Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Dishub Semarang Uji Coba PJU Pintar, Lampu Mati Terdeteksi Otomatis

Kota Semarang
2 min read
Dishub Semarang Uji Coba PJU Pintar, Lampu Mati Terdeteksi Otomatis
Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang melakukan perbaikan lampu penerangan jalan umum (PJU). (Dok. Disperkim Kota Semarang)
  • Dishub Kota Semarang menguji coba Smart PJU di Jalan Pahlawan, Pemuda, dan Imam Bonjol untuk mendeteksi lampu jalan padam otomatis melalui dashboard.

  • Sensor pintar dapat memantau beberapa titik lampu dalam satu ruas jalan, sehingga petugas tidak perlu mengandalkan laporan warga atau patroli manual.

  • Dishub berencana menghubungkan seluruh jaringan PJU secara bertahap, tetapi belum merinci jadwal uji coba, jumlah sensor, maupun target waktu perbaikan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Semarang, IDN Times - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang mulai menguji coba teknologi Smart Penerangan Jalan Umum (Smart PJU). Upaya ini untuk mempercepat penanganan lampu jalan yang padam. 

  1. 1. Kerusakan lampu terdeteksi otomatis

    Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Danang Kurniawan. (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)
    Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Danang Kurniawan. (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)

    Melalui sistem sensor pintar, kerusakan lampu dapat terdeteksi secara otomatis melalui dashboard pemantauan tanpa harus menunggu laporan warga atau pemeriksaan manual petugas.

    Kepala Dishub Kota Semarang, Danang Kurniawan mengatakan, uji coba tahap awal akan dilakukan di tiga ruas jalan protokol, yakni Jalan Pahlawan, Jalan Pemuda, dan Jalan Imam Bonjol.

    “Jadi kalau ada lampu mati, langsung terdeteksi tanpa kita harus mengecek ke lapangan dan tanpa menunggu aduan dari masyarakat,” ungkapnya, Selasa (13/10/2026).

    Teknologi ini dirancang untuk membantu petugas memantau kondisi penerangan jalan secara lebih cepat. Informasi mengenai lampu yang padam dapat diketahui melalui dashboard sehingga petugas memiliki acuan untuk menentukan lokasi yang perlu segera ditangani.

  2. 2. Satu sensor bisa memantau beberapa titik lampu

    Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang melakukan perbaikan lampu penerangan jalan umum (PJU). (Dok. Disperkim Kota Semarang)
    Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang melakukan perbaikan lampu penerangan jalan umum (PJU). (Dok. Disperkim Kota Semarang)

    Danang menjelaskan, Smart PJU menggunakan perangkat sensor yang dipasang pada sistem penerangan jalan. Satu perangkat sensor dapat memantau beberapa titik lampu dalam satu ruas jalan.

    Dengan mekanisme tersebut, petugas tidak perlu mengandalkan patroli manual untuk mengetahui seluruh lampu yang mengalami gangguan. Sistem pemantauan diharapkan membantu meningkatkan efisiensi kerja teknis sekaligus mempercepat identifikasi kerusakan.

    Dishub Semarang berencana mengembangkan penerapan teknologi ini secara bertahap. Setelah uji coba di tiga jalan protokol, pemerintah kota berharap seluruh jaringan PJU dapat terhubung dalam satu sistem pemantauan terpadu.

    “Kita coba di tiga jalan protokol dulu, nanti ke depan seluruh jaringan PJU akan terkoneksi,” ujar Danang.

  3. 3. Targetkan pemeliharaan PJU lebih efisien

    Kawasan segitiga emas Jalan Pandanaran Kota Semarang. (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)
    Kawasan segitiga emas Jalan Pandanaran Kota Semarang. (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)

    Penerapan Smart PJU menjadi salah satu upaya Dishub Semarang membenahi pemeliharaan ribuan titik penerangan jalan di kota tersebut. Sistem deteksi otomatis diharapkan membantu petugas mengetahui lokasi lampu padam tanpa harus menunggu laporan masyarakat.

    ‘’Meski demikian, efektivitas teknologi ini nantinya bergantung pada tindak lanjut petugas setelah gangguan terdeteksi. Sistem dapat membantu menemukan masalah, tetapi perbaikan di lapangan tetap diperlukan agar lampu kembali berfungsi,’’ kata Danang.

    Sementara itu, Dishub belum merinci jadwal pelaksanaan uji coba, jumlah perangkat sensor yang akan dipasang, maupun target waktu penanganan setelah lampu padam terdeteksi.

    Informasi tersebut akan menjadi indikator penting untuk menilai sejauh mana penggunaan Smart PJU mampu mempercepat pemeliharaan penerangan jalan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kota Semarang.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More