Semarang, IDN Times - Suporter PSIS Semarang dilarang hadir saat laga pekan ke-28 melawan Bali United di Stadion I Wayan Dipta, Jumat (8/3/2024). Panitia pelaksana (Panpel) Bali United FC menyampaikan larangan itu melalui surat kepada Manajemen dan Panpel PSIS Semarang, Kamis (7/3/2024).
Suporter PSIS Semarang Dilarang Hadir Saat Laga Lawan Bali United
1. PSIS unggah surat larangan suporter hadir
Melalui akun Instagram resmi PSIS Semarang @psisfcofficial, terdapat lima poin yang disampaikan dalam surat bernomor 008/BBS-F/GC/III/2024 dengan perihal ‘Penyampaian Larangan Kehadiran Suporter’.
Yang bertanda tangan di dalam surat mewakili Manajemen Bali United, Ketua LOC, I Ketut Suantika menyampaikan, beberapa hal jelang pertandingan lanjutan BRI Liga 1 2023/2024 di Stadion Dipta, Jumat (8/3/3034).
2. Suporter tim tuan rumah dilarang fasilitasi pembelian tiket
Pertama, melarang suporter tim tamu untuk tidak hadir di Stadion Kapten I Wayan Dipta saat pertandingan, sesuai dengan Pasal 51 poin 6. Regulasi BRI Liga 1 2023/2024.
Kedua, pernyataan ini menjadi tanggung jawab kedua tim untuk sama sama mensosialisasikan melalui seluruh media official masing-masing tim dan secara langsung kepada perwakilan kelompok suporter.
Ketiga, menghimbau kepada suporter tim tuan rumah untuk tidak membantu atau memfasilitasi pembelian tiket untuk suporter tim tamu.
3. Demi kondusivitas sepak bola tanah air
Keempat, Panpel Bali United FC berhak melarang suporter tim tamu yang terbukti membawa atribut untuk masuk ke dalam stadion Kapten I Wayan Dipta walaupun suporter yang bersangkutan memiliki tiket resmi pertandingan.
Kelima, semua kerugian yang dialami oleh suporter akibat melanggar keputusan ini, tidak menjadi tanggungjawab kedua klub baik Bali United FC maupun PSIS Semarang.
Ketut menegaskan, surat ini dibuat semata-mata demi kelancaran jalannya pertandingan serta kondusivitas sepak bola tanah air dalam masa transformasi sepakbola Indonesia.