Semarang, IDN Times - Sebagai langkah memperluas akses energi, Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Tengah menyalurkan bantuan 1.000 sambungan listrik secara gratis. Sambungan listrik gratis tersebut diperuntukkan bagi warga kurang mampu di sejumlah kabupaten.
Bantuan yang jadi bagian dari upaya Gubernur Ahmad Luthfi dalam mewujudkan semangat Ngopeni Nglakoni Jateng tersebut, bertujuan memberikan penerangan dan memenuhi kebutuhan listrik masyarakat yang membutuhkan.
Kepala Dinas ESDM Jawa Tengah, Agus Sugiharto mengatakan, program bantuan sambungan listrik gratis menjadi salah satu upaya pemerintah untuk memperluas akses energi bagi masyarakat kurang mampu.
Pada tahun ini, jumlah sambungan listrik yang telah terpasang mencapai 1.000 sambungan. Capaian tersebut sama dengan jumlah bantuan yang disalurkan pada tahun sebelumnya.
“Program ini sudah kami laksanakan di tahun sebelumnya, dan kami lanjutkan di tahun 2026, dengan kuota 1.000 sambungan per tahun,” ujar Agus, Rabu (14/10/2026).
Pelaksanaan program dilakukan melalui kerja sama dengan PLN (Persero), serta dukungan program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).
Kolaborasi dengan PLN menjadi bagian penting dalam mendukung penyediaan akses listrik, bagi warga yang membutuhkan. Dengan adanya bantuan ini, masyarakat penerima manfaat dapat menikmati penerangan, dan menggunakan listrik untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
“Program sambungan listrik gratis juga diharapkan membantu meringankan beban masyarakat berpenghasilan rendah, yang belum memiliki sambungan listrik sendiri,” tuturnya.
Melalui program tersebut, Pemprov Jateng melanjutkan upaya pemerataan akses energi, sekaligus menjalankan komitmen pelayanan kepada masyarakat melalui semangat Ngopeni Nglakoni Jateng yang diusung Gubernur Ahmad Luthfi.
“Kami selalu akan berupaya hadir bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama kebutuhan energi,” pungkasnya.
