Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pemekaran Brebes Selatan Mandek, Warga Mengaku Menderita
Wakil Ketua DPRD Jateng Sarif Abdillah bersama Anggota Komisi A DPRD Jateng Naryoko dan perwakilan Bapedda menanggapi tuduhan mandeknya Pansus Pemekaran Brebes Selatan. (IDN Times/Fariz Fardianto)
  • Warga Brebes Selatan mengaku kesulitan mengurus administrasi ke pusat Pemkab Brebes karena rapat Pansus Pemekaran belum mendapat jadwal pasti selama 22 hari.

  • Aliansi Perjuangan Pemekaran Brebes menagih kepastian proses pemekaran, meski dokumen pengajuan disebut sudah lengkap dan layak dibahas Kemendagri serta DPR RI.

  • Wakil Ketua DPRD Jateng akan berkonsultasi dengan Kemendagri mengenai regulasi tindak lanjut, sementara Pemprov Jateng berjanji memaksimalkan dukungan dan pansus mengawal proses.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
12 Oktober 2026

Warga Brebes Selatan mengadu kepada pimpinan DPRD Jateng mengenai ketidakpastian rapat pansus pemekaran. Mereka menyatakan telah menunggu 22 hari dan kesulitan mengakses layanan administrasi di pusat Pemkab Brebes.

akhir tahun ini

Sekda Jateng sebelumnya menjanjikan pelaksanaan pansus pemekaran Brebes Selatan.

tahun 2027

Warga menyebut mendapat janji akan ada rapat komisi terkait pemekaran Brebes Selatan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Proses pembentukan panitia khusus pemekaran Brebes Selatan belum memiliki kepastian jadwal, sementara warga mengaku kesulitan mengakses pelayanan administrasi di pusat Pemerintah Kabupaten Brebes.
  • Who?
    Warga Brebes Selatan yang tergabung dalam Aliansi Perjuangan Pemekaran Kabupaten Brebes, Ketua Aliansi Agus Sutiono, pimpinan DPRD Jawa Tengah, Komisi A, Sarif Abdillah, dan Iwanudin Iskandar.
  • Where?
    Audiensi berlangsung di Gedung Berlian DPRD Jawa Tengah. Kesulitan akses administrasi dialami warga Brebes Selatan yang harus menuju pusat Pemerintah Kabupaten Brebes.
  • When?
    Agus Sutiono menyampaikan keluhan saat audiensi pada Senin, 12 Oktober 2026. Warga menyatakan telah menunggu kepastian rapat pansus selama sekitar 22 hari.
  • Why?
    Warga menagih kepastian karena dokumen pengajuan pemekaran dinilai telah lengkap, sedangkan jadwal rapat pansus belum pasti dan jarak menuju pusat layanan Kabupaten Brebes dinilai menyulitkan.
  • How?
    DPRD Jawa Tengah akan berkonsultasi dengan Kementerian Dalam Negeri bersama asisten pemerintah untuk mengetahui tindak lanjut dan regulasi pemekaran. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyatakan akan memaksimalkan dukungan, sementara pansus tetap mengawal prosesnya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Warga Brebes Selatan sedih karena rencana membuat daerah baru belum jalan. Mereka menunggu rapat selama 22 hari. Kalau mengurus surat, mereka harus pergi jauh ke Brebes. Agus dan teman-temannya bertanya kapan rencana ini dibahas. DPRD Jawa Tengah mau bertanya ke Kemendagri, dan tim pansus akan terus mengawal rencana itu.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di tengah ketidakpastian jadwal, aspirasi warga Brebes Selatan telah mendorong perhatian langsung dari DPRD Jawa Tengah dan pemerintah provinsi. Dokumen pengajuan yang disebut telah lengkap, komitmen pansus untuk mengawal proses, serta rencana konsultasi regulasi ke Kemendagri menunjukkan bahwa kebutuhan pelayanan dan potensi ekonomi masyarakat tetap menjadi bagian dari pembahasan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Brebes, IDN Times - Sejumlah warga Brebes Selatan yang tergabung dalam Aliansi Perjuangan Pemekaran Kabupaten Brebes mengaku kerepotan menunggu pelaksanaan rapat Pansus Pemekaran Brebes yang tak menentu. 

Pasalnya selama menunggu jadwal rapat pansus, mereka tetap harus bersusah payah menempuh akses yang jauh untuk keperluan mengurus administrasi ke pusat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes.

1. Warga Brebes Selatan: 22 hari kami tersiksa

Agus Sutiono, Ketua Aliansi Perjuangan Pemekaran Brebes. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Agus Sutiono, Ketua Aliansi Perjuangan Pemekaran Brebes mengatakan selama dua bulan atau kurang lebihnya 22 hari, pihaknya merasa tidak mendapatkan kepastian dari DPRD Jateng ihwal penetapan rapat pansus pemekaran Brebes Selatan.

"Kami menunggu 22 hari, selama 22 hari kami tinggal di Brebes Selatan kami merasa menderita. Karena kami rasakan mandeknya pembahasan pansus pemekaran Brebes Selatan justru membuat kami kesulitan akses," ujar Agus di sela audiensi dengan pimpinan DPRD Jateng dan perwakilan Komisi A di Gedung Berlian DPRD Jateng, Senin (12/10/2026).

2. Warga pertanyakan arah pemekaran

Pimpinan DPRD Jateng menjelaskan kepada warga Brebes Selatan. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Lebih lanjut, pihaknya menagih janji Sekda Jateng Sumarno yang semula mengutarakan akhir tahun ini akan dilaksanakan pansus pemekaran Brebes Selatan.

Pihaknya pun mempertanyakan mau diarahkan kemana upaya pemekaran Brebes Selatan mengingat seluruh berkas dokumen pengajuan pemekaran sebetulnya sudah komplit. 

Bahkan, menurutnya dokumen pengajuan pemekaran Brebes Selatan sudah layak dibahas oleh Kemendagri dan DPR RI.

"Kami mempertanyakan mau dibawa ini pemekaran ini. Walaupun kami dapat janji dari Pak Sekda tahun 2027 ada rapat komisi," jelasnya.

3. Pimpinan DPRD Jateng akan konsultasi ke Kemendagri

Asisten Kesra Setda Jateng Iwanudin Iskandar bersama Anggota Komisi A DPRD Jateng Naryoko dan Wakil Ketua DPRD Jateng Sarif Abdillah saat menemui wartawan. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Wakil Ketua DPRD Jateng, Sarif Abdillah sudah mencermati dinamika yang muncul dalam pengajuan pemekaran Brebes Selatan. Intinya ia telah mengkaji dampak pelayanan yang ada di sana. Termasuk adanya potensi mengungkit perekonomian masyarakat Brebes Selatan. 

"Nanti kita akan segera berkonsultasi dengan Kemendagri bersama pak asisten apakah tindak lanjut dari pemekaran ini regulasinya seperti apa," tuturnya.

"Saya terima kasih kepada masyarakat sehingga memberikan semangat kepada teman-teman dari pansus untuk membahas terkait dengan ini," sambungnya.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Jateng, Iwanudin Iskandar berjanji akan terus berusaha memaksimalkan dukungan untuk pemekaran Brebes Selatan. Tim pansus akan tetap mengawal proses pemekaran.

Curated For You

Editorial Team

Related Article