5 Cara Menghadapi Keluarga yang Terlalu Ingin Tahu Rencana Masa Depan

- Jangan terlalu berlebihan menceritakan rencana masa depan kepada orang lain, termasuk keluarga terdekat.
- Fokuskan pembicaraan saat berkumpul dengan keluarga pada hal-hal lain yang seru dan merekatkan kekeluargaan.
- Hindari oversharing dan jaga rahasia rencana masa depan agar tidak memancing rasa penasaran keluarga terdekat.
Setiap orang pasti memiliki impian dan rencana masa depan yang sedang diperjuangkan. Proses mencapai tujuan tersebut sering kali penuh tantangan. Sayangnya, hambatan tidak hanya datang dari diri sendiri, tetapi juga dari rasa ingin tahu berlebihan (kepo) orang-orang terdekat, termasuk keluarga.
Kamu perlu selektif dalam membagikan rencana hidup. Berikut adalah lima strategi menghadapi anggota keluarga yang terlalu penasaran dengan apa yang sedang kamu perjuangkan.
1. Jangan mudah percaya dengan orang lain

Tidak ada salahnya dalam mempercayai setiap orang ketika bercerita. Namun, yang harus kamu perhatikan adalah jangan sampai terlalu berlebihan dan memberitahu segala rencana yang akan kamu perjuangkan. Bisa jadi orang tersebut hanya penasaran, bukan benar-benar peduli dengan dirimu.
Terlalu mudah bercerita ke orang lain bisa membuatmu oversharing dan banyak hal bersifat pribadi justru menjadi ikut tersampaikan. Sekalipun keluarga terdekat yang mempunyai rasa ingin tahu tinggi dengan rencanamu, jangan sampai kamu mudah percaya dengan mereka. Sampaikan saja secukupnya dan tidak perlu mengikuti apa yang mereka ingin dapatkan informasi darimu lebih lanjut sebanyak-banyaknya.
2. Hindari pembahasan yang berkaitan masa depan

Saat acara berkumpul bersama keluarga sudah pasti akan bergantian bercerita dan beragam topik dibahas. Sebisa mungkin jangan sampai kamu mengawali pembahasan terkait masa depan. Fokuskan pada hal-hal lain yang seru untuk dibahas daripada membicarakan diri sendiri.
Apalagi, momen berkumpul bersama keluarga itu cukup jarang dan hanya terlaksanakan dalam waktu singkat. Sehingga, daripada membahas masa depan dan rencanamu kepada mereka, lebih baik alihkan ke pembicaraan yang lebih merekatkan kekeluargaan satu sama lain. Misalnya seperti agenda liburan ataupun silaturahmi ke keluarga lainnya.
3. Selipkan humor ketika berbicara dengan orang terdekat

Diskusi bersama orang terdekat memang sangat seru dan intens. Namun, jangan sampai terlalu serius dan membahas hal-hal bersifat pribadi apalagi rencana yang sedang diperjuangkan. Salah satu cara untuk mengantisipasi hal ini adalah selipkan humor saat bercerita.
Tidak masalah jika mereka merasa kamu terlalu banyak bercanda. Paling penting terhindar dari pertanyaan melibatkan rencanamu yang bersifat rahasia. Usahakan setiap pembahasan melibatkan banyak orang di sekitar, jangan fokus pembahasan tentang dirimu sendiri. Ajak mereka berbagi humor dan tertawa bersama.
4. Jangan mau dijadikan pusat perhatian saat terlibat obrolan mendalam

Ada saja rasa penasaran di keluarga terdekat muncul karena pembahasan terfokus di dirimu. Jika hal ini terjadi segera alihkan atau berhenti menanggapinya. Terkadang rasa tidak enak dan terus menanggapi justru memancing rasa penasaran mereka dan mengulik lebih detail tentangmu.
Rasa penasaran keluarga terdekat tidak selalu tentang apa yang kamu lakukan setiap harinya. Tapi juga muncul saat kamu menceritakan tentang dirimu terlebih dahulu. Paling penting tetap berhati-hati terhadap setiap apa yang disampaikan, jangan sampai rencana yang bersifat rahasia kamu umbar begitu saja.
5. Penting untuk membatasi diri

Bercerita dengan berlebihan kepada sembarang orang bisa memancing rasa penasaran mereka. Jadi, saat orang-orang semakin tertarik dan penasaran, usahakan kamu bisa memberikan batasan supaya tidak berlebihan. Tidak masalah jika sesekali kamu yang bertanya kepada mereka, sebelum mereka yang memiliki rasa kepo makin mendalam terhadapmu.
Tidak perlu menceritakan dirimu secara berlebihan. Sekalipun mereka adalah orang-orang terdekatmu, tapi kamu juga harus memberikan batasan yang perlu dijelaskan. Sangat mungkin pertanyaan mereka yang justru akan membuatmu kecewa karena terlalu percaya dan menceritakan segala sesuatunya begitu saja.
Terkadang, kerabat dekat yang seharusnya mendukung justru menjadi pihak yang meremehkan. Jika rasa ingin tahu mereka hanya berujung pada kekecewaan, lebih baik kamu menjaga kerahasiaan rencana tersebut. Biarkan hasil akhir yang berbicara daripada menebak-nebak respons mereka.


















