Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Dipecundangi Persiraja, Fokus Persiku Kudus Berikutnya Lawan Persikad

Kab. Kudus
3 min read
Dipecundangi Persiraja, Fokus Persiku Kudus Berikutnya Lawan Persikad
ilustrasi sepak bola (pexels.com/PABLO GÓMEZ)
  • Persiku Kudus kalah 1-3 dari Persiraja Banda Aceh di Stadion Sultan Agung, setelah Martin Chaves membuka skor pada menit ke-19.

  • Vitor Barata menyamakan skor pada menit ke-47, tetapi Persiraja membalas lewat dua gol Pitian Husni untuk mengunci kemenangan.

  • Persiku kini tanpa kemenangan dalam delapan laga dan tetap juru kunci Grup Barat dengan minus satu poin; berikutnya menghadapi Persikad Depok di I League Cup.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kudus, IDN Times - Persiku Kudus belum sanggup memutus rentetan hasil buruk di kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027. Tim besutan Pelatih Agus Yuwono ini gagal meraih kemenangan saat bersua Persiraja Banda Aceh di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (30/10/2026). Persiku dipecundangi 1-3.

Persiku melakoni laga dengan tidak mudah kontra Persiraja. Sejak awal babak, Persiku dipaksa bermain dengan keadaan tertinggal satu gol. Meski sempat membalas lewat Vitor Barata, mereka tidak mampu menandingi kekuatan lawan. Itu setelah Persiraja memperlebar jarak dengan mencetak dua gol tambahan.

  1. 1. Persiku dihukum gol Martin Chaves pada babak pertama

    Persiku Kudus sebenarnya mempertontonkan performa tidak terlalu buruk dalam laga ini. Status pertandingan kandang membuat tim berjuluk Macan Muria tampil percaya diri. Bahkan, Persiku tidak ragu untuk menginvasi lini pertahanan Persiraja Banda Aceh sepanjang 10 menit pertama.

    Hanya saja, Persiku masih memperlihatkan persoalan mereka yang belum membaik. Para pemain lemah dalam melakukan transisi permainan dari menyerang ke bertahan. Itu artinya lini pertahanan Persiku sering memiliki celah ketika sedang melakukan skema penyerangan.

    Sayangnya, kekurangan tersebut berhasil dimanfaatkan kubu lawan. Persiraja Banda Aceh di luar perkiraan membuka keunggulan lebih dahulu pada menit ke-19. Gol tercipta dari penyelesaian akhir pemain berdarah Uruguay, Martin Chaves, usai terlepas dari kawalan pemain bertahan Persiku.

    Persiku merespons dengan meningkatkan tempo permainan. Mereka berambisi membalas lewat berbagai upaya di atas lapangan. Namun, semua cara tidak membuahkan hasil hingga babak turun minum. Ini membuat Persiku tertinggal dengan skor sementara 0-1.

  2. 2. Gol balasan Vitor Barata sempat membuka harapan Persiku

    Memasuki paruh kedua, Persiku Kudus tampil lebih agresif. Macan Muria melakukannya demi bisa menyamakan angka di papan skor. Upaya itu dilakukan Persiku dengan mengambil kendali permainan di lapangan.

    Menariknya, upaya Persiku membuahkan hasil. Mereka mencetak gol balasan melalui Vitor Barata pada menit ke-47. Eks pemain asing Persibo Bojonegoro mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan celah di lini pertahanan Persiraja. Dengan ketenangannya, Barata menjebol gawang Persiraja dengan eksekusi bola tepat sasaran.

    Hanya saja, gol Persiku langsung dibalas Persiraja selang 2 menit kemudian. Tim tamu mencetak gol kedua melalui Pitian Husni. Gol tercipta setelah penyerang bernomor punggung 11 tersebut memiliki ruang bebas untuk melakukan tembakan.

    Kejutan Persiraja tidak berhenti di sana. Pada menit ke-68, Pitian Husni kembali menjadi momok bagi lini pertahanan Persiku. Sang pemain mencetak gol lewat eksekusi bola yang terukur. Gol tersebut sekaligus menjaga keunggulan Persiraja 3-1 hingga akhir pertandingan.

  3. 3. Persiku puasa menang dalam delapan laga

    Persiku Kudus kembali memperpanjang rapor negatif setelah dipecundangi Persiraja Banda Aceh. Tim Macan Muria gagal meraih kemenangan dalam total delapan pertandingan Championship 2026/2027. Bahkan, Persiku mengalami tujuh kekalahan berturut-turut sejak awal musim.

    Kekalahan dari Persiraja membuat Persiku belum merangkak dari posisi juru kunci klasemen Grup Barat Championship 2026/2027. Untuk sementara, Macan Muria tetap mengantongi perolehan minus satu poin dari delapan pertandingan. Persiku dalam situasi tidak mudah untuk bangkit.

    Persiku menatap ujian selanjutnya dengan menghadapi Persikad Depok. Laga tersebut akan berlangsung pada 4 November 2026 mendatang di Stadion Pakansari, Kab. Bogor. Jawa Barat. Ini merupakan laga pembuka kedua tim pada ajang I League Cup 2026/2027.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More