Wisatawan Candi Borobudur Bisa Menetralkan Jejak Karbon Perjalanannya Lewat Tiket Masuk. (dok InJourney Destination Management)
Inisiatif ini lahir dari kerja sama strategis antara InJourney Destination Management selaku pengelola kawasan dan Pertamina New & Renewable Energy. Momen peresmian dihadiri langsung oleh Direktur Utama Pertamina NRE John Anis, Direktur Operasi InJourney Destination Management Indung Purwita Jati, serta Direktur Utama PT Taman Wisata Borobudur Mardijono Nugroho di Manohara Borobudur Cultural Center, Magelang.
Direktur Operasi InJourney Destination Management, Indung Purwita Jati, menyampaikan bahwa kenyamanan liburan dan kelestarian lingkungan kini bisa berjalan beriringan.
"Langkah dekarbonisasi tidak bisa berdiri sendiri. Kami perlu melihat seluruh perjalanan wisatawan, mulai dari perjalanan menuju destinasi hingga energi yang digunakan di dalam kawasan. Karena itu, kolaborasi menjadi bagian penting dari upaya kami membangun destinasi yang lebih berkelanjutan," ujar Indung Purwita Jati.
Di sisi lain, Direktur Utama Pertamina NRE, John Anis, menegaskan bahwa program ini memberikan pengalaman liburan yang jauh lebih bernilai bagi para pelancong.
"Borobudur adalah wajah Indonesia di mata dunia. Kami ingin pengalaman mengunjunginya juga mencerminkan arah Indonesia ke depan, rendah karbon, transparan, dan melibatkan semua orang. Bersama InJourney, kami menghadirkan kredit karbon dari bisnis energi ramah lingkungan Pertamina NRE langsung ke tangan wisatawan. Melalui skema ini, wisatawan tidak hanya menikmati warisan budaya, tetapi juga dapat memilih untuk turut berkontribusi mendukung transisi energi Indonesia dengan cara yang terukur dan dapat diverifikasi," jelas John Anis.