Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Bayar Hari Ini atau Putus! PDAM Semarang Tertibkan 14 Ribu Pelanggan Nunggak

Bayar Hari Ini atau Putus! PDAM Semarang Tertibkan 14 Ribu Pelanggan Nunggak
Ilustrasi PDAM (IDN Times/Muhamad Iqbal)
Intinya Sih
  • PDAM Tirta Moedal Semarang menggelar Operasi Ketupat pada 9–13 Maret 2026 untuk menertibkan 14 ribu pelanggan yang menunggak lebih dari tiga bulan dengan total tunggakan sekitar Rp3 miliar.
  • Pelanggan yang tidak melunasi tagihan pada hari kunjungan akan langsung diputus sambungannya, terutama di wilayah Semarang Utara dan Timur yang mencatat tunggakan rumah tangga tertinggi.
  • Bagi pelanggan tertib, PDAM menjamin pasokan air tetap lancar selama libur Lebaran dengan sistem piket tiga shift dan imbauan agar warga mematikan keran saat mudik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Semarang, IDN Times – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Moedal Kota Semarang mengambil langkah berani menjelang Lebaran. Mulai Senin (9/3/2026) hingga Jumat (13/3/2026), perusahaan menggelar "Operasi Ketupat" untuk menertibkan para pelanggan yang membandel atau menunggak pembayaran di atas tiga bulan.

1. Penertiban sasar 14 ribu pelanggan yang menunggak bayar

Ilustrasi PDAM. Instagram/pdamsuryasembada
Ilustrasi PDAM. Instagram/pdamsuryasembada

Direktur Utama PDAM Tirta Moedal, Ady Setiawan, mengungkapkan bahwa operasi ini menyasar sekitar 14.000 sambungan rumah atau 7 persen dari total pelanggan. Potensi tunggakan yang dikejar pun tidak main-main, yakni mencapai Rp3 miliar.

"Semangatnya adalah menyambut Idulfitri dengan lahir dan batin yang suci. Pelayanan airnya baik, ibadahnya pun tenang. Ini juga bentuk keadilan bagi pelanggan yang selama ini disiplin membayar tepat waktu," ujar Ady di Semarang, Senin (9/3/2026).

2. Sanksi Tegas: Bayar Hari Ini atau Putus!

IMG_20250626_141305.jpg
Petugas PDAM memasang sambungan baru di salah satu rumah warga penerima manfaat program sambungan air gratis di Lorong 4, Jalan Monumen Emmy Saelan, Kelurahan Tidung, Kecamatan Rappocini, Makassar, Kamis (26/6/2025). (IDN Times/Asrhawi Muin)

PDAM tidak memberikan toleransi panjang dalam operasi kali ini. Wilayah Semarang Utara dan Semarang Timur tercatat sebagai daerah dengan tingkat tunggakan kategori rumah tangga tertinggi.

Petugas di lapangan akan memberikan sanksi langsung di tempat. "Apabila hari ini dikunjungi dan tidak melakukan pembayaran hingga sore hari, maka petugas akan melakukan pemutusan sambungan air saat itu juga," tegas Ady. Tagihan yang harus dilunasi mencakup total rekening berjalan ditambah denda keterlambatan setiap bulannya.

3. Jaminan Pasokan Air Selama Mudik

air dari PDAM
ilustrasi PDAM (unsplash.com/ Nathan Dumlao)

Di sisi lain, bagi pelanggan yang tertib, PDAM menjamin pasokan air bersih akan tetap aman selama masa libur Lebaran 2026. PDAM telah menyiapkan skema petugas piket yang terbagi dalam tiga shift untuk memantau kelancaran air 24 jam nonstop.

"Bagi warga yang mudik ke Semarang, kami pastikan layanan tetap kontinyu. Namun, bagi warga Semarang yang akan keluar kota untuk mudik, kami imbau untuk mematikan seluruh keran air guna menghindari tagihan yang membengkak akibat kebocoran atau kelalaian," tambahnya.

Pembayaran tepat waktu sangat krusial bagi operasional air bersih di Kota Semarang. Dengan Operasi Ketupat ini, diharapkan kesehatan finansial perusahaan terjaga sehingga kualitas layanan tetap prima bagi seluruh warga.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Bandot Arywono
EditorBandot Arywono
Follow Us

Latest News Jawa Tengah

See More