Kans Persijap Jepara pada November 2026, Mampu Bangkit?
.jpg)
Persijap Jepara terpuruk di dasar klasemen Super League 2026/2027 dengan 1 poin dari 7 laga, hasil dari 1 imbang dan 6 kekalahan hingga 29 Oktober 2026.
Pada November, Persijap menghadapi Persela di I League Cup, lalu Garudayaksa, Bhayangkara Presisi Lampung, dan PSIM Yogyakarta di Super League.
Peluang poin terbuka melawan Persela, Garudayaksa, dan PSIM yang belum konsisten, sementara laga tandang kontra Bhayangkara menjadi ujian berat karena lawan belum kalah.
Jepara, IDN Times - Persijap Jepara belum menunjukkan performa maksimal di kompetisi BRI Super League 2026/2027. Tim dengan julukan Laskar Kalinyamat ini gagal meraih kemenangan sejak awal musim. Dari 7 pertandingan yang dilewati, Persijap baru mencatatkan 1 hasil imbang dan 6 kekalahan per 29 Oktober 2026.
Meski demikian, Persijap masih memiliki kans untuk bangkit. Mereka berpeluang mewujudkannya selama November 2026. Laskar Kalinyamat akan melakoni jadwal tanding baru menghadapi Persela Lamongan, Garudayaksa FC, Bhayangkara Presisi Lampung FC, dan PSIM Yogyakarta. Lantas, seperti apa peluang Persijap jelang menghadapi keempat tim tersebut?
1. Persijap membuka rintangan dengan menghadapi Persela Lamongan
Persijap Jepara memulai jadwal tanding periode November 2026 dengan menghadapi Persela Lamongan. Ini merupakan pertandingan pembuka kedua tim di kompetisi I League Cup 2026/2027. Duel Persijap lawan Persela dijadwalkan berlangsung di Stadion Surajaya, Lamongan, Selasa (3/11/2026) 19.00 malam.
Persijap berstatus tim tamu dalam pertandingan tersebut. Walau demikian, tim Laskar Kalinyamat berpotensi membuat kejutan dengan mencuri poin di markas Persela. Itu disebabkan Persela tengah mengalami penurunan performa di kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027 (kasta kedua).
Persela sendiri gagal meraih kemenangan dalam tiga pertandingan terakhir. Tim asal Jawa Timur itu mesti mengalami kekalahan dari RANS Nusantara serta imbang kontra Deltras Sidoarjo dan De Red FC. Bahkan, Persela meraih dua hasil imbang saat bermain di kandang sendiri. Ini menjadi pekerjaan rumah mereka jelang menjamu Persijap Jepara.
2. Persijap wajib memanfaatkan situasi tak maksimal Garudayaksa FC
Persijap Jepara bertemu tim promosi saat melakoni pertandingan pekan ke-9 kompetisi Super League 2026/2027 (kasta tertinggi). Mereka akan menghadapi Garudayaksa FC di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Sabtu (7/11/2026) 19.00 WIB. Laskar Kalinyamat diuntungkan dengan status pertandingan kandang.
Persijap memiliki kesempatan untuk meraih hasil maksimal atas Garudayaksa FC. Hal itu terjadi karena Garudayaksa juga belum menunjukkan penampilan yang konsisten di Super League musim ini. Buktinya, tim berjuluk Spirit of Garuda baru meraih 1 kemenangan, 2 hasil imbang, 4 kekalahan dari 7 pertandingan per 29 Oktober 2026.
Terlebih, Persijap mengantongi catatan positif dalam head to head. Laskar Kalinyamat berhasil mengalahkan Garudayaksa dengan skor 4-1 saat masih berkompetisi di Liga 2 Indonesia 2025. Kedua tim bermain sama kuat 3-3 pada pertandingan lainnya. Rapor ini menjadi bekal Persijap untuk mendongkrak motivasi pemain mereka.
3. Persijap menatap laga sarat ujian kontra Bhayangkara FC
Berbeda dengan sebelumnya, Persijap Jepara akan menghadapi lawan lebih berat pada laga selanjutnya. Laskar Kalinyamat ditantang Bhayangkara Presisi Lampung FC untuk berduel di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung. Laga tersebut akan berlangsung di markas Bhayangkara pada Sabtu (21/11/2026) 19.00 WIB.
Ini menjadi pertandingan sarat ujian bagi Persijap. Bagaimana tidak, lawan yang akan dihadapi sedang dalam performa cukup apik di Super League 2026/2027. Ini terbukti setelah Bhayangkara FC menorehkan catatan 2 kali menang dan 5 kali imbang dari 7 laga. Tim berjuluk The Guardians of Saburai tersebut belum mengalami kekalahan sejak awal musim.
Ada banyak pemain kunci Bhayangkara FC yang wajib diwaspadai Persijap. Mereka adalah Jefferson Brenes, Allano, Milan Ristovski, Moussa Sidibe, dan Matias Ocampo. Brenes merupakan gelandang produktif di lini tengah Bhayangkara. Sedangkan keempat lainnya menjadi pemain andalan di sektor penyerangan The Guardians of Saburai musim ini.
4. Persijap berpeluang mencuri poin di markas PSIM Yogyakarta
Persijap Jepara melakoni pertandingan tandang pada pekan ke-11 Super League 2026/2027. Laskar Kalinyamat akan mengunjungi markas PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Pertemuan kedua tim dijadwalkan terlaksana pada 28 November 2026.
Meski berstatus tim tamu, Persijap tetap memiliki kesempatan untuk membuat kejutan. Itu disebabkan PSIM juga mengalami tren buruk pada awal Super League 2026/2027. PSIM tak sekali pun menang dalam 7 pertandingan dengan 2 hasil imbang dan 5 hasil kalah per 29 Oktober 2026.
Tim dengan warna kebesaran biru tersebut mempunyai masalah utama pada ketumpulan lini serang. Terbukti, PSIM baru mencatat statistik 3 gol dari 7 pertandingan. Mereka gagal mencetak gol saat menghadapi Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, Bhayangkara FC, dan Isenmulang Kalteng FC. Persoalan itu seharusnya bisa dimanfaatkan Persijap Jepara untuk meraih hasil optimal atas PSIM.
Dengan rapor tak maksimal sejauh ini, Persijap Jepara mesti terbenam di dasar klasemen sementara Super League 2026/2027. Tim Laskar Kalinyamat baru mengumpulkan 1 poin dari 7 laga per 29 Oktober 2026. Persijap wajib memperbaiki capaian tersebut selama November 2026 mendatang. Mampukah mereka melakukannya saat menghadapi Garudayaksa FC, Bhayangkara FC, dan PSIM Yogyakarta?





.jpg)









![[FOTO] Tak Sendirian di Lintasan](https://image.idntimes.com/post/20261023/ajp-2026-motoprix-1_53e8d2d4-76dc-4cea-a3c0-13d759c01cf0_watermarked_idntimes-2.jpg)






