Comscore Tracker

Buka Lagi, Warga Lepas Rindu di Waroeng Semawis Pecinan Semarang

Pasar malam kuliner Semawis hadir dengan konsep anyar

Semarang, IDN Times - Setelah dua tahun tutup karena pandemik COVID-19, pasar malam Waroeng Semawis di Kawasan Pecinan Kota Semarang kembali buka, Jumat (27/5/2022). Pusat jajan dan kuliner yang buka setiap akhir pekan di Gang Warung itu langsung disambut oleh warga baik dari Semarang maupun luar kota.

1. Pengunjung senang bisa jajan lagi di Waroeng Semawis

Buka Lagi, Warga Lepas Rindu di Waroeng Semawis Pecinan SemarangPengunjung mulai memadati pasar malam Waroeng Semawis di kawasan Pecinan Semarang saat kembali buka setelah tutup karena pandemik, Jumat (27/5/2022). (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)

Mereka sudah berduyun-duyun datang sejak pukul 17.00 WIB. Bahkan, sebelum para pedagang kuliner membuka lapaknya di sepanjang jalan Gang Warung.

Seperti Jessica dan Putri yang datang bersama petang itu. Mereka berkunjung untuk Waroeng Semawis untuk menikmati jajanan favoritnya.

‘’Kesini karena pengen jalan-jalan dan kangen sekali ke Waroeng Semawis. Soalnya, kan sudah lama nggak buka karena pandemik,’’ tuturnya.

Baca Juga: 7 Jajanan Khas Pecinan Semarang yang Wajib Dicicipi, Dijamin Nagih!

2. Dari luar kota pengen ketemu kulineran di Semarang

Buka Lagi, Warga Lepas Rindu di Waroeng Semawis Pecinan SemarangWisatawan dari Bogor berkunjung di pembukaan pasar malam Waroeng Semawis Semarang, Jumat (27/5/2022). (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)

Dua perempuan dan teman-temannya yang lain itu mengincar makanan favorit mereka yang hanya dijual di Waroeng Semawis.

‘’Kangen Ayam Surabaya, sate ayam, dan salad buah. Itu favorit banget dan wajib beli kalau ke Waroeng Semawis,’’ ujar Jessica.

Meski belum seramai dulu saat sebelum pandemik, rindu warga Semarang berkunjung dan jajan di Waroeng Semawis sudah terobati. Demikian juga bagi warga luar kota.

Sekelompok perempuan setengah baya dari Bogor sengaja datang ke Kota Semarang hanya untuk melepas kangen kulineran di Waroeng Semawis. Selain itu, mereka sebagai pengikut akun TikTok Ketua Komunitas Pecinan Semarang untuk Pariwisata (Kopi Semawis), Harjanto Halim ingin ketemu langsung dengan yang bersangkutan.

‘’Kami ada bersepuluh sengaja menyewa minibus untuk datang ke sini setelah Pak Harjanto Halim mempromosikan rencana pembukaan Waroeng Semawis di TikTok. Dari Bogor kami ke Tegal kemudian langsung lanjut ke Semarang. Seneng selain kulineran bisa foto bareng sama Pak Harjanto,’’ kata salah satu wisatawan dari Bogor, Linda.

3. Pedagang senang bisa berjualan lagi

Buka Lagi, Warga Lepas Rindu di Waroeng Semawis Pecinan SemarangPedagang kuliner menjajakan dagangannya di pasar malam Waroeng Semawis Semarang, Jumat (27/5/2022). (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)

Tidak hanya pengunjung, para pedagang kuliner juga ikut senang bisa berjualan kembali di Waroeng Semawis. Seperti Elisabeth Kristiani, penjual salad buah mengatakan, senang bisa berjualan lagi.

"Rasanya seperti ketemu pacar. Selama Semawis tutup saya alih profesi kerja di bidang lain," tuturnya.

Pada pembukaan ini Salad Buah Semawis menawarkan promo beli dua salad gratis satu.

Waroeng Semawis yang sudah buka sejak tahun 2004 itu kini kembali buka dengan konsep yang sedikit berbeda. Selain, beradaptasi dengan kondisi pandemik, sekarang para penjaja kuliner tidak berjualan di tenda-tenda melainkan dengan menggunakan gerobak atau model food truck. Ini agar setelah selesai berjualan kawasan Gang Warung kembali bersih.

4. Hadirkan konsep yang berbeda

Buka Lagi, Warga Lepas Rindu di Waroeng Semawis Pecinan SemarangPedagang kuliner menjajakan dagangannya di pasar malam Waroeng Semawis Semarang, Jumat (27/5/2022). (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)

Ketua Kopi Semawis, Harjanto Halim mengatakan, pada pembukaan Waroeng Semawis Anyar 2022 ini ada 47 pedagang yang dilibatkan. Memang tidak sebanyak saat sebelum pandemik yang mencapai 125 pedagang.

"Memang ini kan karena sudah lama tutup, maka kami coba ajak 47 pedagang dulu. Nanti bertahap akan kami tambah. Kemudian, pedagang kami minta disiplin protokol kesehatan seperti pakai masker, apron dan penutup kepala," katanya.

Sementara itu, Sekda Kota Semarang, Iswar Amirudin yang turut membuka Waroeng Semawis Anyar 2022 menyampaikan, acara yang diselenggarakan Kopi Semawis ini memang sudah dinantikan oleh warga Kota Semarang terutama para pedagang di Waroeng Semawis yang sudah dua tahun tidak berjualan di sana.

"Tadi ada yang saya tanya, mereka cerita benar-benar tidak jualan dan beralih profesi selama Waroeng Semawis tutup. Artinya, bahwa kegiatan ini sudah dinantikan oleh pedagang. Disamping pedagang masyarakat juga sudah rindu jalan-jalan ke Pecinan Semarang lagi," jelasnya.

Menurut Iswar, yang datang di Waroeng Semawis dari berbagai budaya dan suku bangsa. Sehingga, melalui kegiatan ini kita bisa disatukan dalam aktivitas ekonomi.

Baca Juga: 6 Tempat Wisata di Semarang Sambut Wisatawan, Bakal Ramai pas Lebaran 

Topic:

  • Dhana Kencana

Berita Terkini Lainnya