Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kamar Mandi Bau Pesing? Ini 3 Trik Bikin Wangi Pakai Kopi Bubuk!

Kota Semarang
Kamar Mandi Bau Pesing? Ini 3 Trik Bikin Wangi Pakai Kopi Bubuk!
Ilustrasi kamar mandi kotor (pexels.com/Amar Preciado)
Intinya Sih
Gini Kak
  • Bau pesing di kamar mandi dapat bertahan karena residu asam urat urine meresap ke nat keramik, sela kloset, atau saluran yang sulit dijangkau.
  • Kopi bubuk murni mengandung nitrogen yang menyerap amonia; penggunaannya bisa lewat kantong kering, taburan pada sela ubin lembap, atau mangkuk terbuka.
  • Ampas kopi tidak boleh dibuang ke floor drain atau kloset karena tidak larut, mudah mengendap, dan berpotensi menyumbat pipa saat bercampur sabun atau minyak tubuh.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Kamar mandi sudah disikat bersih dan disiram berulang kali, tapi aroma pesing masih saja tercium dan mengganggu? Masalah ini memang sering terjadi karena residu asam urat dari urine cenderung meresap ke dalam semen nat keramik atau sela-sela kloset yang sulit dijangkau sikat.

Sebelum buru-buru membeli pengharum sintetis, Wargi bisa memanfaatkan bahan alami dari dapur yang sangat ampuh mengusir bau, yaitu kopi bubuk murni. Senyawa nitrogen dalam kopi bekerja aktif menyerap partikel amonia sekaligus menggantinya dengan aroma kopi yang menenangkan.

Yuk, intip tiga trik praktis mengolah kopi bubuk agar kamar mandi kembali wangi dan segar sepanjang hari!

1. Trik Kantong Kopi Kering (Pewangi Pasif Harian)

ilustrasi kopi bubuk (freepik.com/freepik)
ilustrasi kopi bubuk (freepik.com/freepik)

Metode ini berfungsi sebagai pengharum ruangan harian yang bekerja secara terus-menerus menyerap bau tak sedap di udara.

  • Bahan

    • Siapkan 3–4 sendok makan kopi bubuk murni (tanpa gula) dan kain kasa tipis, kaos kaki bekas yang bersih, atau kantong kain berpori (spunbond).

  • Cara Pakai

    • Masukkan kopi bubuk ke dalam kantong, lalu ikat rapat menggunakan tali atau karet. Gantungkan di dekat area sirkulasi udara atau letakkan di sudut kamar mandi yang kering. Remas kantong seminggu sekali untuk memicu aroma kopi baru, dan ganti bubuk kopi setiap 2–3 minggu sekali.

2. Trik Tabur Langsung di Sumber Bau (Pembersihan Instan)

ilustrasi kopi bubuk (pexels.com/Dian York (Zudiel))
ilustrasi kopi bubuk (pexels.com/Dian York (Zudiel))

Gunakan metode basah ini jika bau pesing bersumber dari noda urine yang mengendap di sela-sela ubin sekitar kloset.

  • Cara Pakai

    • Bersihkan kamar mandi seperti biasa. Saat kondisi lantai masih agak lembap, taburkan kopi bubuk secara merata di sela-sela keramik yang paling berbau. Biarkan selama 15–30 menit agar bubuk kopi menyerap sisa amonia yang tertinggal. Setelah itu, bilas menggunakan air bersih sampai seluruh ampas kopi hanyut.

3. Trik Mangkuk Kopi Terbuka (Penyerap Kelembapan)

ilustrasi kopi bubuk (unsplash.com/Anastasia Eremina)
ilustrasi kopi bubuk (unsplash.com/Anastasia Eremina)

Trik ini sangat cocok untuk tipe kamar mandi yang cenderung tertutup dan memiliki sirkulasi udara terbatas.

  • Cara Pakai

    • Tuang kopi bubuk secukupnya ke dalam mangkuk atau gelas kecil yang estetis. Taruh mangkuk terbuka ini di atas rak atau di bagian atas tangki kloset duduk. Mangkuk terbuka ini bakal bekerja aktif menarik kelembapan berlebih sekaligus menetralkan bau pesing di sekitarnya.

Peringatan Penting: Awas Pipa Mampet!

ilustrasi kopi bubuk
ilustrasi kopi bubuk (freepik.com/freepik)

Meskipun kopi bubuk sangat ampuh membasmi bau, jangan pernah sengaja membuang ampas kopi dalam jumlah banyak ke dalam saluran pembuangan air (floor drain) atau lubang kloset.

Ampas kopi tidak dapat larut dalam air dan memiliki sifat mudah mengendap. Jika ampas kopi menumpuk di belokan pipa (leher angsa) dan bercampur dengan sisa sabun atau minyak tubuh, hal tersebut akan memicu penyumbatan pipa secara total.

Ternyata menjaga kesegaran kamar mandi tak selalu butuh biaya mahal atau bahan kimia keras, ya!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More