9 Bulan, Jumlah Penumpang KA Wara-Wiri di Pantura Jateng Capai 10 Juta

Jumlah penumpang kereta api di wilayah Daop 4 Semarang mencapai 10.911.838 orang pada Januari-September 2026, naik 7,47 persen dibanding 10.153.373 penumpang pada periode sama 2025.
KAI Daop 4 Semarang melayani 5.418.613 penumpang berangkat dan 5.492.225 penumpang tiba selama sembilan bulan, mencerminkan peningkatan minat masyarakat memakai kereta api.
KAI menegaskan keselamatan sebagai prioritas, sembari menjaga keamanan, kenyamanan, dan keandalan operasional serta meningkatkan layanan melalui inovasi dan kemudahan digital.
Take a Deeper Reads

Semarang, IDN Times - Jumlah penumpang kereta api di wilayah Pantura Jawa Tengah mengalami tren kenaikan sekitar 7,47 persen selama sembilan bulan terakhir.
Tercatat mulai Januari-September 2026 kemarin terdapat 10.911.838 penumpang kereta api yang berangkat maupun tiba di sejumlah stasiun wilayah Daop 4 Semarang.
Dari data yang diperoleh dari Daop 4 Semarang diketahui lonjakan penumpang kereta api selama sembilan bulan cukup signifikan apabila dibanding periode yang sama di tahun 2025 silam yakni 10.153.373 orang.
Menurut Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif pertumbuhan penumpang kereta api tahun ini cukup positif.
"Selama Januari hingga September 2026, KAI Daop 4 Semarang melayani 5.418.613 penumpang berangkat dan 5.492.225 penumpang tiba. Secara keseluruhan, jumlah tersebut meningkat 7,47 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025," katanya, Rabu (7/10/2026).
Sebagai perbandingan, pada periode Januari hingga September 2025 tercatat sebanyak 5.041.308 orang berangkat dan 5.112.065 orang tiba, dengan total 10.153.373 orang.
Luqman juga bilang pertumbuhan tersebut menjadi salah satu indikator positif terhadap tingginya minat masyarakat menggunakan kereta api untuk memenuhi berbagai kebutuhan perjalanan.
"Pertumbuhan jumlah pelanggan ini menjadi hal positif sekaligus motivasi bagi KAI Daop 4 Semarang untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada penumpang," urainya.
KAI tegaskan masih jaga keselamatan dan kenyamanan penumpang kereta api
Luqman menambahkan, peningkatan jumlah penumpang perlu diimbangi dengan konsistensi KAI dalam menjaga aspek keselamatan, keamanan, kenyamanan, serta keandalan operasional perjalanan kereta api.
"Kami terus memastikan seluruh aspek pelayanan berjalan sesuai standar, mulai dari pelayanan di stasiun, selama perjalanan, hingga saat pelanggan tiba di tujuan. Keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap penyelenggaraan perjalanan kereta api," ujar Luqman.
Selain menjaga keandalan operasional, pihaknya meningkatkan kualitas pelayanan melalui berbagai inovasi dan kemudahan layanan, termasuk pemanfaatan layanan digital yang memberikan kemudahan bagi pelanggan dalam memenuhi kebutuhan perjalanan.
Luqman menyampaikan apresiasi kepada seluruh penumpang yang telah memilih kereta api sebagai moda transportasi.
"Terima kasih atas kepercayaan masyarakat kepada KAI. Pertumbuhan jumlah pelanggan ini menjadi tanggung jawab bagi kami untuk terus memberikan pelayanan yang aman, nyaman, andal, dan semakin baik dari waktu ke waktu," tukasnya.



























