Sering heran kenapa orang-orang yang super cerdas, berprestasi, dan punya karier cemerlang justru sering kali betah menyendiri dalam waktu lama? Keresahan ini kerap memicu spekulasi bahwa orang jenius itu terlalu pemilih atau tidak laku.
Eits, anggapan tersebut keliru besar. Fenomena ini bukan sekadar mitos perkotaan biasa, melainkan ada penjelasan sains di baliknya. Lewat kacamata neurosains dan psikologi evolusioner, otak orang ber-IQ tinggi ternyata memproses hubungan sosial dengan cara yang sangat unik. Yuk, bongkar rahasia evolusi genetik kenapa orang cerdas lebih betah menjomblo!
