Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Jelajah Candi Borobudur Kini Bisa Sambil Selamatkan Bumi, Mulai dari Tiket Masuk
Wisatawan Candi Borobudur Bisa Menetralkan Jejak Karbon Perjalanannya Lewat Tiket Masuk. (dok InJourney Destination Management)
  • Candi Borobudur menjadi destinasi warisan budaya pertama di Indonesia yang menyediakan opsi kredit karbon sukarela langsung saat pembelian tiket masuk.

  • Wisatawan dapat menambah kontribusi, menerima sertifikat pribadi, memantau dampak kolektif, serta mendukung proyek energi terbarukan dan konservasi Pertamina NRE yang terdaftar resmi.

  • Program kolaborasi InJourney Destination Management dan Pertamina NRE ini menjadikan Borobudur kawasan percontohan pariwisata berkelanjutan sebelum diperluas ke destinasi lain.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
kini

Candi Borobudur menghadirkan opsi kredit karbon sukarela dalam sistem pembelian tiket. Wisatawan dapat menambahkan kontribusi untuk mendukung proyek energi terbarukan dan konservasi alam.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Candi Borobudur menyediakan opsi pembelian kredit karbon sukarela dalam sistem pendaftaran tiket masuk untuk membantu wisatawan mengimbangi emisi perjalanan.
  • Who?
    Wisatawan Candi Borobudur, InJourney Destination Management, Pertamina New & Renewable Energy, serta PT Taman Wisata Borobudur terlibat dalam pelaksanaan program ini.
  • Where?
    Program diterapkan di kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah; peresmiannya berlangsung di Manohara Borobudur Cultural Center.
  • When?
    Opsi kredit karbon telah resmi tersedia saat wisatawan membeli tiket masuk Candi Borobudur. Tanggal peresmian per saat ini masih belum diketahui.
  • Why?
    Program dijalankan untuk mendukung dekarbonisasi perjalanan wisata, pembiayaan energi terbarukan dan konservasi alam, serta pengembangan pariwisata berkelanjutan.
  • How?
    Wisatawan menambahkan kontribusi sukarela saat membeli tiket. Dana dialokasikan ke proyek Pertamina NRE terdaftar, sementara peserta menerima sertifikat dan dapat memantau dampak kolektifnya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Magelang, IDN Times - Liburan ke Candi Borobudur kini semakin berkesan dan bermakna. Wisatawan yang berkunjung ke destinasi warisan budaya dunia ini tidak hanya disuguhkan kemegahan sejarah dan lanskap alam yang memukau, tetapi juga diajak berkontribusi langsung menjaga kelestarian bumi lewat fitur penetral jejak karbon saat membeli tiket masuk.

Candi Borobudur resmi menjadi destinasi warisan budaya pertama di Indonesia yang menghadirkan opsi kredit karbon sukarela secara langsung di sistem pendaftaran tiket. Setiap wisatawan kini memiliki pilihan untuk mengimbangi emisi dari perjalanan mereka dengan cara yang sangat praktis.

1. Kemudahan dan Transparansi bagi Wisatawan

Wisata Sunset di Candi Borobudur. (Dok Taman Wisata Borobudur)

Saat membeli tiket masuk, pengunjung dapat memilih untuk menambahkan kontribusi sukarela. Melalui skema ini, wisatawan akan mendapatkan berbagai kemudahan dan kepastian dampak lingkungan:

Pengunjung menerima sertifikat resmi atas nama pribadi sebagai bukti partisipasi aktif menjaga bumi.

Wisatawan dapat memantau sejauh mana kontribusi mereka berdampak secara kolektif.

Setiap rupiah yang disalurkan langsung dialokasikan untuk proyek energi terbarukan serta konservasi alam Pertamina NRE yang terdaftar resmi di Sistem Registri Unit Karbon di bawah Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia.

2. Sinergi Nyata untuk Pariwisata Hijau

Wisatawan Candi Borobudur Bisa Menetralkan Jejak Karbon Perjalanannya Lewat Tiket Masuk. (dok InJourney Destination Management)

Inisiatif ini lahir dari kerja sama strategis antara InJourney Destination Management selaku pengelola kawasan dan Pertamina New & Renewable Energy. Momen peresmian dihadiri langsung oleh Direktur Utama Pertamina NRE John Anis, Direktur Operasi InJourney Destination Management Indung Purwita Jati, serta Direktur Utama PT Taman Wisata Borobudur Mardijono Nugroho di Manohara Borobudur Cultural Center, Magelang.

Direktur Operasi InJourney Destination Management, Indung Purwita Jati, menyampaikan bahwa kenyamanan liburan dan kelestarian lingkungan kini bisa berjalan beriringan.

"Langkah dekarbonisasi tidak bisa berdiri sendiri. Kami perlu melihat seluruh perjalanan wisatawan, mulai dari perjalanan menuju destinasi hingga energi yang digunakan di dalam kawasan. Karena itu, kolaborasi menjadi bagian penting dari upaya kami membangun destinasi yang lebih berkelanjutan," ujar Indung Purwita Jati.

Di sisi lain, Direktur Utama Pertamina NRE, John Anis, menegaskan bahwa program ini memberikan pengalaman liburan yang jauh lebih bernilai bagi para pelancong.

"Borobudur adalah wajah Indonesia di mata dunia. Kami ingin pengalaman mengunjunginya juga mencerminkan arah Indonesia ke depan, rendah karbon, transparan, dan melibatkan semua orang. Bersama InJourney, kami menghadirkan kredit karbon dari bisnis energi ramah lingkungan Pertamina NRE langsung ke tangan wisatawan. Melalui skema ini, wisatawan tidak hanya menikmati warisan budaya, tetapi juga dapat memilih untuk turut berkontribusi mendukung transisi energi Indonesia dengan cara yang terukur dan dapat diverifikasi," jelas John Anis.

3. Awal Baru Perjalanan Wisata Ramah Lingkungan

Wisatawan Candi Borobudur Bisa Menetralkan Jejak Karbon Perjalanannya Lewat Tiket Masuk. (dok InJourney Destination Management)

Candi Borobudur menjadi kawasan percontohan pertama sebelum skema serupa diperluas ke berbagai destinasi wisata unggulan lainnya di bawah naungan InJourney. Langkah ini didukung integrasi energi terbarukan, pengelolaan limbah ramah lingkungan, hingga penyediaan fasilitas kendaraan listrik di kawasan wisata.

Hadirnya inovasi ini menjadikan perjalanan ke Candi Borobudur tidak lagi sebatas liburan biasa. Wisatawan kini dapat menikmati keagungan Candi Borobudur sekaligus bangga menjadi bagian dari gerakan pariwisata berkelanjutan untuk masa depan Indonesia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article