Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

13.000 Siswa Jateng Keracunan MBG, Gus Yasin: Suspend SPPG Masih di Tangan BGN

Kota Semarang
2 min read
13.000 Siswa Jateng Keracunan MBG, Gus Yasin: Suspend SPPG Masih di Tangan BGN
Kepala BPK Perwakilan Jawa Tengah,  Ahmad Luthfi H Rahmatullah dan Gus Yasin masuk ke Aula Gradhika Bhakti Praja Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)
  • Sebanyak 13.000 siswa di Jawa Tengah dilaporkan mengalami keracunan MBG dalam sebulan terakhir, dengan kasus tersebar di sejumlah daerah sejak Agustus hingga September.

  • Satgas MBG Jawa Tengah melaporkan kasus ke Badan Gizi Nasional; kewenangan menjatuhkan sanksi atau suspend SPPG tetap berada di BGN pusat.

  • Satgas kabupaten/kota kini diperbolehkan menginspeksi langsung dapur SPPG sebagai penguatan pengawasan; sejumlah SPPG di Pati dan Blora telah disuspend.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Semarang, IDN Times - Seluruh tim percepatan program MBG se-Jawa Tengah mengikuti rapat koordinasi di Gedung B Kantor Gubernuran untuk menyikapi maraknya keracunan MBG di 35 kabupaten/kota.

Wakil Gubernur Jawa Tengah sekaligus Ketua Tim Satgas Percepatan MBG, Taj Yasin Maimoen mengakui pemberian sanksi terhadap SPPG yang bermasalah tetap kewenangan BGN. 

Sedangkan Satgas MBG Jawa Tengah, kata Gus Yasin sebatas diberikan tugas melakukan inspeksi ke masing-masing dapur SPPG. 

"Kami sudah laporkan terkait kasus-kasus di Pati di Blora. Untuk suspend itu ke pusat masih BGN," ujar Gus Yasin. 

Dalam rakor dengan Satgas MBG kabupaten/kota, pihaknya telah meminta tambahan tugas dalam mengawasi SPPG yang bermasalah. 

"Tadi kita rapat menyikapi permasalahan-permasalahan yang ada di Jawa Tengah, sudah kita tertibkan semuanya dan sudah kita laporkan ke Badan Gizi Nasional baik itu ditingkat provinsi maupun pusat. Yang jelas kita tidak ingin ada kejadian luar biasa lagi. Dan kewenangan itu sekarang Satgas di kabupaten/kota boleh melakukan inspeksi-inspeksi langsung ke SPPG untuk menertibkan," jelasnya. 

Keputusan dalam memberi kewenangan Satgas MBG untuk melakukan inspeksi juga sebagai bentuk upgrade atau peningkatan kapasitas dalam sebuah lembaga. Salah satunya Peningkatan fungsi Satgas dari yang semula berfokus pada percepatan (akselerasi) eksekusi kini bergeser menjadi fungsi pengawasan dan pengendalian yang lebih ketat.

"Kita sebenarnya pengen upgrade ya, Satgas kita itu pengen kita upgrade. Kalau dulu kita percepatan lah sekarang sudah berjalan nah kita harus tingkatkan dengan harus adanya pengawasan,"ungkapnya.

Mengenai jumlah korban keracunan MBG di Jawa Tengah sebulan terakhir, pihaknya mengatakan jumlahnya mencapai 13.000 orang. Berdasarkan data yang diperoleh IDN Times, keracunan MBG sejak Agustus-September terjadi di Kota Solo, Kecamatan Lasem Rembang, Kecamatan Mlonggo Jepara, Kabupaten Pati, Kabupaten Blora, Kecamatan Bawang Batang, Kabupaten Cilacap. 

Namun ia mengklaim dari sekian banyak angka keracunan MBG, SPPG yang telah ditutup berada di Kabupaten Pati dan Kabupaten Blora. 

"Jadi ada sekian banyaknya. Tapi alhamdulillah di Kabupaten Pati dan Kabupaten Blora itu ketua satgasnya kooperatif sehingga sudah banyak (SPPG) yang sudah di suspend,"katanya.

    Share Article
    Editorial Team

    Related Articles

    See More