Semarang, IDN Times - Pernah nggak sih, ngerasa pusing sendiri ngatur keuangan keluarga yang sering bocor halus? Belum lagi tiap buka HP, selalu ada tawaran pinjaman online (pinjol) yang janjikan dana cepat cair tapi ujung-ujungnya bikin tagihan melilit. Nggak sedikit loh masyarakat yang akhirnya terjerat jebakan pinjol ilegal atau modus penipuan karena kurangnya pemahaman finansial.
Berangkat dari keresahan itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Tengah punya solusi cerdas. Mereka sadar bahwa kunci ketahanan ekonomi keluarga sering kali ada di tangan perempuan. Oleh karena itu, edukasi keuangan yang masuk lewat komunitas perempuan menjadi strategi paling jitu. Yuk, intip gimana cara mereka bikin gebrakan agar masyarakat makin melek cuan!
