Antisipasi Kecelakaan Laut, Pelni Perkuat Keamanan Kapal Rute Semarang

PT Pelni memastikan armada rute Semarang-Kalimantan pulang-pergi laik laut setelah pemeriksaan ketat, dengan standar keamanan, keselamatan, dan kenyamanan operasional terpenuhi.
Kapal dilengkapi alat keselamatan tersertifikasi serta CCTV yang dipantau real time; kru menjalani uji keselamatan berkala dan Pelni berkoordinasi dengan instansi terkait.
Kabut akibat karhutla di Kalimantan dipantau bersama otoritas tanpa pembatalan penumpang; jumlah penumpang meningkat saat liburan, didorong diskon 30 persen.
Semarang, IDN Times - Peristiwa kecelakaan kapal di sejumlah perairan laut yang kerap terjadi belakangan ini turut menjadi perhatian serius dari sejumlah perusahaan pelayaran. PT Pelni menyampaikan seluruh armada kapal yang melayani rute Semarang-Kalimantan PP telah menjalani serangkaian pemeriksaan yang ketat.
Kepala Cabang Pelni Semarang, Yuniati Fatimah mengungkapkan semua kapal yang dioperasikan Peni dari Pelabuhan Tanjung Emas Semarang menuju Kumai, Pontianak, Sampit maupun sebaliknya saat ini dipastikan laik laut.
"Dalam artian semua aspek sudah terpenuhi, baik dalam hal keamanan, keselamatan dan kenyamanan, untuk menjalankan operasional pelayaran," ujar Yuni kepada IDN Times, Jumat (9/10/2026).
Ia juga menekankan setiap armada kapal telah menjalani uji coba keselamatan secara berkala. Para kru kapal, katanya juga telah siap sedia dan cepat tanggap dalam situasi apapun.
Kapal kapal milik Pelni juga sudah dilengkapi dengan alat keselamatan yang terstandarisasi dan tersertifikasi, CCTV yang terhubung langsung dengan ship monitoring room. dan dipantau secara real time. "Dan secara berkala kami berkoordinasi dengan intansi terkait," jelasnya.
Untuk para penumpang, katanya diimbau menjaga kesehatan sebelum pelayaran agar dapat memastikan membawa identitas diri.
Selain itu pihaknya berkomitmen bahwa keselamatan dan kenyamanan penumpang adalah prioritas Pelni.
Mengenai dampak karhutla di Kalimantan terhadap arus pelayaran yang dilayani Pelni, pihaknya tetap memperhatikan keselamatan operasional dan pelayaran.
"Seperti halnya di Pontianak beberapa waktu lalu dari regulator setempat mengeluarkan himbauan hati-hati dalam pelayaran karena kabut yang cukup tebal dan kami tetap berkoordinasi dengan intansi dan pihak berwenang setempat," tegasnya.
Untuk jumlah penumpang tidak terdapat pembatalan, diketahui bahwa beberapa berpindah menggunakan kapal karena banyak penerbangan yang tidak beroperasi atau diubah jadwalnya.
Di sisi lain selama periode Januari sampai September puncak mobilisasi penumpang terjadi pada masa liburan Maret sampai April dan liburan anak sekolah di bulan Juni hingga Agustus. Hal ini didukung juga, pada periode tersebut, PT Pelni sesuai dengan dukungan dari Kementrian Perhubungan memberikan stimulus diskon 30 persen pada masa-masa tersebut.
Dengan kebijakan ini, maka jumlah penumpang kapal Pelni Semarang menuju ke Kalimantan juga mengalami peningkatan.


























