Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Pemain Kunci Persijap Jepara di Super League, Siapa yang Paling Berpengaruh?

5 Pemain Kunci Persijap Jepara di Super League, Siapa yang Paling Berpengaruh?
ilustrasi sepak bola (pexels.com/Chris wade NTEZICIMPA)
Intinya Sih
  • Persijap Jepara sukses bertahan di Super League 2025/2026 dengan finis di peringkat ke-13, mengumpulkan 36 poin dari 34 laga meski berstatus klub promosi.
  • Lima pemain jadi tulang punggung tim: Carlos Franca sebagai top skor, Wahyudi Hamisi pengatur lini tengah, Rahmat Hidayat bek muda andalan, Diogo Brito palang pintu tangguh, dan Sendri Johansah kiper utama.
  • Kontribusi solid kelima pemain tersebut menjadi pondasi performa Persijap sepanjang musim, memperlihatkan kerja keras kolektif antara pemain lokal dan asing dalam menjaga konsistensi tim.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jepara, IDN Times - Persijap Jepara meraih rapor cukup positif di kompetisi BRI Super League 2025/2026. Meski berstatus klub promosi, klub berjuluk Laskar Kalinyamat ini bersaing dengan menempati peringkat ke-13 di klasemen akhir berbekal 36 poin dari 34 laga. Mereka bertahan di kasta tertinggi musim depan.

Capaian tersebut merupakan hasil kerja keras dari jajaran pengurus klub serta tim kepelatihan Persijap Jepara. Kontribusi pemain juga ikut andil sebagai sosok yang berjuang langsung di atas lapangan. Terlebih, lima pemain ini memiliki jasa besar dalam kiprah Persijap Jepara di Super League 2025/2026.

1. Carlos Franca

Carlos Henrique Franca Freires merupakan pemain asing yang perannya sangat diandalkan Persijap Jepara di Super League 2025/2026. Pemain berpaspor Brasil berusia 31 tahun itu membukukan 10 gol dan 3 assist dari total 30 pertandingan (2.678 menit bermain). Carlos Franca dinobatkan sebagai pencetak gol terbanyak Laskar Kalinyamat musim ini.

Franca memiliki peran utama sebagai penyerang sayap di lini depan Persijap Jepara. Determinasinya begitu diandalkan untuk mengubrak-abrik barisan pertahanan lawan di lapangan. Apalagi, dengan naluri agresifnya, Franca tidak jarang memiliki kepiawaian untuk mencetak gol pada tiap pertandingan Super League 2025/2026.

2. Wahyudi Hamisi

Wahyudi Setiawan Hamisi memiliki kontribusi besar di sektor lapangan tengah Persijap Jepara. Itu terbukti setelah perannya hampir tidak tergantikan di Super League 2025/2026. Gelandang berusia 28 tahun itu mengemas rapor 2.421 menit bermain atau 29 penampilan dengan sumbangan 1 assist untuk Laskar Kalinyamat.

Wahyudi Hamisi kerap dipercaya menjadi rekan duet beberapa gelandang asing Persijap Jepara di Super League 2025/2026. Mereka di antaranya Borja Martinez, Alexis Gomez, Borja Herrera, dan Aly Ndom. Kolaborasi Wahyudi bersama keempat pemain tersebut melahirkan soliditas lapangan tengah klub yang cukup kuat sepanjang musim.

3. Rahmat Hidayat

Persijap Jepara bergantung kepada satu pemain muda di posisi bek sayap kanan di Super League 2025/2026. Ia adalah Rahmat Hidayat (23 tahun), pemain dengan transisi permainan mumpuni dalam menyerang dan bertahan. Bek jebolan Persib Bandung U-18 tersebut layak menyandang predikat sebagai pemain masa depan Persijap.

Rahmat Hidayat sendiri menorehkan statistik cukup mentereng di Super League 2025/2026. Ia mencatatkan 31 penampilan atau 2.403 menit bermain bersama Persijap Jepara. Ia hanya absen dalam tiga pertandingan sepanjang musim. Itu artinya, peran Rahmat hampir tidak tergantikan berkat etos kerjanya ketimbang pemain lain, yaitu Buyung Ismu dan Firman Ramadhan.

4. Diogo Brito

Diogo Araujo Brito merupakan palang pintu tangguh Persijap Jepara di Super League 2025/2026. Peran pemain asing berkebangsaan Portugal ini sangat dibutuhkan untuk memperkuat barisan pertahanan klub. Terbukti, Diogo Brito mempunyai rapor gemilang lewat 33 penampilan (2.944 menit bermain) dengan sumbangsih 1 gol dan 1 assist bersama Laskar Kalinyamat.

Bahkan, Diogo hampir tidak pernah melewatkan pertandingan bersama Persijap Jepara di Super League musim ini. Dirinya hanya absen ketika menghadapi Arema FC pada 2 Februari 2026. Diogo saat itu tidak masuk dalam skuad Laskar Kalinyamat akibat hukuman akumulasi kartu kuning.

5. Sendri Johansah

Di urutan terakhir, ada Muhammad Sendri Johansyah sebagai kiper nomor satu Persijap Jepara di Super League 2025/2026. Perannya hampir tidak tersisihkan dengan membukukan 1.665 menit bermain atau dalam 19 penampilan. Sang kiper mengemas 7 clean sheet dan 22 kebobolan sepanjang musim.

Menariknya, determinasi Sendri Johansah kian mencuat setelah Persijap melepas Rodrigo Moura. Kiper asing berkebangsaan Brasil itu diketahui gagal tampil mumpuni dengan mengemas 1 clean sheet saja dari 11 pertandingan pada putaran pertama Super League 2025/2026. Ini lantas melatarbelakangi keputusan Persijap untuk merekrut pemain asing di posisi lainnya.

Kelima pemain di atas berkontribusi besar terhadap sepak terjang Persijap Jepara di Super League 2025/2026. Dengan kepiawaian masing-masing, mereka menunaikan tugas dengan baik dengan menjadi pondasi klub pada tiap pertandingan. Apakah Persijap Jepara kembali mengandalkan determinasi Carlos Franca, Wahyudi Hamisi, Rahmat Hidayat, Diogo Brito, dan Sendri Johansah di kompetisi musim depan?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Dhana Kencana
EditorDhana Kencana

Latest Sport Jawa Tengah

See More