Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Fakta Henry Doumbia, Bomber Persis Solo yang Cetak Quattrick Lawan PSBS Biak

Kota Surakarta
5 min read
5 Fakta Henry Doumbia, Bomber Persis Solo yang Cetak Quattrick Lawan PSBS Biak
ilustrasi sepak bola (pexels.com/Stephen Leonardi)
  • Persis Solo meraih kemenangan perdana Championship 2026/2027 dengan membantai PSBS Biak 7-0, dipimpin quattrick Henry Doumbia pada menit ke-7, 37, 57, dan 90+1.

  • Striker Pantai Gading berusia 33 tahun itu memiliki pengalaman di Thailand, Kuwait, Yordania, Uni Emirat Arab, Libya, Malaysia, dan Indonesia, termasuk membawa Chainat Hornbill juara Thai League 2 2017.

  • Direkrut bebas transfer pada Agustus 2026 setelah meninggalkan Bhayangkara FC, Doumbia menjadi Pemain Terbaik dan pencetak quattrick pertama kompetisi Indonesia musim ini, lalu bertekad konsisten membantu Persis.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Persis Solo sukses mencatatkan kemenangan perdana di Pegadaian Championship 2026/2027. Tim berjuluk Laskar Sambernyawa ini mampu mengalahkan PSBS Biak 7-0 pada Minggu (20/9/2026). Hasil itu menjadi bekal Persis untuk mengarungi kompetisi yang berlangsung masih panjang.

Menariknya, ada satu pemain Persis Solo yang mencuri perhatian ketika bertanding melawan PSBS. Ia adalah Bernard Henri Cedric Doumbia, pemain asing berpaspor Pantai Gading. Sosok dengan sapaan akrab Henry Doumbia itu berhasil menunjukkan kualitasnya dengan mencetak 4 gol dalam 1 pertandingan.

Lantas, seperti apa fakta Henry Doumbia yang menarik untuk diketahui?

  1. 1. Memulai karier di Thailand, Doumbia pernah meraih prestasi

    Henry Doumbia merupakan pemain kelahiran Duekoue, Pantai Gading, pada 11 November 1992. Pria yang kini berusia 33 tahun itu kali pertama memulai karier sepak bola bersama Saraburi FC di Thailand pada 2015. Doumbia lalu dipercaya memperkuat klub lokal lain, seperti Angthong FC, Chainat Hornbill FC, dan Nakhonratchasima Mazda FC.

    Rekam jejak karier Doumbia di Thailand berlangsung sampai 2018. Selama itu, sang pemain membukukan statistik 30 gol dan 15 assist dari 82 penampilan di Thai League (kasta tertinggi). Doumbia juga mencatatkan 4 gol dari 4 laga di Piala FA Thailand.

    Lebih menariknya lagi, ia pernah merengkuh prestasi. Doumbia sukses mempersembahkan titel juara Thai League 2 2017 (kasta kedua) untuk Chainat Hornbill FC. Dirinya pun berjasa membawa klub berjuluk Burung Enggang itu promosi ke divisi tertinggi Thai League 2018.

  2. 2. Melanglang buana di negara Timur Tengah

    Henry Doumbia dipercaya membela Chainat Hornbill FC di Thai League 2018. Ketika itu, dirinya diandalkan dengan menyumbang 15 gol dan 9 assist dari 34 laga. Namun, kontribusi Doumbia gagal membuat Chainat Hornbill bersaing di papan atas setelah berakhir di peringkat ke-13 klasemen akhir Thai League.

    Kiprah Doumbia bersama Chainat Hornbill kemudian tak berlanjut. Ini setelah sang pemain mencari petualangan baru ke Timur Tengah. Doumbia lantas menerima pinangan Al-Arabi SC untuk mengarungi kompetisi sepak bola Kuwait pada 2020. Tak lama berselang, ia pindah ke klub lokal lainnya, macam Al-Fahaheel SC, Qadsia SC, dan Khaitan SC.

    Pada Juli 2023, Doumbia memilih meninggalkan Kuwait untuk memperkuat Al-Wehdat SC di Liga Yordania. Ia lalu merantau ke Uni Emirat Arab untuk bergabung dengan Emirates Club setahun berikutnya. Bahkan, Doumbia pernah berkarier di Liga Libia 2025 bersama El Ettihad Al-Misraty SC dengan 14 kali tampil atau 608 menit bermain.

  3. 3. Berkiprah di Liga Malaysia dan Indonesia dalam semusim

    Usai menjalani kariernya di Libia, Henry Doumbia membuat keputusan menarik lagi. Dirinya merantau ke Asia Tenggara untuk mencari peruntungan di Liga Malaysia 2025/2026. Itu setelah Doumbia direkrut PDRM FC.

    Namun, sepak terjangnya di sana tidak berjalan mulus. Doumbia gagal berkontribusi maksimal untuk PDRM FC karena membukukan 4 gol saja dari 7 pertandingan. Itu sekaligus membuat perjalanan kariernya bertahan sampai paruh musim Liga Malaysia 2025/2026.

    Karier Doumbia kemudian berlanjut bersama Bhayangkara Presisi Lampung FC. Ia datang untuk mengarungi putaran kedua Super League Indonesia 2025/2026. Menariknya, kiprahnya bersama klub berjuluk The Guardians of Saburai itu terbilang cukup meningkat. Doumbia mengemas 8 gol dan 5 assist dari 17 laga. Rapor ini sekaligus membuat Bhayangkara FC bertahan di kasta tertinggi lantaran berstatus klub promosi pada musim sebelumnya.

  4. 4. Direkrut Persis Solo, Doumbia mencuri atensi dengan mencetak quattrick

    Sayangnya, Henry Doumbia tak masuk dalam proyek Bhayangkara FC menjelang Super League musim 2026/2027. Itu disebabkan keterampilannya sebagai penyerang berpengalaman kurang dilirik pelatih asal Spanyol, Oscar Bruzon. Kontrak kerja Doumbia bersama The Guardians of Saburai pun tidak diperpanjang.

    Kendati demikian, rekam jejak Doumbia tetap dilirik klub lain. Itu setelah dirinya direkrut Persis Solo dengan skema bebas transfer pada 2 Agustus 2026. Doumbia didatangkan untuk memperkuat lini penyerangan klub berjuluk Laskar Sambernyawa dalam mengarungi Championship 2026/2027 (kasta kedua).

    Menariknya, Doumbia membuat gebrakan setelah berseragam Persis Solo. Ia berhasil mencetak 4 gol dalam 1 laga alias quattrick saat mengalahkan PSBS Biak pada pekan ke-2 Championship, Minggu (20/9/2026) di Stadion Manahan, Solo. Masing-masing golnya ke gawang PSBS tercipta pada menit ke-7, 37, 57, dan 90+1.

    Doumbia menjadi bintang kemenangan Persis dalam laga melawan PSBS Biak. Sebab, ia meraih penghargaan individu sebagai Pemain Terbaik. Bahkan, Doumbia menjadi pemain pertama yang mencetak quattrick di seluruh kompetisi sepak bola Tanah Air pada musim 2026/2027.

  5. 5. Doumbia bertekad tampil konsisten bersama Persis Solo

    Henry Doumbia bangga dengan capaiannya. Pasalnya, ia berjasa besar mempersembahkan kemenangan perdana bagi Persis Solo di Championship 2026/2027. Ini sekaligus memantik tekad Doumbia untuk tampil konsisten bersama Laskar Sambernyawa ke depannya.

    "Hari ini adalah hari yang luar biasa. Menang dan berhasil mencetak gol adalah sesuatu yang baik, tapi yang paling penting adalah kita meraih tiga poin penting. Saya akan berjuang membantu Persis pada tiap laga. Semoga saya bisa terus konsisten bermain untuk Persis Solo," kata Doumbia seperti dikutip situs resmi klub pada 21 September 2026.

    Henry Doumbia mampu menunjukkan kapasitasnya sebagai striker berpengalaman setelah mencetak quattrick bersama Persis Solo. Namun, mampukah dirinya menjaga konsistensi performa sebagai mesin gol Laskar Sambernyawa hingga kompetisi berakhir?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More