Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
PSIS Semarang Ingin Lanjutkan Tren Positif Saat Lawan Persiraja Aceh
Pemain PSIS Semarang gelar latihan jelang laga Championship 2026/2027. (dok. PSIS)
  • PSIS Semarang dalam tren positif jelang menjamu Persiraja Banda Aceh di Stadion Jatidiri, Jumat 9 Oktober 2026 pukul 19.00 WIB.

  • Pelatih Widodo C Putro menyatakan skuad PSIS siap tempur, tetapi mengingatkan pemain agar tidak meremehkan Persiraja dan menjaga konsentrasi sepanjang laga.

  • Widodo meminta seluruh pemain lebih agresif mengonversi peluang menjadi gol, karena kemenangan tim lebih penting daripada siapa pencetak golnya.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
dua laga terakhir

PSIS meraih hasil positif dalam dua pertandingan terakhir menjelang menghadapi Persiraja Banda Aceh.

8 Oktober 2026

Widodo C Putro memastikan skuad PSIS siap menghadapi Persiraja dan mengingatkan pemain agar tidak meremehkan lawan.

9 Oktober 2026

PSIS Semarang dijadwalkan menjamu Persiraja Banda Aceh di Stadion Jatidiri Semarang pada pekan kelima Championship 2026/2027.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    PSIS Semarang bersiap melanjutkan tren positif saat menjamu Persiraja Banda Aceh pada pekan kelima Championship 2026/2027.
  • Who?
    PSIS Semarang, Persiraja Banda Aceh, pelatih PSIS Widodo C Putro, serta para pemain kedua tim terlibat dalam pertandingan ini.
  • Where?
    Pertandingan akan berlangsung di Stadion Jatidiri, Semarang.
  • When?
    PSIS menghadapi Persiraja pada Jumat, 9 Oktober 2026, pukul 19.00 WIB. Widodo menyampaikan kesiapan tim pada Kamis, 8 Oktober 2026.
  • Why?
    PSIS ingin mempertahankan hasil positif dari dua laga terakhir dan mengamankan kemenangan, sementara Persiraja belum meraih kemenangan hingga pekan kelima.
  • How?
    Widodo meminta pemain tetap berkonsentrasi, tidak meremehkan Persiraja, memanfaatkan peluang, dan lebih agresif mencetak gol dari seluruh posisi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
PSIS Semarang mau main lawan Persiraja Banda Aceh di Stadion Jatidiri pada Jumat malam. Pelatih Widodo bilang pemain PSIS sudah siap sekali. Tapi mereka tidak boleh menganggap Persiraja mudah. PSIS harus tetap fokus dan lebih berani membuat gol. Widodo ingin timnya menang, tidak peduli siapa yang mencetak gol.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Tren positif PSIS menjadi modal yang diperkuat oleh kesiapan skuad, tetapi sikap Widodo C Putro menjaga suasana tetap terukur. Penekanan pada respek terhadap Persiraja, konsentrasi penuh, dan keberanian seluruh pemain memanfaatkan peluang menunjukkan dorongan untuk membangun permainan kolektif yang lebih tajam tanpa kehilangan kewaspadaan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Semarang, IDN Times - PSIS Semarang sedang dalam tren positif menjelang menghadapi Persiraja Banda Aceh pada pekan kelima Championship 2026/2027. Namun, pelatih Widodo C Putro meminta anak asuhnya tidak terlena dengan hasil positif yang diraih dalam dua laga terakhir.

1. Skuad PSIS siap tempur

Pemain PSIS Semarang gelar latihan jelang laga Championship 2026/2027. (dok. PSIS)

Sesuai jadwal, Laskar Mahesa Jenar akan menjamu Laskar Rencong di Stadion Jatidiri Semarang, Jumat (9/10/2026) pukul 19.00 WIB.

Widodo memastikan, skuadnya dalam kondisi siap tempur. Bahkan, ia menilai kesiapan pemain bisa melebihi 100 persen.

“Saya kira kami sudah siap, bahkan bukan 100 persen lagi. Anak-anak mungkin bisa melebihi itu,” ungkapnya di Semarang, Kamis (8/10/2026).

Meski demikian, ia langsung mengingatkan pemainnya agar tidak meremehkan Persiraja.

“Namun saya wanti-wanti juga kepada mereka supaya tidak meremehkan lawan,” tegas Widodo.

2. Widodo minta pemain jaga konsentrasi

Pelatih PSIS Semarang, Widodo C Putro (WCP). (dok. PSIS)

Ia menyadari Persiraja belum meraih kemenangan hingga memasuki pekan kelima. Namun, kondisi tersebut tidak membuat PSIS menganggap remeh tim asal Banda Aceh tersebut.

Menurutnya, Persiraja tetap memiliki kemampuan untuk menciptakan peluang dan mencetak gol.

“Kami tetap respect kepada mereka karena mereka juga masih bisa menciptakan gol,” kata Widodo.

Maka itu, PSIS diminta tetap menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan. Terlebih, bermain di kandang sendiri membuat PSIS dituntut mampu memanfaatkan setiap peluang yang didapat.

Selain meminta pemain tidak jemawa, Widodo juga menyoroti penyelesaian akhir PSIS.

3. Pemain harus lebih agresif cetak gol

Pemain PSIS Semarang menjalani sesi latihan. (dok. PSIS)

Pada pertandingan sebelumnya, PSIS dinilai memiliki cukup banyak peluang, tetapi belum semuanya berhasil dikonversi menjadi gol.

Widodo pun meminta seluruh pemain lebih agresif ketika mendapatkan kesempatan mencetak gol. Tugas tersebut menurutnya bukan hanya milik striker atau pemain depan.

“Saya suka menyerang, suka banyak gol. Saya harapkan setiap pemain, siapa pun itu, bukan hanya striker, bukan hanya pemain depan, peluang sekecil apa pun diusahakan untuk bisa menjadi gol,” tegasnya.

Bagi Widodo, pencetak gol bukan menjadi persoalan utama. Yang paling penting adalah PSIS mampu mengamankan kemenangan.

“Tapi yang terpenting bukan siapa yang mencetak gol, tetapi bagaimana tim ini bisa memenangkan pertandingan. Itu yang jauh lebih penting,” pungkasnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article