda Aceh tersebut.

    Menurutnya, Persiraja tetap memiliki kemampuan untuk menciptakan peluang dan mencetak gol.

    “Kami tetap respect kepada mereka karena mereka juga masih bisa menciptakan gol,” kata Widodo.

    Maka itu, PSIS diminta tetap menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan. Terlebih, bermain di kandang sendiri membuat PSIS dituntut mampu memanfaatkan setiap peluang yang didapat.

    Selain meminta pemain tidak jemawa, Widodo juga menyoroti penyelesaian akhir PSIS.

  3. 3. Pemain harus lebih agresif cetak gol

    psis, psis latihan
    Pemain PSIS Semarang menjalani sesi latihan. (dok. PSIS)

    Pada pertandingan sebelumnya, PSIS dinilai memiliki cukup banyak peluang, tetapi belum semuanya berhasil dikonversi menjadi gol.

    Widodo pun meminta seluruh pemain lebih agresif ketika mendapatkan kesempatan mencetak gol. Tugas tersebut menurutnya bukan hanya milik striker atau pemain depan.

    “Saya suka menyerang, suka banyak gol. Saya harapkan setiap pemain, siapa pun itu, bukan hanya striker, bukan hanya pemain depan, peluang sekecil apa pun diusahakan untuk bisa menjadi gol,” tegasnya.

    Bagi Widodo, pencetak gol bukan menjadi persoalan utama. Yang paling penting adalah PSIS mampu mengamankan kemenangan.

    “Tapi yang terpenting bukan siapa yang mencetak gol, tetapi bagaimana tim ini bisa memenangkan pertandingan. Itu yang jauh lebih penting,” pungkasnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More