TPA Jatibarang Terbakar, Para Perosok Selamatkan Barang Berharga

Kebakaran melanda TPA Jatibarang, Semarang, sejak Rabu malam dan masih terlihat di beberapa titik hingga dini hari.
Kepala Damkar Semarang Sih Rianung menyebut area terdampak hampir 10 hektare, dengan api menyebar dari zona 1 hingga zona 3 dalam sekitar dua jam.
Petugas mengerahkan personel dan armada untuk melokalisir api, sementara para perosok mendatangi lokasi demi menyelamatkan barang rongsok mereka.
Semarang, IDN Times - Lokasi bak Tempat Penampungan Akhir (TPA) Jatibarang Semarang mengalami kebakaran, Rabu malam (30/9/2026).
Hingga pukul 22.19 WIB, kobaran api masih terlihat membakar sejumlah bagian TPA. Bahkan hingga dini hari tadi kebakaran masih terjadi di beberapa titik.
Kepala Damkar Kota Semarang, Sih Rianung, mengatakan luas kawasan yang terdampak kebakaran hampir 10 hektare. "Ini luas hampir 10 hektar. Menurut saya hampir 10 hektar," ujarnya.
Rianung menjelaskan laporan mengenai kebakaran pertama kali diterimanya selepaa Maghrib. Begitu menerima informasi ia bergerak. Personel beserta sejumlah armada pemadam dikerahkan menuju TPA Jatibarang untuk melakukan penanganan.
Setibanya di lokasi, petugas mendapati kobaran api telah menjangkau sejumlah bagian TPA, mulai dari zona 1 hingga zona 3.
Ia bilang, dalam waktu sekitar dua jam sejak laporan diterima, kobaran telah menyebar ke area yang cukup luas.
Luasnya kawasan yang terbakar membuat petugas menghadapi tantangan lebih besar. Pemadaman tidak hanya diarahkan untuk menaklukkan kobaran api di satu titik, tetapi juga untuk membendung pergerakannya agar tidak merembet semakin jauh.
Petugas berupaya membuat batas pengamanan di sekitar area terbakar sehingga kobaran dapat dikendalikan dan tidak menjalar ke bagian lain TPA Jatibarang.
"Ini upaya kami melokalisir api biar nggak meluas," kata Rianung.
Jamasri, seorang warga Kampung Bambankerep mengaku melihat kebakaran mulai melanda TPA Jatibarang jam 18.00 WIB.
“Sekitar jam 6 sore. Yang terlihat di sini kanan tadi. Saya di rumah tadi orang dari sini bilang ada sampah kebakaran,” katanya.
Seorang tukang rosok, Munawaroh (50), warga Kampung Pucung, Bambankerep, melihat asap mengepul dari arah TPA. Kondisi tersebut membuatnya khawatir karena masih terdapat barang-barang rongsok miliknya di kawasan TPA.
“Enggak tahu, di situ ngebul, kok ngebul aja,” ujar Munawaroh.
Ia kemudian mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi barang rongsok yang selama ini dikumpulkannya sebagai bagian dari pekerjaannya.
Munawaroh mengatakan, jarak dari tempat tinggalnya menuju kawasan TPA cukup jauh. Namun, ia tetap berusaha datang karena khawatir api merembet hingga membakar barang-barang yang telah dikumpulkannya. Menurut Munawaroh, barang yang berada di lokasi merupakan rongsok hasil pekerjaannya sehari-hari. "Iya lah, barang saya nanti kebakaran,” katanya.
Ia menyebut kebakaran yang terlihat pada Rabu malam tersebut menjadi salah satu kejadian terbesar yang pernah disaksikannya selama bekerja mencari barang bekas di kawasan TPA Jatibarang.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)























