Bosan Dieng Terus? 4 Spot Camping di Lereng Merbabu, Udaranya Sedingin Kulkas

Lereng Gunung Merbabu di Boyolali dan Magelang menawarkan alternatif camping sejuk pada ketinggian 1.300–1.700 mdpl, dengan akses yang disebut relatif bebas dari kemacetan Dieng.
Embung Manajar, Gancik Hill Top, Silancur Highland, serta area Bunker Kaliadem/Gunung Telomoyo Basecamp menyajikan panorama gunung, sunrise, kebun, taman bunga, atau hutan pinus.
Suhu malam berkisar 12–19°C; pengunjung disarankan membawa sleeping bag dan jaket windproof, memastikan kendaraan prima untuk jalur curam, serta membawa kembali sampah.
Boyolali, IDN Times — Kawasan Dataran Tinggi Dieng memang selalu menjadi magnet utama bagi para pencinta udara dingin dan pemandangan alam perbukitan. Namun, padatnya arus lalu lintas dan antrean panjang kendaraan saat akhir pekan tak jarang membuat momen liburan justru terasa melelahkan.
Bagi kamu yang ingin menikmati sensasi udara super sejuk bak dalam kulkas tanpa perlu pusing menghadapi kemacetan panjang, kawasan lereng Gunung Merbabu di wilayah Boyolali dan Magelang adalah opsi terbaik. Tersebar di ketinggian 1.300 hingga 1.700 mdpl, lereng Merbabu menyimpan deretan spot camping anti mainstream dengan lanskap memukau.
Berikut 4 rekomendasi spot camping hits di lereng Merbabu yang cocok untuk melarikan diri sejenak dari rutinitas:
1. Embung Manajar (Selo, Boyolali)

Embung Manajar (instagram.com/embung_manajar_official) Terletak di Desa Samiran, Kecamatan Selo, Embung Manajar menyajikan pengalaman berkemah unik di tepi penampungan air buatan dengan latar belakang panorama gagahnya Gunung Merapi secara langsung.
Pemandangan sunset dan sunrise di sini sangat spektakuler. Saat malam hari, kamu bisa menikmati hamparan city light Kota Boyolali dan Solo yang gemerlap dari ketinggian.
Akses jalan sudah beraspal dan cor beton, meski jalur cukup menanjak. Terdapat area parkir, persewaan tenda, toilet umum, serta warung warga.
Suhu Udara: Berkisar antara 14–18°C pada malam hari.
2. Gancik Hill Top (Selo, Boyolali)

lautan awan dilihat dari puncak Merbabu (unsplash.com/Aliko Sunawang) Masih berada di kawasan Selo, Gancik Hill Top terletak tepat di kaki Gunung Merbabu jalur pendakian Selo. Spot ini dikelilingi oleh hamparan kebun sayur hijau milik warga lokal yang tertata rapi.
Gardu pandang kayu dengan latar belakang puncak Merapi yang megah menjadi ikon lokasi ini. Suasana di pagi hari sangat syahdu saat kabut tipis mulai menyelimuti area perkemahan.
Tersedia jasa ojek warga dari tempat parkir bawah jika tidak ingin berjalan menanjak. Fasilitas mushola, toilet, dan warung makan tersedia 24 jam.
Suhu Udara: Bisa mencapai 12–15°C saat dini hari.
3. Silancur Highland (Kaliangkrik, Magelang)

view sunrise dari Silancur Highland, Magelang (pexels.com/m-d-fahmi) Meski secara administratif masuk wilayah Magelang, Silancur Highland berada di sisi barat daya lereng Merbabu-Sumbing yang relatif bebas macet jika diakses via jalur alternatif Boyolali-Magelang.
Spot camping ini terkenal dengan taman bunga berwarna-warni yang tertata rapi serta pemandangan lima gunung sekaligus (golden sunrise Gunung Sumbing, Merapi, Merbabu, Telomoyo, dan Andong).
Sangat ramah untuk pemula (glamping/camping ceria). Pengelola menyediakan paket sewa tenda lengkap beserta alat masak dan kayu bakar.
Suhu Udara: Berkisar antara 15–19°C.
4. Bunker Kaliadem Sisi Merbabu / Gunung Telomoyo Basecamp

Gunung Merbabu (commons.wikimedia.org/Heri nugroho) Bagi yang mencari suasana berkemah di tengah hutan pinus yang rindang, area camping ground di sekitar jalur alternatif Selo–Ampel menyimpan banyak titik perkemahan tersembunyi yang tenang.
Dikelilingi pohon pinus menjulang tinggi yang memblokir sinar matahari langsung, menciptakan atmosfer rimbun, tenang, dan sangat dingin sepanjang hari.
Dekat dengan pemukiman warga sehingga aman bagi pengerajin kemah keluarga. Sumber air bersih melimpah dan lahan datar cukup luas untuk mendirikan banyak tenda.
Suhu Udara: Berkisar antara 13–16°C.
Tips Berkemah di Lereng Merbabu
Gunakan Sleeping Bag dan Jaket Windproof: Suhu lereng Merbabu pada malam hari bisa mengendap turun drastis di bawah 15°C, terutama saat puncak musim kemarau.
Pastikan Kendaraan Prima: Gunakan kendaraan dalam kondisi rem dan mesin yang fit karena akan melewati jalur tanjakan dan turunan tajam khas daerah pegunungan.
Bawa Sampahmu Kembali: Jaga kebersihan alam lereng Merbabu dengan tidak meninggalkan sampah plastik dalam bentuk apa pun di area perkemahan.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)
























