Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Gak Cuma Semangka, Ini Trik Rahasia Pilih Melon Manis Legit di Pasar Tanpa Harus Ditepuk

Kota Semarang
Gak Cuma Semangka, Ini Trik Rahasia Pilih Melon Manis Legit di Pasar Tanpa Harus Ditepuk
ilustrasi buah melon (unsplash.com/Alexandra Smielova)
Intinya Sih
  • Menepuk melon dinilai kurang efektif; kematangan lebih akurat dicek lewat aroma manis lembut di pangkal atau bekas tangkai, tanpa bau menyengat maupun asam.
  • Pada rock melon atau sky melon, pilih jaring kulit yang tebal, rapat, dan menonjol, dengan warna dasar hijau kekuningan atau krem hangat.
  • Melon matang cenderung sedikit empuk saat pangkalnya ditekan, terasa berat untuk ukurannya, serta memiliki bekas tangkai berupa lekukan mulus akibat lepas alami.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Semarang, IDN Times — Memilih buah melon yang manis, legit, dan matang sempurna sering kali menjadi tantangan tersendiri saat berbelanja di pasar maupun supermarket. Banyak orang reflek menepuk-nepuk kulit melon seperti saat memilih semangka, padahal teknik tersebut kurang efektif untuk mengetahui tingkat kematangan melon.

Memilih melon yang mengecewakan—seperti daging buah yang hambar, keras, atau terlalu lembek karena kelewat matang—tentu bikin menyesal. Padahal, ada indikator fisik lain yang jauh lebih akurat untuk mendeteksi kelezatan buah favorit ini.

Yuk, intip trik rahasia memilih melon manis dan legit tanpa perlu ditepuk ala IDN Times berikut ini, Lur!

1. Cium Aroma Harum di Bagian Tangkai atau Pangkal Buah

ilustrasi buah melon (pexels.com/Any Lane)
ilustrasi buah melon (pexels.com/Any Lane)

Salah satu indikator paling alami dari melon yang matang sempurna adalah aromanya. Melon yang manis dan sudah siap santap akan memancarkan wangi khas yang lembut.

Cara Cek: Dekatkan bagian pangkal atau bekas tangkai melon ke hidungmu.

Tanda Matang: Jika tercium aroma wangi manis yang khas, artinya buah sudah matang dan manis. Namun jika aromanya sangat menyengat atau sedikit asam, bisa jadi melon tersebut sudah terlalu matang (overripe) atau mulai membusuk di dalam.

2. Perhatikan Jaring atau Netting pada Kulit Melon

ilustrasi buah melon (pixabay.com/Shutterbug75)
ilustrasi buah melon (pixabay.com/Shutterbug75)

Untuk jenis melon seperti rock melon atau sky melon, serat berupa jaring tebal (netting) di permukaan kulit adalah kunci utamanya.

Jaring Tebal dan Rapat: Makin tebal, rapat, dan menimbul tekstur jaring-jaringnya, makin tinggi kadar gula dan tingkat kematangan di dalam buah tersebut.

Warna Dasar: Pastikan warna dasar di sela-sela jaring bergradasi hijau kekuningan atau krem hangat, bukan hijau tua yang menandakan buah dipetik terlalu dini.

3. Cek Tekstur Pangkal Batang atau Ujung Melon

ilustrasi buah melon kuning ( pexels.com/Susanne Jutzeler )
ilustrasi buah melon kuning ( pexels.com/Susanne Jutzeler )

Area di sekitar bekas tangkai atau bagian bawah buah (blossom end) menyimpan petunjuk penting mengenai tingkat kelembutan daging buah.

Tekan Perlahan: Gunakan ibu jari untuk menekan sedikit area di sekitar bekas tangkai.

Empuk Pas: Melon manis dan matang biasanya terasa sedikit membal atau sedikit empuk saat ditekan lembut. Jika permukaannya terasa sangat keras bak batu, melon tersebut masih mentah dan cenderung hambar.

4. Timbang dan Rasakan Bobot Buah

beberapa potong buah melon jingga (freepik.com/jcomp)
beberapa potong buah melon jingga (freepik.com/jcomp)

Jangan ragu untuk mengangkat dan membandingkan beberapa buah melon yang berukuran fisik sama di lapak pedagang.

Berat Berisi: Pilihlah melon yang terasa lebih berat saat diangkat. Bobot yang mantap menandakan buah mengandung kadar air (juice) yang melimpah dan daging buahnya tebal.

Enteng: Melon yang terasa enteng untuk ukurannya biasanya cenderung kering atau memiliki rongga udara besar di dalamnya.

5. Amati Bekas Tangkai yang Lepas Alami

Ilustrasi bahan utama buah melon (pixabay.com/Congerdesign)
Ilustrasi bahan utama buah melon (pixabay.com/Congerdesign)

Melihat kondisi bekas potongan tangkai melon bisa memberitahumu bagaimana buah tersebut dipanen.

Cek Lekukan: Melon yang matang secara alami di pohon akan terlepas dengan sendirinya saat dipetik, meninggalkan lekukan mulus (slip) di bagian pangkalnya.

Tangkai Dipaksa Potong: Jika masih ada sisa tangkai yang tajam atau kentara dipotong paksa saat masih hijau, besar kemungkinan melon tersebut dipetik sebelum waktunya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More