Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Mengenal Juan Mera Playmaker Persis Solo Berdarah Spanyol, Jebolan Celta Vigo
ilustrasi sepak bola (pixabay.com/KEREM TASER)
  • Persis Solo merekrut playmaker Spanyol Juan Mera Gonzalez pada 16 Juli 2026 untuk menghadapi Pegadaian Championship 2026/2027.

  • Mera, lulusan akademi Sporting Gijon, meniti karier di divisi bawah Spanyol sebelum mencatat 16 gol dan 11 assist dalam 57 laga bersama klub-klub India.

  • Setelah mencetak 3 gol dan 1 assist dalam 9 laga bersama Persiraja, Mera bergabung dengan Persis dan berambisi membantu klub kembali ke kasta tertinggi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Juan Mera, pemain bola dari Spanyol, sekarang masuk Persis Solo. Ia berumur 32 tahun dan pernah bermain di Spanyol, India, dan Persiraja Banda Aceh. Persis Solo ingin ia membantu tim bermain bagus di Championship 2026/2027. Juan Mera senang dan mau berusaha membawa Persis Solo naik ke liga paling atas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Surakarta, IDN Times - Persis Solo melakukan perombakan skuad dalam menghadapi Pegadaian Championship 2026/2027. Mereka memperkuat tim dengan mendatangkan sejumlah pemain asing. Salah satunya Juan Mera Gonzalez, pemain berkebangsaan Spanyol yang resmi diperkenalkan pada 16 Juli 2026.

Juan Mera dikenal sebagai pemain sepak bola yang cukup kenyang pengalaman. Pria berusia 32 tahun itu diketahui mengawali kariernya sendiri di Negeri Matador dalam waktu cukup lama. Lalu, Mera mencoba peruntungan dengan merumput di kompetisi sepak bola India sebelum menapakkan kaki ke Indonesia.

1. Lulusan akademi Sporting Gijon

Juan Mera merupakan jebolan tim akademi sepak bola Sporting Gijon U-19. Pria kelahiran Gijon, Spanyol, pada 22 November 1993 ini mulai beralih ke level semiprofesional dengan bergabung Sporting Atletico pada 2010. Kemudian, Mera membuat keputusan untuk menerima pinangan tim Celta Vigo B pada 2016.

Selang setahun berikutnya, Mera mendapat kesempatan berkiprah bersama Racing Ferrol. Kebersamaan mereka untuk mengarungi kasta ketiga Liga Spanyol 2017/2018. Kala itu, sepak terjang sang pemain terkonversi lewat catatan 1 gol dari 23 penampilan atau 884 menit bermain.

Mera menghabiskan kariernya di Racing Ferrol dalam kurun semusim. Ia lalu diboyong CD Teruel untuk berkompetisi di kasta ketiga Liga Spanyol 2018/2019. Namun, kebersamaan mereka hanya bertahan setengah musim. Mera lantas melanjutkan karier di kompetisi yang sama dengan memperkuat SD Leioa.

2. Mengenyam karier cukup lama di India

Tepat Agustus 2019, Juan Mera membuat keputusan besar dalam hidupnya. Ia merantau ke India demi mengembangkan karier sepak bola. Mera memulainya dengan membela salah satu tim berprestasi India, East Bengal FC. Kebersamaan mereka untuk mengarungi Liga Super India 2019/2020. Kiprah Mera di sana berakhir dengan kontribusi 2 gol dan 2 assist dari 16 pertandingan (1.305 menit bermain) bersama East Bengal.

Hanya saja, kontrak kerja Mera bersama tim berjuluk The Red and Gold tersebut bertahan seumur jagung. Sang pemain kemudian kembali ke Spanyol untuk membela CD Lealtad di divisi ketiga Liga Spanyol 2020/2021. Kontribusi Mera kala itu tercatat lewat 795 menit bermain atau dalam 15 laga.

Juan Mera melanjutkan karier di India dalam waktu cukup lama pada kesempatan selanjutnya. Ia dipercaya memperkuat beberapa tim, antara lain Neroca FC, Punjab FC, Churchill Brothers FC, dan Dempo SC. Mera membukukan 16 gol dan 11 assist dari total 57 laga bersama keempat tim tersebut di Liga Super India 2022—2025.

3. Membela Persiraja Banda Aceh di Liga 2 Indonesia 2025/2026

Kiprah Juan Mera di Liga Super India berakhir sampai Juni 2025. Sang pemain kemudian menganggur lantaran berstatus tanpa klub. Namun, Mera mulai melanjutkan karier setelah direkrut Persiraja Banda Aceh pada Januari 2026. Ini merupakan pengalaman pertamanya merumput di Indonesia sekaligus Asia Tenggara.

Mera diboyong Persiraja untuk menyongsong Liga 2 Indonesia 2025/2026 (kini Championship). Ia didatangkan pada paruh kompetisi. Ini sepertinya menjadi alasan Mera belum mampu memberikan kontribusi optimal. Sebab, sang pemain hanya membukukan 3 gol dan 1 assist dari 9 penampilan bersama Persiraja. Mera membuat tim berjuluk Laskar Rencong gagal melangkah ke babak playoff promosi.

4. Gabung Persis Solo, Juan Mera mengusung ambisi besar

Sepak terjang tidak maksimal di Championship 2025/2026 membuat kontrak Juan Mera tak diperpanjang oleh Persiraja Banda Aceh. Akan tetapi, hal ini untungnya tidak meredupkan reputasi sang pemain di mata klub lain. Itu terbukti setelah Mera direkrut Persis Solo pada 16 Juli 2026.

Mera dipinang Persis Solo untuk menghadapi Pegadaian Championship 2026/2027. Ini merupakan kesempatan kedua sang pemain untuk membuktikan kualitasnya di kompetisi sepak bola Indonesia. Mera pun antusias dengan keputusannya berlabuh ke Persis. Bahkan, ia berambisi membawa tim berjuluk Laskar Sambernyawa untuk kembali ke level tertinggi setelah terdegradasi musim lalu.

"Saya sangat senang dapat bergabung di klub ini (Persis Solo). Saya pikir ini adalah klub besar di Indonesia dan saya rasa ini adalah musim yang sangat baik. Saya akan berusaha sebaik mungkin untuk membantu klub ini," terang Juan Mera dikutip laman resmi klub, Kamis (16/7/2026).

Juan Mera akan menghadapi tantangan baru bersama Persis Solo di kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027. Mampukah dirinya membantu mewujudkan ambisi tim Laskar Sambernyawa untuk meraih prestasi sekaligus merebut tiket promosi ke kasta tertinggi musim depan?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article