Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Gak Perlu Dibelah! Ini Rahasia Mengetahui Semangka Manis Lewat Suara Ketukan

Gak Perlu Dibelah! Ini Rahasia Mengetahui Semangka Manis Lewat Suara Ketukan
ilustrasi buah semangka (pixabay.com/PublicDomainPictures)
Intinya Sih
  • Memilih semangka yang manis dan matang sempurna bisa dilakukan menggunakan metode akustik sederhana, yaitu mendengarkan kerapatan air dan kadar gula lewat suara ketukan.

  • Suara "Thud" yang berat dan bergema adalah tanda mutlak buah sudah matang. Hindari suara "Ping" (mentah) atau "Thump" yang mati (terlalu matang/benyek).

  • Biar makin akurat, kombinasikan trik suara ini dengan memeriksa tiga ciri fisik: bercak bawah berwarna kuning tua, jaring cokelat yang lebat, dan tangkai yang sudah mengering.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Pernah gak sih kamu bersemangat membeli semangka besar yang terlihat segar di pasar, tapi pas sampai rumah dan dibelah, isinya justru pucat, hambar, dan rasanya kayak air tawar doang? Rasanya pasti kecewa banget, kan?

Membeli semangka memang sering kali terasa seperti main judi kalau kita tidak tahu triknya. Tapi tenang, para petani dan pedagang buah profesional punya rahasia lama yang sangat ilmiah untuk mendeteksi kemanisan buah tanpa merusak kulit luarnya. Cukup bermodalkan ketukan buku jari, kamu bisa tahu rahasia isi di dalam semangka tersebut. Yuk, pelajari cara "menguping" semangka yang matang sempurna!

Mengupas Arti 3 Jenis Suara Ketukan Semangka

semangaka
ilustrasi semangka (vecteezy.com/Athichai Chaweesook)

Saat kamu mengetuk permukaan kulit semangka dengan kekuatan sedang menggunakan buku jari, gelombang suara yang memantul akan menghasilkan tiga variasi bunyi yang berbeda. Bunyi ini mencerminkan kepadatan daging di dalamnya:

  • Suara Berat, Dalam, dan Bergema (Thud)

    • Bunyinya mirip seperti saat kamu mengetuk dadamu sendiri. Jika suara ini yang terdengar, langsung angkat dan bawa ke kasir! Ini adalah tanda mutlak bahwa daging buah sudah matang sempurna, memiliki kandungan air yang melimpah, dan kadar gula yang tinggi.

  • Suara Nyaring dan Tinggi (Ping)

    • Bunyinya mirip seperti saat kamu mengetuk dahi sendiri. Suara yang nyaring ini menandakan bahwa semangka masih terlalu muda alias mentah. Jaringan daging buahnya masih terlalu keras dan belum menghasilkan air gula yang manis.

  • Suara Redup, Lemas, dan Mati (Thump Pecah)

    • Bunyinya terdengar datar, berat, dan sama sekali tidak memantul. Kamu harus waspada karena ini menandakan buah sudah terlalu matang (overripe). Bagian dalam semangka kemungkinan besar sudah mulai benyek, berongga kosong karena menyusut, atau bahkan hampir membusuk.

3 Ciri Fisik Tambahan Agar Hasilnya 100% Akurat

ilustrasi buah semangka
ilustrasi buah semangka (freepik.com/freepik)

Jangan cuma mengandalkan indra pendengaran, ya. Biar tebakanmu tidak meleset, pastikan kamu juga melakukan inspeksi visual pada tiga bagian tubuh semangka berikut ini sebelum membelinya:

1. Bercak Lapangan (Field Spot) Berwarna Kuning Tua

Coba balikkan semangka dan cari area melingkar yang warnanya berbeda sendiri di bagian bawah. Itu adalah bagian perut semangka yang menempel pada tanah saat ia tumbuh. Jika bercak tersebut berwarna kuning mentega atau jingga/oranye, artinya semangka matang secara alami di pohon. Kalau warnanya masih putih atau hijau muda, fix buah itu dipetik paksa saat masih mentah.

2. Garis Jaring Cokelat yang Lebat (Webbing)

Pernah melihat guratan-guratan cokelat kusam yang menyerupai sarang labah-labah di kulit semangka? Jangan dikira buahnya rusak ya! Jaring-jaring cokelat ini justru menjadi bukti kalau bunga buah tersebut sering didatangi dan diserbuk secara intens oleh lebah. Semakin lebat jaring cokelatnya, semakin manis rasa daging buahnya nanti.

3. Tangkai Kering dan Layu

Perhatikan bagian ekor atau tangkai kecil yang ada di ujung semangka. Pilih semangka yang memiliki tangkai sudah mengering, layu, dan berwarna cokelat keriput. Tangkai yang mengering menandakan buah terlepas secara alami dari pohonnya karena sudah matang. Kebalikannya, tangkai yang masih hijau segar dan kokoh menandakan buah dipetik prematur saat masih mentah.

Ilustrasi orang sedang memakan semangka
Ilustrasi orang sedang memakan semangka (pexels.com/Kampus Production)

Metode ketukan ini paling efektif dilakukan saat kondisi sekitar tidak terlalu bising, sehingga kamu bisa mendengar pantulan suara thud yang solid dengan lebih jelas dan presisi.

Sekarang kamu gak perlu tebak-tebak buah manggis lagi kalau mau beli semangka di supermarket atau pasar tradisional. Dengan mengombinasikan trik ketukan suara dan visual di atas, dijamin semangka pilihanmu bakal manis, garing, dan segar saat disantap bersama keluarga!

Nah, apakah kamu ingin tahu cara menyimpan sisa buah semangka yang sudah dibelah di dalam kulkas agar tetap segar dan tidak terkontaminasi bakteri, atau butuh rekomendasi varietas semangka unggulan yang memiliki biji sangat sedikit?

Share Article
Editorial Team

Latest News Jawa Tengah

See More