Semarang, IDN Times - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang mulai menguji coba teknologi Smart Penerangan Jalan Umum (Smart PJU). Upaya ini untuk mempercepat penanganan lampu jalan yang padam.
Dishub Semarang Uji Coba PJU Pintar, Lampu Mati Terdeteksi Otomatis

Take a Deeper Read
1. Kerusakan lampu terdeteksi otomatis
Melalui sistem sensor pintar, kerusakan lampu dapat terdeteksi secara otomatis melalui dashboard pemantauan tanpa harus menunggu laporan warga atau pemeriksaan manual petugas.
Kepala Dishub Kota Semarang, Danang Kurniawan mengatakan, uji coba tahap awal akan dilakukan di tiga ruas jalan protokol, yakni Jalan Pahlawan, Jalan Pemuda, dan Jalan Imam Bonjol.
“Jadi kalau ada lampu mati, langsung terdeteksi tanpa kita harus mengecek ke lapangan dan tanpa menunggu aduan dari masyarakat,” ungkapnya, Selasa (13/10/2026).
Teknologi ini dirancang untuk membantu petugas memantau kondisi penerangan jalan secara lebih cepat. Informasi mengenai lampu yang padam dapat diketahui melalui dashboard sehingga petugas memiliki acuan untuk menentukan lokasi yang perlu segera ditangani.
2. Satu sensor bisa memantau beberapa titik lampu
Danang menjelaskan, Smart PJU menggunakan perangkat sensor yang dipasang pada sistem penerangan jalan. Satu perangkat sensor dapat memantau beberapa titik lampu dalam satu ruas jalan.
Dengan mekanisme tersebut, petugas tidak perlu mengandalkan patroli manual untuk mengetahui seluruh lampu yang mengalami gangguan. Sistem pemantauan diharapkan membantu meningkatkan efisiensi kerja teknis sekaligus mempercepat identifikasi kerusakan.
Dishub Semarang berencana mengembangkan penerapan teknologi ini secara bertahap. Setelah uji coba di tiga jalan protokol, pemerintah kota berharap seluruh jaringan PJU dapat terhubung dalam satu sistem pemantauan terpadu.
“Kita coba di tiga jalan protokol dulu, nanti ke depan seluruh jaringan PJU akan terkoneksi,” ujar Danang.
3. Targetkan pemeliharaan PJU lebih efisien
Penerapan Smart PJU menjadi salah satu upaya Dishub Semarang membenahi pemeliharaan ribuan titik penerangan jalan di kota tersebut. Sistem deteksi otomatis diharapkan membantu petugas mengetahui lokasi lampu padam tanpa harus menunggu laporan masyarakat.
‘’Meski demikian, efektivitas teknologi ini nantinya bergantung pada tindak lanjut petugas setelah gangguan terdeteksi. Sistem dapat membantu menemukan masalah, tetapi perbaikan di lapangan tetap diperlukan agar lampu kembali berfungsi,’’ kata Danang.
Sementara itu, Dishub belum merinci jadwal pelaksanaan uji coba, jumlah perangkat sensor yang akan dipasang, maupun target waktu penanganan setelah lampu padam terdeteksi.
Informasi tersebut akan menjadi indikator penting untuk menilai sejauh mana penggunaan Smart PJU mampu mempercepat pemeliharaan penerangan jalan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kota Semarang.
Curated For You
- Dipa Andika Bongkar Soal Perizinan dan Produksi Operasi Pesta Copet di Pestapora04 Sep 2026, 08:59 WIB
- Layanan dan Aduan Penerangan Jalan Umum di Semarang Beralih ke Dishub23 Jan 2026, 13:14 WIB
- Mengendus Harumnya Bisnis Nilam Indonesia yang Terbang ke Luar Negeri03 Oct 2026, 10:00 WIB
- Digitalisasi Parkir di Semarang, Mampukah Tekan Kebocoran PAD?13 Oct 2026, 14:30 WIB