Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi sepak bola (pexels.com/Pixabay)
ilustrasi sepak bola (pexels.com/Pixabay)

Intinya sih...

  • Persekat Tegal kalah 1-2 dari Garudayaksa FC

  • Persekat tertinggal lewat gol Alfin Kelilauw, gagal menyamakan skor hingga akhir

  • Hasil ini membuat Persekat masih tertahan di persaingan papan bawah klasemen Grup Barat

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Tegal, IDN Times - Persekat Tegal memulai putaran ketiga babak penyisihan Grup Barat Pegadaian Championship 2025/2026 dengan meraih hasil minor. Tim berjuluk Laskar Ki Gede Sebayu mengalami kekalahan dari Garudayaksa FC di Stadion Pakansari, Kab. Bogor, Sabtu (14/2/2026) sore. Persekat tumbang dengan skor 1-2.

Persekat Tegal melakoni laga dengan tidak mudah melawan Garudayaksa FC. Sempat kecolongan lewat gol Alfin Kelilauw, Laskar Ki Gede Sebayu tetap gagal menyamakan skor hingga akhir pertandingan. Hasil ini membuat Persekat masih tertahan di persaingan papan bawah klasemen Grup Barat.

1. Persekat tertinggal lewat gol Alfin Kelilauw

Persekat Tegal tampil susah payah sejak awal pertandingan. Laskar Ki Gede Sebayu mesti menghadapi pola permainan agresif yang ditampilkan Garudayaksa FC. Ini membuat Persekat bermain di bawah tekanan sepanjang 20 menit pertama.

Bahkan, Persekat Tegal kecolongan lebih dahulu. Gawang mereka dijebol Garudayaksa FC lewat kontribusi Alfin Faiz Kelilauw pada menit ke-24. Pemain muda berusia 19 tahun itu mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan umpan silang Andik Vermansah dari sektor kanan lapangan.

Persekat Tegal merespons dengan meningkatkan tempo permainan. Mereka menciptakan peluang emas pertama lewat determinasi Genta Alparedo pada menit ke-26. Namun, eksekusi bola pemain kelahiran Padang, Sumatera Barat, tersebut melebar tipis dari sasaran.

Persekat kembali menebar ancaman lewat tendangan spekulasi Pedro Matos pada menit ke-38. Sialnya, upaya penyerang sayap berkebangsaan Portugal itu dapat digagalkan kiper Garudayaksa FC. Ini membuat Laskar Ki Gede Sebayu tertinggal 0-1 hingga jeda babak.

2. Sempat membalas, Persekat gagal menyamakan skor hingga akhir

Persekat Tegal tampil lebih berani pada babak kedua. Laskar Ki Gede Sebayu mulai mengembangkan skema permainan dari berbagai sektor lapangan. Ini dibuka dengan peluang dari tendangan Rocky Mandosir pada menit ke-71.

Bahkan, gol yang ditunggu-tunggu Persekat Tegal tercipta tak lama kemudian. Laskar Ki Gede Sebayu mencetak gol balasan lewat penyelesaian akhir Hamdi Sula pada menit ke-78. Gol ini datang setelah Hamdi Sula memanfaatkan umpan terukur dari Iuri Barbosa.

Hanya saja, Garudayaksa FC kembali membalas. Mereka sukses menggandakan keunggulan melalui sundulan kepala Adittia Gigis pada menit ke-88. Gelandang bernomor punggung 5 itu mencetak gol setelah menerima umpan Rahma Nico.

3. Persekat tertahan di papan bawah klasemen Grup Barat

Hasil tersebut memperpanjang catatan tanpa kemenangan Persekat Tegal di Grup Barat Championship 2025/2026. Kini, Laskar Ki Gede Sebayu gagal menang dalam empat laga beruntun. Persekat sebelumnya mengalami kekalahan 0-2 dari PSPS Pekanbaru serta imbang 0-0 kontra Persiraja Banda Aceh dan Persikad.

Catatan buntu membuat Persekat Tegal gagal merangkak naik di klasemen Grup Barat Championship 2025/2026. Mereka masih tertahan di peringkat ke-9 dengan raihan 19 poin dari 19 pertandingan. Persekat hanya berjarak satu peringkat dari Sriwijaya FC di dasar klasemen.

Persekat Tegal harus meraih hasil lebih baik pada pertandingan selanjutnya. Laskar Ki Gede Sebayu akan menghadapi PSMS Medan di Stadion Trisanja, Tegal, pada Sabtu (21/2/2026) mendatang. Persekat diuntungkan sebagai tuan dalam laga tersebut. Mampukah mereka meraih kemenangan?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team