Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Antrean BBM Ganggu Pengusaha Truk di Jateng, Ini Alasan Aptrindo
Para sopir truk terpaksa memarkir kendaraan mereka, sambil menunggu kiriman pasokan BBM di SPBU. IDN Times/Imron
  • Antrean BBM berulang mengganggu operasional pengusaha truk di Jawa Tengah, karena kendaraan dari jalur Jakarta-Surabaya turut mengisi bahan bakar di wilayah tersebut.

  • Pengusaha juga menghadapi pemblokiran barcode MyPertamina untuk BBM bersubsidi; Aptrindo berkoordinasi dengan Hiswana Migas dan membentuk satgas untuk menindaklanjuti data kendaraan.

  • Menjelang musim hujan, gangguan di Pantura berpotensi mengalihkan truk ke jalur tengah yang lebih berbukit, berkelok, sempit, serta meningkatkan konsumsi BBM dan waktu tempuh.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
sekitar April lalu

Pemblokiran massal barcode MyPertamina menyulitkan anggota Aptrindo. Asosiasi berkoordinasi dengan Hiswana Migas dan membentuk satuan tugas untuk menangani data kendaraan yang diblokir.

16 Oktober 2026

Aptrindo Jateng-DIY menyatakan antrean BBM masih mengganggu operasional truk di Jawa Tengah. Antrean dari jalur Jakarta-Surabaya menambah tekanan terhadap pasokan BBM setempat.

menjelang akhir tahun

Antrean BBM berulang di Jawa Tengah mengganggu kelancaran perjalanan truk dan kelangsungan usaha angkutan barang.

musim hujan

Pengusaha truk mengantisipasi gangguan perjalanan di Pantura akibat banjir dan kerusakan jalan. Pengalihan ke jalur tengah dapat meningkatkan konsumsi BBM dan waktu tempuh.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Antrean BBM berulang mengganggu operasional dan perjalanan pengusaha angkutan barang di Jawa Tengah, sementara pemblokiran barcode MyPertamina serta potensi gangguan jalur saat musim hujan turut menjadi kendala.
  • Who?
    Pengusaha truk anggota Aptrindo Jateng-DIY menghadapi kendala tersebut. Ketua DPD Aptrindo Jateng-DIY Bambang Widjanarko menyampaikan kondisi yang dialami anggotanya.
  • Where?
    Gangguan terjadi di Jawa Tengah, terutama pada jalur distribusi antara Jakarta dan Surabaya serta jalur Pantai Utara Jawa yang rawan banjir dan kerusakan jalan.
  • When?
    Antrean disebut kerap terjadi menjelang akhir tahun. Pemblokiran massal barcode MyPertamina terjadi sekitar April 2026, sementara pengusaha kini bersiap menghadapi musim hujan.
  • Why?
    Jawa Tengah berada di jalur tengah Jakarta-Surabaya, sehingga kendaraan dari wilayah dengan antrean panjang turut mengisi BBM di daerah ini dan menambah tekanan pada pasokan setempat.
  • How?
    Aptrindo berkoordinasi dengan Hiswana Migas dan membentuk satgas untuk mengirim data kendaraan dengan barcode terblokir. Truk dapat dialihkan ke jalur tengah bila Pantura terganggu, dengan risiko konsumsi BBM dan waktu tempuh meningkat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Truk di Jawa Tengah sering antre beli bensin. Pak Bambang dari Aptrindo bilang banyak kendaraan dari Jakarta dan Surabaya ikut isi bensin di sana. Barcode MyPertamina juga pernah diblokir. Sekarang masalah itu dibantu diurus. Saat musim hujan, jalan Pantura bisa banjir, jadi truk mungkin lewat jalan lain yang lebih jauh.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di tengah tantangan antrean dan administrasi BBM, pengusaha truk di Jawa Tengah telah membangun koordinasi yang lebih terarah melalui satuan tugas bersama Hiswana Migas. Pendataan kendaraan membantu penanganan pemblokiran barcode, sementara kesiapan menggunakan jalur alternatif menunjukkan upaya menjaga distribusi barang tetap berjalan saat musim hujan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Semarang, IDN Times - Pengusaha angkutan barang di Jawa Tengah menghadapi antrean bahan bakar minyak (BBM) yang berulang, terutama menjelang akhir tahun. Kondisi ini mengganggu kelancaran perjalanan truk, sekaligus kelangsungan usaha. 

1. Antrean BBM masih jadi kendala operasional truk

Antrean truk untuk mengisi BBM jenis solar subsidi (Biosolar) di SPBU Sario, Manado, Sulut, Kamis (24/3/2022). IDN Times/Savi

Ketua DPD Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Jateng-DIY, Bambang Widjanarko mengatakan, persoalan antrean BBM bukan hal baru bagi pengusaha angkutan. Namun, mereka menilai kondisi tersebut masih menjadi kendala operasional yang harus dihadapi.

Menurutnya, Jawa Tengah berada di antara jalur distribusi Jakarta dan Surabaya. Ketika terjadi antrean panjang di wilayah lain, sebagian kendaraan memilih mengisi BBM di Jawa Tengah. Kondisi itu menambah tekanan terhadap pasokan setempat.

“Jawa Tengah itu tengah-tengah. Dari Jakarta mau ke Surabaya, akhirnya di Jawa Tengah juga antreannya panjang,” ungkapnya, Jumat (16/10/2026).

Bambang juga menerangkan, antrean di Jawa Tengah relatif lebih singkat dibandingkan beberapa daerah lain yang menurut laporan pengusaha dalam pertemuan nasional dapat mengalami keterlambatan hingga beberapa hari.

2. Pengusaha truk hadapi pemblokiran BBM bersubsidi

Ketua DPD Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Jateng-DIY, Bambang Widjanarko. (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)

Adapun selain antrean, pengusaha truk juga menghadapi persoalan administrasi penyaluran BBM bersubsidi. Bambang menyampaikan, pemblokiran massal barcode MyPertamina sekitar April lalu sempat menyulitkan anggota asosiasi.

‘’Untuk mengatasi persoalan tersebut, kami berkoordinasi dengan Hiswana Migas dan membentuk satuan tugas khusus. Melalui mekanisme itu, asosiasi mengirimkan data kendaraan yang mengalami pemblokiran untuk ditindaklanjuti,’’ katanya.

Menurutnya, koordinasi tersebut membuat penanganan menjadi lebih terarah dibandingkan saat pemblokiran pertama kali terjadi. Meski demikian, ia menyebut masalah barcode masih ditemukan, walaupun jumlah kasusnya disebut tidak sebanyak sebelumnya.

‘’Pendataan melalui asosiasi ini diharapkan membantu memastikan BBM bersubsidi digunakan oleh kendaraan angkutan yang berhak menerimanya,’’ imbuh Bambang.

3. Antisipasi gangguan perjalanan truk di musim hujan

Deretan truk yang terjebak banjir di ruas Jalan Raya Kaligawe Semarang. (IDN Times/bt)

Sementara jelang menghadapi musim hujan, pengusaha truk juga mengantisipasi gangguan perjalanan, terutama di jalur pantai utara Jawa yang rawan banjir dan kerusakan jalan.

‘’Jika jalur Pantura terganggu, kendaraan dapat memilih jalur tengah. Namun, rute alternatif tersebut memiliki medan lebih berbukit dan berkelok sehingga konsumsi BBM berpotensi meningkat. Waktu tempuh juga dapat bertambah jika truk harus melewati jalan yang lebih sempit,’’ jelas Bambang.

Ia berharap koordinasi antara pemerintah, kepolisian, dan pelaku usaha dapat membantu menjaga kelancaran distribusi barang selama musim hujan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article