Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kepala ESDM Jateng Jadi Peserta PKN Terbaik, BPSDM: Harus Inovasi

Kota Semarang
Kepala ESDM Jateng Jadi Peserta PKN Terbaik, BPSDM: Harus Inovasi
Sekda Jateng Sumarno menyerahkan plakat kepada Kepala ESDM Jateng Agus Sugiharto pada Penutupan PKN Tingkat II Angkatan VII di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDM) Jateng, Jumat (14/8/2026). (IDN Times/Fariz Fardianto)
  • Lima pejabat dari Jawa Tengah, kabupaten/kota, dan Kejaksaan RI menjadi peserta terbaik PKN Tingkat II Angkatan VII, termasuk Kepala ESDM Jateng Agus Sugiharto.
  • PKN berlangsung 7 April-14 Agustus 2026 dengan 45 peserta; seluruhnya lulus, terdiri atas 15 berpredikat sangat memuaskan dan 30 memuaskan.
  • Pemprov Jateng menekankan penerapan pembelajaran, keteladanan, dan inovasi peserta di tempat kerja; inovasi akan ditindaklanjuti BPSDM.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Lima pejabat utama di lingkungan OPD Jawa Tengah dinyatakan sebagai peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II terbaik untuk Angkatan VII Provinsi Jawa Tengah. 

Kelima peserta yang dimaksud antara lain Kepala ESDM Jateng Agus Sugiharto, Moh Edy Sukarno dari Kabupaten Semarang, Siswo Hartanto dari Kota Salatiga, Bayu Adhinugroho Arianto dan Mia Banulita dari Kejaksaan RI. 

Kelimanya memperoleh piagam penghargaan dan medali. Sementara seluruh peserta yang dinyatakan lulus mendapatkan Surat Tanda Tamat Pelatihan yang diterbitkan oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI.

PKN Angkatan VII berlangsung 7 April hingga 14 Agustus 2026 dan diikuti 45 peserta. Terbagi lima peserta kementerian/lembaga, empat dari Pemprov Jawa Tengah, 26 dari pemerintah kabupaten, dan 10 dari pemerintah kota.

Seluruh peserta dinyatakan lulus. Sebanyak 15 peserta memperoleh predikat sangat memuaskan, sedangkan 30 peserta dinyatakan memuaskan.

Sekda Jawa Tengah, Sumarno mengatakan, dampak setelah peserta kembali bekerja menjadi hal penting dari pelaksanaan PKN. Sebab, peserta merupakan para pemimpin yang diharapkan mampu menerapkan hasil pembelajaran untuk menggerakkan organisasi. 

“Yang terpenting dampak pelaksanaan PKN ini nanti terhadap teman-teman peserta setelah kembali bekerja,” kata Sumarno saat mewakili Gubernur Ahmad Luthfi pada Penutupan PKN Tingkat II Angkatan VII di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDM) Jateng, Jumat (14/8/2026).

Kendati begitu, peserta PKN tak cukup hanya menyelesaikan pelatihan, tetapi harus mampu menerapkan apa yang diperoleh selama mengikuti PKN di tempat tugas masing-masing.

Ia juga menekankan pentingnya keteladanan pemimpin dalam membangun budaya kerja dan integritas organisasi. Menurutnya, pemimpin harus menjadi contoh, karena sikap dan perilakunya akan memengaruhi jajaran di bawahnya.

Kepala BPSDM Jateng, Uswatun Hasanah menambahkan bahwa pihaknya akan terus menindaklanjuti inovasi yang telah dirancang peserta. Pihaknya bahkan akan meminta peserta untuk memastikan inovasi tersebut benar-benar dilaksanakan.

“Kami masih akan mengundang dan menagih teman-teman semuanya untuk membuat inovasi atau melaksanakan inovasi tersebut,” kata Uswatun.

Selama pelatihan, peserta juga mengikuti Visitasi Kepemimpinan Nasional (VKN) di Kabupaten Bantul dan Kabupaten Sleman. 

Visitasi tersebut mengangkat empat tema yang berkaitan dengan ketahanan pangan, yakni penguatan dan pemberdayaan Sumber Daya Manusia (SDM) pertanian, transformasi pemasaran produk pertanian berbasis inovasi, alih teknologi untuk akselerasi produksi pertanian, serta ketahanan pangan berkelanjutan melalui penyediaan infrastruktur yang memadai.

    Share Article
    Editorial Team

    Related Articles

    See More