Semarang, IDN Times - Tiga tersangka kasus kematian mahasiswi Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Universitas Diponegoro (Undip) Semarang Aulia Risma Lestari dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Semarang untuk disidangkan.
Kasus Kematian Mahasiswi PPDS Undip, Tiga Tersangka Dilimpahkan ke PN

1. Berkas dan ketiga orang tersangka dilimpahkan ke PN Semarang
Juru bicara PN Semarang Haruno Patriadi di Semarang, Selasa, membenarkan pelimpahan berkas perkara yang terdiri dari tiga tersangka tersebut. "Ada tiga berkas yang dilimpahkan ke pengadilan," katanya.
Tiga tersangka yang akan diadili dalam kasus pemerasan atau pengancaman tersebut masing-masing Kepala Prodi Anestesiologi FK Undip Semarang Taufik Eko Nugroho, Kepala Staf Medis Prodi Anestesiologi FK Undip Semarang Sri Maryani, serta dokter senior dalam program PPDS Undip Semarang Zara Yupita Azra.
2. PN Semarang akan menunjuk majelis hakim
Setelah dilimpahkan, kata dia, Ketua PN Semarang akan menunjuk majelis hakim yang akan menyidangkan perkara itu serta menjadwalkan persidangannya.
Sebelumnya, kasus kematian mahasiswi PPDS Undip Semarang Aulia Risma Lestari yang ditangani Polda Jawa Tengah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Kota Semarang.
Dalam pelimpahan tersebut, kejaksaan kemudian menahan ketiga tersangka yang selama penyidikan di kepolisian tidak ditahan.
3. Ketiga orang tersangka masih ditahan
Kepala Kejaksaan Negeri Kota Semarang Candra Saptaji menyebut penuntut umum memiliki alasan subjektif maupun objektif menahan para tersangka.
Ancaman pidana di atas lima tahun menjadi alasan dilakukan penahanan, selain para tersangka dikhawatirkan akan melarikan diri, merusak barang bukti, atau mengulangi perbuatannya.
Para tersangka sendiri dijerat dengan Pasal 368 KUHP tentang pemerasan atau Pasal 378 KUHP tentang penipuan atau Pasal 335 KUHP tentang pemaksaan.
Curated For You
- [INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial 09 Sep 2026, 13:52 WIB
- Kaprodi PPDS Undip Taufik Eko, Zara dan Staf Prodi Anestesi Sri Maryani Ditahan 20 Hari15 May 2025, 16:21 WIB
- Penegakan Hukum Keracunan MBG Dipertanyakan, 11 Tokoh Bersuara21 Sep 2026, 07:00 WIB
- 19 HP Milik Tersangka dan Saksi Kasus PPDS Undip Disita Penyidik15 May 2025, 16:40 WIB