- Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb) memperketat batas jam operasional naik via Selo (Boyolali) maksimal hingga pukul 16.00 WIB.
- Penggunaan gelang RFID kini diwajibkan untuk melacak posisi pendaki secara real-time sebagai bagian dari prosedur darurat menuju target Zero Accident.
- Agenda Penting 2026: Jalur pendakian Selo akan ditutup sementara pada tanggal 31 Juli s.d. 2 Agustus 2026 untuk kegiatan pembersihan sampah massal (clean up).
Update! Aturan Baru Pendaki Gunung Merbabu Via Selo: Batas Jam Naik dan Prosedur Darurat

Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb) memperketat batas jam operasional naik via Selo (Boyolali) maksimal hingga pukul 16.00 WIB.
Penggunaan gelang RFID kini diwajibkan untuk melacak posisi pendaki secara real-time sebagai bagian dari prosedur darurat menuju target Zero Accident.
Agenda Penting 2026: Jalur pendakian Selo akan ditutup sementara pada tanggal 31 Juli s.d. 2 Agustus 2026 untuk kegiatan pembersihan sampah massal (clean up).
Update Regulasi! Aturan Baru Pendaki Gunung Merbabu Via Selo: Batas Jam Naik & Prosedur Darurat
Intinya Sih:
Jalur Selo di Boyolali memang menjadi salah satu rute favorit untuk menikmati keindahan sabana Gunung Merbabu. Namun, cuaca gunung yang dinamis sering kali mendatangkan risiko hipotermia ekstrem atau pendaki tersesat akibat kemalaman di jalur.
Demi meningkatkan keselamatan, pengelola menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) baru berbasis teknologi. Biar rencana pendakianmu berjalan mulus dan tidak tertahan di gerbang, simak detail regulasi resmi dan panduan darurat terbaru berikut ini, ya!
1. Batas Jam Pelayanan & Registrasi Naik

Petugas loket dan pos pengecekan menerapkan jam malam dan batas keberangkatan yang sangat tegas demi keselamatan pendaki sendiri:
- Jam Operasional Loket
- Pelayanan registrasi ulang fisik (check-in) dibuka mulai pukul 08.00 WIB hingga maksimal pukul 16.00 WIB.
- Batas Waktu Naik
- Pendaki dilarang keras memulai perjalanan melewati gerbang pintu rimba setelah pukul 16.00 WIB. Jika kamu tiba di basecamp melebihi jam tersebut, kamu diwajibkan untuk bermalam (camping) di area bawah dan baru diperbolehkan mendaki keesokan subuhnya.
- Informasi Penutupan Jalur 2026
- Harap sesuaikan jadwal perjalananmu, karena jalur pendakian Selo dijadwalkan akan ditutup total pada tanggal 31 Juli 2026 sampai dengan 2 Agustus 2026 untuk keperluan pembersihan sampah massal (clean up) serta persiapan acara olahraga gunung.
2. Mekanisme Keamanan Gelang RFID

Setiap pendaki yang telah merampungkan proses booking online dan menghadiri sesi briefing di Basecamp Selo akan dipasangi gelang RFID (Radio Frequency Identification) khusus pada pergelangan tangan.
Cara Kerja Gelang RFID: Gelang ini wajib di-pindai (tap) di setiap pos pendakian yang kamu lewati. Sistem ini memudahkan tim Rescue BTNGMb untuk memantau secara real-time di pos mana posisi terakhir rombonganmu berada jika terjadi keterlambatan kepulangan atau laporan darurat.
3. Prosedur Darurat (Emergency Protocol) Jika Terjadi Krisis

Apabila di tengah jalur terdapat anggota rombongan yang mengalami gejala hipotermia, cedera fisik berat, atau terjadi cuaca buruk (badai angin), berikut langkah penyelamatan darurat wajib dari pihak pengelola:
- Aktifkan Sinyal SOS / Telepon Basecamp
- Segera hubungi nomor kontak darurat Ranger Merbabu via Selo di nomor 0896-1207-1885. Informasikan nama ketua kelompok, nomor manifest, dan posisi pos terakhir berdasarkan pindaian gelang RFID terakhirmu.
- Gunakan Shelter Berteknologi
- Jika posisimu berada dekat dengan pos evakuasi yang menyediakan fasilitas shelter darurat, segera pindahkan korban ke dalam ruangan tersebut untuk menghalau terpaan angin kencang dan suhu dingin ekstrem.
- Aturan Evakuasi Mandiri Rombongan
- Jangan pernah meninggalkan korban sendirian di jalur pendakian! Minimal harus ada 2 orang pendaki sehat yang tinggal untuk menemani dan merawat korban di dalam tenda, sementara 1–2 orang lainnya turun ke pos terdekat untuk menjemput tim SAR basecamp.
Syarat Tambahan yang Wajib Dipenuhi Sebelum Berangkat

Sebelum mengepak tas kerilmu, pastikan dua syarat administratif ini sudah terpenuhi secara kolektif:
Syarat Wajib | Detail Regulasi | Catatan Penting |
Minimal Anggota Kelompok | Pendaftaran booking online di situs resmi mewajibkan pendakian dilakukan berkelompok. | Minimal 3 orang dalam satu tim/manifest, tidak melayani pendaki solo. |
Surat Keterangan Sehat | Wajib membawa cetakan fisik surat sehat dari fasilitas kesehatan resmi (puskesmas/klinik). | Harus mencantumkan tekanan darah dan kondisi paru-paru. Berlaku maksimal 3 hari sebelum hari H pendakian. |
Tetap utamakan keselamatan di atas puncak tertinggi, persiapkan fisik dan logistik dengan matang, serta patuhi segala instruksi petugas basecamp, ya!



















