Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
13.000 Siswa Jateng Keracunan MBG, Gus Yasin: Suspend SPPG Masih di Tangan BGN
Kepala BPK Perwakilan Jawa Tengah,  Ahmad Luthfi H Rahmatullah dan Gus Yasin masuk ke Aula Gradhika Bhakti Praja Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)
  • Sebanyak 13.000 siswa di Jawa Tengah dilaporkan mengalami keracunan MBG dalam sebulan terakhir, dengan kasus tersebar di sejumlah daerah sejak Agustus hingga September.

  • Satgas MBG Jawa Tengah melaporkan kasus ke Badan Gizi Nasional; kewenangan menjatuhkan sanksi atau suspend SPPG tetap berada di BGN pusat.

  • Satgas kabupaten/kota kini diperbolehkan menginspeksi langsung dapur SPPG sebagai penguatan pengawasan; sejumlah SPPG di Pati dan Blora telah disuspend.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Agustus-September

Kasus keracunan MBG terjadi di sejumlah wilayah Jawa Tengah, termasuk Solo, Rembang, Jepara, Pati, Blora, Batang, dan Cilacap.

sebulan terkahir

Jumlah korban keracunan MBG di Jawa Tengah mencapai 13.000 orang.

kini

Fungsi Satgas MBG Jawa Tengah bergeser dari percepatan pelaksanaan menjadi pengawasan dan pengendalian yang lebih ketat. Satgas kabupaten/kota dapat melakukan inspeksi langsung ke SPPG.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Sekitar 13.000 siswa di Jawa Tengah dilaporkan mengalami keracunan terkait program Makan Bergizi Gratis dalam sebulan terakhir. Satgas MBG meningkatkan pengawasan terhadap dapur SPPG.
  • Who?
    Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, Satgas Percepatan MBG Jawa Tengah dan kabupaten/kota, Badan Gizi Nasional, serta siswa yang terdampak keracunan terlibat dalam penanganan.
  • Where?
    Kasus tercatat di Kota Solo, Lasem di Rembang, Mlonggo di Jepara, Pati, Blora, Bawang di Batang, dan Cilacap. Rapat koordinasi berlangsung di Gedung B Kantor Gubernuran Jawa Tengah.
  • When?
    Keracunan dilaporkan terjadi sejak Agustus hingga September. Rapat koordinasi digelar saat kasus keracunan MBG menjadi perhatian di 35 kabupaten/kota Jawa Tengah.
  • Why?
    Rapat dan inspeksi dilakukan untuk menyikapi kasus keracunan, menertibkan SPPG bermasalah, serta mencegah kejadian luar biasa kembali terjadi.
  • How?
    Satgas kabupaten/kota kini dapat melakukan inspeksi langsung ke SPPG. Temuan kasus telah dilaporkan kepada Badan Gizi Nasional, sementara kewenangan suspend SPPG masih berada pada BGN.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Sekitar 13.000 murid di Jawa Tengah sakit keracunan setelah makan MBG. Kejadian ini ada di banyak tempat, seperti Pati dan Blora. Gus Yasin dan timnya rapat. Mereka akan memeriksa dapur SPPG lebih dekat. Dapur yang bermasalah di Pati dan Blora sudah ada yang ditutup sementara oleh BGN.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di tengah persoalan yang muncul, respons pemerintah daerah menunjukkan penguatan pengawasan yang nyata. Rapat koordinasi lintas wilayah, pelaporan kepada Badan Gizi Nasional, serta kewenangan inspeksi langsung bagi satgas kabupaten/kota membuka ruang penertiban lebih cepat. Sikap kooperatif satgas di Pati dan Blora juga telah memungkinkan sejumlah SPPG bermasalah disuspend.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Semarang, IDN Times - Seluruh tim percepatan program MBG se-Jawa Tengah mengikuti rapat koordinasi di Gedung B Kantor Gubernuran untuk menyikapi maraknya keracunan MBG di 35 kabupaten/kota.

Wakil Gubernur Jawa Tengah sekaligus Ketua Tim Satgas Percepatan MBG, Taj Yasin Maimoen mengakui pemberian sanksi terhadap SPPG yang bermasalah tetap kewenangan BGN. 

Sedangkan Satgas MBG Jawa Tengah, kata Gus Yasin sebatas diberikan tugas melakukan inspeksi ke masing-masing dapur SPPG. 

"Kami sudah laporkan terkait kasus-kasus di Pati di Blora. Untuk suspend itu ke pusat masih BGN," ujar Gus Yasin. 

Dalam rakor dengan Satgas MBG kabupaten/kota, pihaknya telah meminta tambahan tugas dalam mengawasi SPPG yang bermasalah. 

"Tadi kita rapat menyikapi permasalahan-permasalahan yang ada di Jawa Tengah, sudah kita tertibkan semuanya dan sudah kita laporkan ke Badan Gizi Nasional baik itu ditingkat provinsi maupun pusat. Yang jelas kita tidak ingin ada kejadian luar biasa lagi. Dan kewenangan itu sekarang Satgas di kabupaten/kota boleh melakukan inspeksi-inspeksi langsung ke SPPG untuk menertibkan," jelasnya. 

Keputusan dalam memberi kewenangan Satgas MBG untuk melakukan inspeksi juga sebagai bentuk upgrade atau peningkatan kapasitas dalam sebuah lembaga. Salah satunya Peningkatan fungsi Satgas dari yang semula berfokus pada percepatan (akselerasi) eksekusi kini bergeser menjadi fungsi pengawasan dan pengendalian yang lebih ketat.

"Kita sebenarnya pengen upgrade ya, Satgas kita itu pengen kita upgrade. Kalau dulu kita percepatan lah sekarang sudah berjalan nah kita harus tingkatkan dengan harus adanya pengawasan,"ungkapnya.

Mengenai jumlah korban keracunan MBG di Jawa Tengah sebulan terakhir, pihaknya mengatakan jumlahnya mencapai 13.000 orang. Berdasarkan data yang diperoleh IDN Times, keracunan MBG sejak Agustus-September terjadi di Kota Solo, Kecamatan Lasem Rembang, Kecamatan Mlonggo Jepara, Kabupaten Pati, Kabupaten Blora, Kecamatan Bawang Batang, Kabupaten Cilacap. 

Namun ia mengklaim dari sekian banyak angka keracunan MBG, SPPG yang telah ditutup berada di Kabupaten Pati dan Kabupaten Blora. 

"Jadi ada sekian banyaknya. Tapi alhamdulillah di Kabupaten Pati dan Kabupaten Blora itu ketua satgasnya kooperatif sehingga sudah banyak (SPPG) yang sudah di suspend,"katanya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article