TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

5 Hal yang Wajib Diperhatikan untuk Mempersiapkan Dana Pensiun Kamu

Yuk, siapkan sedini mungkin dengan bijak mengatur keuangan

ilustrasi pasangan lansia (Pexels.com/Tristan Le)

Mempunyai masa depan yang cerah dan terjamin pastinya menjadi impian setiap orang, termasuk kamu, kan. Pada umumnya, tujuan memiliki dana pensiun adalah untuk menjadi mandiri secara keuangan di masa tua.

Hilangnya sumber pendapatan tetap setiap bulan dan beberapa risiko yang dapat terjadi saat masa tua bisa diminimalisir dengan memiliki dana pensiun yang sudah disiapkan sedini mungkin.

“Mempersiapkan dana pensiun adalah salah satu kewajiban esensial. Mereka yang hanya memiliki pendapatan hanya dari satu sumber saja tentu harus lebih bijak dalam mengelola keuangan, termasuk mempersiapkan tabungan hari tua. Memiliki dana pensiun sama halnya dengan mempersiapkan dana darurat di hari tua” ujar COO & Co-founder Qoala, Tommy Martin dalam keterangan resminya kepada IDN Times, Rabu (2/3/2022).

Kamu tidak harus menghabiskan banyak uang untuk mempersiapkan dana masa tua. Jika dilakukan dengan konsisten dan berkelanjutan, kamu bisa menyisihkan sedikit dari penghasilan masa kini. Lalu, apa saja yang harus kamu siapkan? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

1. Tentukan masa pensiun

Ilustrasi uang. (ANTARA FOTO/Jojon)

Menentukan kapan kamu pengin pensiun menjadi patokan penting dalam memperhitungkan dana pensiun. Semua harus diperhitungkan dengan matang dan harus memiliki strategi keuangan khusus.

Semakin dini dana pensiun dipersiapkan, semakin ringan pula usaha dalam mengumpulkan dana yang dibutuhkan. Catat

Baca Juga: Bisa Jadi Investasi Jangka Panjang, Ini 4 Kiat Pilih Reksa Dana Saham

2. Cari tahu dan hitung kebutuhan di masa pensiun

Ilustrasi aplikasi insurtech Qoala (Dok. Qoala)

Kebutuhan memang tidak bisa diprediksi tapi bisa diketahui dengan rancangan perhitungan untuk setiap kebutuhan, lho. Kayak kebutuhan harian atau bulanan di masa sekarang, kebutuhan di masa pensiun tentu tidak jauh berbeda.

Ada beberapa hal yang tetap kamu butuhkan seperti menabung, pengeluaran pokok rumah hingga membayar asuransi. Saat menghitung biaya kebutuhan masa pensiun, kamu bisa mencoret beberapa kebutuhan yang tidak akan ada lagi di masa tua nanti. Seperti biaya transportasi ke kantor dan sebagainya.

3. Belajar memprioritaskan kebutuhan

Ilustrasi belanja (IDN Times/Arief Rahmat)

Kamu harus memisahkan kebutuhan dan keinginan. Buat kamu yang merasa boros, harus berusaha mendisiplinkan diri. Pastikan pengeluaranmu tidak melebihi pendapatan.

Bagaimana kamu bisa dapat memprioritaskan kebutuhan? Pahami perbedaan antara keperluan dan keinginan.

Kebutuhan merupakan pengeluaran yang harus ada supaya bisa menjalankan kehidupan sehari-hari dengan baik. Seperti uang sewa, makanan dan sebagainya.

Sedangkan keinginan adalah pengeluaran yang bisa membuat hidupmu lebih nyaman, tapi tidak sepenting kebutuhan.

4. Mulai berhemat dengan merencanakan pengeluaran saat masa kini

pexels.com

Perencanaan pengeluaran yang cermat adalah salah satu cara yang paling membantu untuk menghemat uang. Jika selalu membelanjakan sesuai keinginan dan nafsu semata, keuangan akan bocor sehingga kamu tidak tahu ke mana perginya uangmu.

Misalnya, setiap pergi ke supermarket, pastikan untuk menulis barang-barang yang pengin kamu beli dan berbelanja sesuai catatan tersebut. Setelah kamu mulai merencanakan dan melacak pengeluaran, nanti akan melihat perbedaan yang signifikan dan bisa menghemat uang setiap bulan.

Dana yang berhasil dihemat itu dapat kamu alokasikan sebagai dana simpanan untuk masa pensiun.

Baca Juga: Kenali dan Pahami 7 Keuntungan Investasi Sukuk Ritel, Syariah Abis!

Berita Terkini Lainnya