Masa Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 menuntut kejelian para orang tua dalam menentukan strategi, khususnya pada jalur zonasi. Mengetahui wilayah zona sekolah dan mengukur jarak persis dari rumah menuju institusi pendidikan menjadi poin penentu kelulusan calon peserta didik.
Pemanfaatan aplikasi Google Maps sering kali menjadi pilihan utama untuk melakukan simulasi. Namun, akurasi pemakaian fitur dalam aplikasi ini memegang peranan krusial. Kesalahan kecil dalam meletakkan tanda posisi dapat berdampak pada kegagalan administrasi masuk sekolah pilihan. Sebab, akurasi penentuan titik koordinat rumah pada peta digital menjadi faktor penentu utama dalam kalkulasi sistem zonasi otomatis SPMB.
Berikut panduan lengkap mengukur jarak zonasi menggunakan Google Maps secara tepat untuk menghindari kekeliruan data.
