Ilustrasi obyek wisata. ANTARA FOTO/Basri Marzuki
Lebih lanjut, Riyadi mengatakan saat ini juga terdapat 264 wisata yang masih tutup dan 238 lokasi lainnya sedang dilakukan simulasi pembukaan.
"Jadi ada 32 persen obyek wisata di Jawa Tengah yang masih ditutup. Tapi ada 188 lokasi sudah buka. Mengingat level PPKM kabupaten/kota saat ini semakin menurun, maka tidak menutup kemungkinan jumlah wisata yang dibuka akan bertambah banyak," jelasnya.
Sejauh ini pihaknya sedang memantau uji coba pembukaan obyek wisata Tirto Arum di Kendal, Lawu Park Karanganyar, Ciptagawa Wonogiri dan lokawisata Baturaden, Banyumas.
"Kita juga akan pasang Peduli Lindungi di Baturaden dan Lawu. Kalau di sana susah sinyal, ya kita komunikasikan dengan pihak Kominfo setempat untuk memperkuat sinyal. Kalau kondisinya benar-benar gak bisa ya pakai pengecekan kesehatan secara manual," sergahnya.
Pihaknya berharap setiap pengelola wisata bisa mematuhi aturan protokol kesehatan untuk mencegah terjadinya penyebaran COVID-19. Selain itu, aplikasi Peduli Lindungi mesti diterapkan dengan benar supaya bisa mendeteksi risiko paparan COVID-19 yang dibawa oleh para wisatawan.